4 Upaya Surabaya Memutus Penyebaran Virus Corona, Apa Saja?

Kompas.com - 20/04/2020, 13:30 WIB
Ilustrasi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona

 

APD yang dibuat secara mandiri oleh UKM binaan Pemkot Surabaya ini antara lain, membuat face shield 11.240 dan coverall 7.285 untuk dibagikan kepada petugas kesehatan di 19 rumah sakit rujukan, 32 rumah sakit non rujukan dan puskesmas.

 

Selain itu, membagikan masker kain sebanyak 98.614 untuk petugas lapangan, OTG, ODP dan PDP beserta kontak eratnya.

Baca juga: Setelah 9 Tahun, Flu Burung Muncul Lagi di Bondowoso

Kemudian, membagikan hand sanitizer sebanyak 76.255 liter untuk ruang publik seperti kelurahan, kecamatan, UPTSA, kejaksaan, TNI/Polri, dan sentra wisata kuliner.

"Kami juga memberikan bantuan berupa obat terapi Covid-19 sejumlah 2.700 tablet kepada rumah sakit yang merawat pasien Covid-19. Pemberian vitamin C dan vitamin B kompleks, masing-masing sebanyak 194.745 tablet petugas lapangan," tutur dia.

Selain itu, penyemprotan atau disinfeksi di tempat-tempat umum juga telah dilakukan sebanyak 7.322 kali.

Mulai dari apartemen, perumahan, perkampungan, rumah sakit, puskesmas, terminal, stasiun, perkantoran, lokasi strategis atau positif Covid-19, pasar, rumah ibadah, kafe, sentra wisata kuliner (SWK), dan tempat pelayanan publik.

Di samping itu, pembagian makanan tambahan tinggi protein seperti telur dan biskuit serta minuman herbal untuk menjaga stamina kepada petugas kesehatan, petugas lapangan, OTG, kontak erat kriteria ODP dan PDP juga dilakukan.

Pemkot juga memberikan makanan bagi OTG, ODP, PDP dan kontak eratnya.

Fikser mengutarakan, dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19, pemkot juga menyediakan dua fasilitas karantina khusus bagi kriteria OTG, dan kontak erat dari kriteria ODP dan PDP di rusun dan hotel untuk memastikan physical distancing, termasuk menyediakan wastafel di 1.357 titik dan bilik sterilisasi di 438 titik, juga telah dilakukan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah 4 Nelayan Terombang-ambing 12 Jam di Laut Usai Kapal Karam Dihantam Ombak

Kisah 4 Nelayan Terombang-ambing 12 Jam di Laut Usai Kapal Karam Dihantam Ombak

Regional
Melihat Kapasitas dan Ketersediaan Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di Riau

Melihat Kapasitas dan Ketersediaan Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di Riau

Regional
Sederet Fakta Penembakan Mobil Alphard di Solo, Pelaku dan Korban Punya Hubungan Keluarga hingga Dijerat Pasal Pembunuhan

Sederet Fakta Penembakan Mobil Alphard di Solo, Pelaku dan Korban Punya Hubungan Keluarga hingga Dijerat Pasal Pembunuhan

Regional
Bertemu Moeldoko, Ini Permintaan Ridwan Kamil soal Covid-19

Bertemu Moeldoko, Ini Permintaan Ridwan Kamil soal Covid-19

Regional
Ini Mayoritas Usia Pasien Covid-19 yang Meninggal di Kulon Progo

Ini Mayoritas Usia Pasien Covid-19 yang Meninggal di Kulon Progo

Regional
179 Siswa SMK di Jateng Positif Covid-19, Ini Komentar Ganjar

179 Siswa SMK di Jateng Positif Covid-19, Ini Komentar Ganjar

Regional
Hasil Survei Indikator Politika Indonesia Menunjukkan Zairullah-Rusli Unggul, Ini Tanggapan Relawan

Hasil Survei Indikator Politika Indonesia Menunjukkan Zairullah-Rusli Unggul, Ini Tanggapan Relawan

Regional
Pengakuan Sahrul, Kapten Kapal Karam: Kami Terkatung-katung 12 Jam di Laut

Pengakuan Sahrul, Kapten Kapal Karam: Kami Terkatung-katung 12 Jam di Laut

Regional
5 Tenaga Pendidik SMA di Cianjur Terpapar Virus Corona

5 Tenaga Pendidik SMA di Cianjur Terpapar Virus Corona

Regional
Parahnya Banjir di Medan, Mobil Terbawa Air dan Tersangkut di Pagar

Parahnya Banjir di Medan, Mobil Terbawa Air dan Tersangkut di Pagar

Regional
Kader Ramai-ramai Copot Kaus Paslon yang Diusung PDI-P, Ini Ceritanya

Kader Ramai-ramai Copot Kaus Paslon yang Diusung PDI-P, Ini Ceritanya

Regional
Imbauan Pemkot Medan, Warga dan Perangkat Daerah Diminta Siaga Hadapi Banjir

Imbauan Pemkot Medan, Warga dan Perangkat Daerah Diminta Siaga Hadapi Banjir

Regional
Terpapar Covid-19, Dokter Sahabat Ganjar Ini Kondisinya Membaik Selepas Terapi Plasma Konvalesen

Terpapar Covid-19, Dokter Sahabat Ganjar Ini Kondisinya Membaik Selepas Terapi Plasma Konvalesen

Regional
Siswa Tak Punya Ponsel dan Internet untuk Belajar, Ini Solusinya

Siswa Tak Punya Ponsel dan Internet untuk Belajar, Ini Solusinya

Regional
[POPULER NUSANTARA] 'Aksi di Rumah Mahfud MD Bukan Tanggung Jawab Saya' | Tukang Bakso Ditendang Pembeli

[POPULER NUSANTARA] "Aksi di Rumah Mahfud MD Bukan Tanggung Jawab Saya" | Tukang Bakso Ditendang Pembeli

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X