Pemudik Hampir 10 Ribu Orang, Gunungkidul Dukung Larangan Mudik

Kompas.com - 21/04/2020, 18:40 WIB
Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi Mencoba Alat Pelindung Wajah di Puskesmas Semanu I beberpaa waktu lalu Dokumentasi Humas PemkabWakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi Mencoba Alat Pelindung Wajah di Puskesmas Semanu I beberpaa waktu lalu

YOGYAKARTA,KOMPAS.com-Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, menyambut baik larangan mudik dari pemerintah pusat, karena hingga kini sudah hampir 10 ribu orang pemudik datang.

Pemerintah tetap berharap masyarakat untuk menetap sampai pandemi berakhir.

"Pemda Gunungkidul sangat setuju, mendukung, dan akan melakukan upaya agar larangan dari bapak presiden maupun Gubernur benar-benar dilaksanakan," kata Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi melalui pesan singkat Selasa (21/4/2020).

Baca juga: Larang Mudik, Pemerintah Diminta Jamin Kebutuhan Masyarakat

Disinggung upaya yang akan dilakukan, Immawan mengatakan, akan melakukan upaya bersifat lokal saja, yang bisa ditetapkan oleh pemkab.

Dari akhir Maret 2020 sampai Selasa (21/4/2020) sudah ada 9831 orang pemudik yang datang ke Gunungkidul, dengan paling banyak berasal dari DKI Jakarta sebanyak 2317 orang. 

"Meski jauh dibawah daerah lain (jumlah pemudiknya), tetapi kita tetap minta keluarga tidak mudik dan menjaga warga tetap disiplin social dan physical distancing," kata Immawan. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut dia, pihaknya beberapa waktu lalu sudah melakukan kunjungan ke wilayah perbatasan langsung dengan Jawa Tengah untuk memastikan kesiapan pemantauan.

Sejumlah desa di Gunungkidul sendiri saat ini sudah mendirikan posko pemantauan mandiri di kantor masing-masing.

Para pemudik diwajibkan melapor, melakukan pemeriksaan dan pendataan di pos.

"Koordinasi dengan pihak desa akan ditingkatkan, karena mereka yang benar-benar mengetahui karakteristik jalur pintu masuk di wilayahnya," kata Immawan.

Baca juga: Larangan Mudik Berlaku 24 April, Sanksinya mulai 7 Mei

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Regional
Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Regional
Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Regional
PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Strategi Khusus Pemkot Madiun Tangani Covid-19

PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Strategi Khusus Pemkot Madiun Tangani Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X