Kompas.com - 21/04/2020, 07:14 WIB

BIMA, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Bima menetapkan status tanggap darurat bencana non alam.

Status wilayah ini naik setelah sebelumnya siaga darurat Covid-19.

Kenaikan status menjadi tanggap darurat ini setelah terkonfirmasi 10 pasien positif corona. Status ini berlaku sejak Senin (20/4/2020) malam.

"Kebijakan ini diambil karena terdapat 10 pasien yang dinyatakan positif Covid-19, sehingga Kabupaten Bima berubah dari siaga menjadi status tanggap darurat," kata Bupati Bima, Indah Dhamayanti Putri, dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa.

Baca juga: Bima Umumkan 10 Pasien Pertama Positif Corona, Mayoritas dari Klaster Gowa

Dengan adanya status tanggap darurat, langkah pertama yang dilakukan oleh Pemkab Bima adalah melakukan rapid test terhadap orang-orang yang berkontak langsung dengan para pasien tersebut.

"Kepada masyarakat kami imbau untuk dapat bekerja sama dengan tim gugus dalam melakukan tracing terhadap orang-orang yang pernah berinteraksi dengan 10 pasien tersebut. Untuk selanjutnya segera melaporkan diri ke gugus atau puskesmas terdekat," ujar Bupati.

Selain itu, pihaknya juga telah mempersiapkan ruang isolasi tambahan selain yang berada di dua rumah sakit rujukan, sebagai antisipasi apabila kebutuhan daya tampung pasien virus corona meningkat.

Dia mengatakan, saat ini Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bima ditunjuk Pemerintah Provinsi NTB menjadi rumah sakit rujukan pasien Covid-19.

Sementara pihaknya menunjuk RS Sondosia. Penunjukan ini sebagai langka antisipasi jika terjadi penambahan pasien corona.

Baca juga: 36 Warga Bima Pernah Kontak Langsung dengan Pasien Positif Corona

"Kalau RSUD penuh, maka kami sudah ada RS Sondosia sebagai alternatif untuk tempat isolasi guna mengantisipasi adanya tambahan pasien," tutur Bupati.

Saat ini, Pemda Bima mencatat ada 10 orang pasien di wilayah itu positif terinfeksi Covid-19.

Para pasien tersebut menjadi kasus positif pertama di Kabupaten Bima setelah sebelumnya bertahan menjadi daerah dengan angka nol kasus di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Bonebol Half Marathon, Bupati Hamim Dukung Pengembangan Olahraga Bone Bolango

Lewat Bonebol Half Marathon, Bupati Hamim Dukung Pengembangan Olahraga Bone Bolango

Regional
Peduli Kesejahteraan Guru, Bupati Hamim Bakal Terima Anugerah Dwija Praja Nugraha

Peduli Kesejahteraan Guru, Bupati Hamim Bakal Terima Anugerah Dwija Praja Nugraha

Regional
Respons Antusias Rembug Pemuda Banyuwangi, Bupati Ipuk: Kita Harus Berkolaborasi Bersama

Respons Antusias Rembug Pemuda Banyuwangi, Bupati Ipuk: Kita Harus Berkolaborasi Bersama

Regional
Layad Rawat, Strategi Dinkes Jabar Pangkas Batas Layanan Kesehatan

Layad Rawat, Strategi Dinkes Jabar Pangkas Batas Layanan Kesehatan

Regional
Warga Kota Medan Bisa Berobat Gratis Mulai 1 Desember, Walkot Bobby Minta Jajarannya Sosialisasikan

Warga Kota Medan Bisa Berobat Gratis Mulai 1 Desember, Walkot Bobby Minta Jajarannya Sosialisasikan

Regional
Cegah Stunting di Samarinda, Elnusa Petrofin Gelar Penyuluhan Gizi Seimbang

Cegah Stunting di Samarinda, Elnusa Petrofin Gelar Penyuluhan Gizi Seimbang

Regional
Terima Program Beli Rumah Dapat Rumah dari Ganjar, Masyarakat: Alhamdulilah Punya Rumah

Terima Program Beli Rumah Dapat Rumah dari Ganjar, Masyarakat: Alhamdulilah Punya Rumah

Regional
Kirimkan Bantuan Rp 533 Juta untuk Korban Gempa Cianjur, Gubernur Syamsuar: Uang Paling Dibutuhkan Mereka

Kirimkan Bantuan Rp 533 Juta untuk Korban Gempa Cianjur, Gubernur Syamsuar: Uang Paling Dibutuhkan Mereka

Regional
Bupati Ipuk Berharap Festival Arsitektur Nusantara Lahirkan Arsitek Top dari Banyuwangi

Bupati Ipuk Berharap Festival Arsitektur Nusantara Lahirkan Arsitek Top dari Banyuwangi

Regional
Melirik Program Prioritas Dinkes Jabar, Apa Saja?

Melirik Program Prioritas Dinkes Jabar, Apa Saja?

Regional
Gubernur Syamsuar Serahkan Bantuan kepada Pensiunan PNS Pemprov Riau

Gubernur Syamsuar Serahkan Bantuan kepada Pensiunan PNS Pemprov Riau

Regional
Wadahi Ketangkasan Digital Anak Muda, Pemkab Banyuwangi Kembali Gelar Hacking Day Competition

Wadahi Ketangkasan Digital Anak Muda, Pemkab Banyuwangi Kembali Gelar Hacking Day Competition

Regional
Turnamen Tenis Meja Pemkab Banyuwangi Diikuti 220 Atlet se-Jawa dan Bali

Turnamen Tenis Meja Pemkab Banyuwangi Diikuti 220 Atlet se-Jawa dan Bali

Regional
Gelar Gebyar Ekraf Rumaket Greget, Upaya Pemkab Trenggalek Dorong UMKM dan Industri Kreatif

Gelar Gebyar Ekraf Rumaket Greget, Upaya Pemkab Trenggalek Dorong UMKM dan Industri Kreatif

Regional
Anwar Ibrahim Jadi PM Malaysia, Gubernur Riau Berharap Pembangunan Jembatan Selat Malaka Terwujud

Anwar Ibrahim Jadi PM Malaysia, Gubernur Riau Berharap Pembangunan Jembatan Selat Malaka Terwujud

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.