Kompas.com - 20/04/2020, 06:00 WIB

KOMPAS.com - Bukan mengucilkan atau mengusir, namun Warga Desa Wonosari, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), justru membantu belasan warga yang menjalani isolasi mandiri karena berstatus orang dalam pengawasan (ODP) corona.

Menurut Kepala Desa Wonosari, Tumija, setiap hari warganya bergotong royong mengantar bahan makanan seperti mie instan, beras, aneka, buah, sayur serta lauk.

"Menggunakan dana bantuan warga sekitar, disamping itu sedikit menggunakan dana dari desa. Mereka gotong royong mandiri untuk membantu warga terdampak. Kemarin kami kirim buah-buahan," ucap Tumija.

Baca juga: Mari Contoh Warga Desa Ini, Gotong Royong Bantu 4 KK ODP Corona Saat Isolasi Mandiri

Tumija menjelaskan, aksi kepedulian warga itu berawal pada tanggal 4 April 2020, ketika salah satu warganya meninggal dunia.

Setelah ditelusuri, warga tersebut ternyata masuk kategori pasien dalam pemantuan (PDP).

Kemudian, pada hari Selasa (14/4/2020), istri dari warga yang meninggal itu dinyatakan positif corona, dan sudah dirawat di RSUD Wonosari.

Lalu, beberapa keluarga pun memilih untuk mengisolali mandiri.

"Total ada 4 kepala keluarga yang berjumlah 16 jiwa, sekarang melakukan isolasi mandiri," kata Tumija kepada wartawan di Kantornya Kamis (16/4/2020).

Menurut Tumija, kemungkinan besar isolasi mandiri keenam belas warga tersebut akan selesai pada tanggal 24 April 2020 mendatang.

Pihaknya memastikan seluruh keluarga itu saat ini tidak keluar rumah selama karantina.

 

Baca juga: 4 Hal Penting di Balik Fenomena Banyak Cacing Keluar dari Tanah di Solo

Sementara itu, Tumija menjelaskan, pihak desa tidak bisa sepenuhnya membantu warga yang isolasi mandiri.

Pasalnya, hingga saat ini pemerintah Kabupaten Gunungkidul belum mengeluarkan perbub mengenai penggunaan dana desa untuk penanganan Covid-19.

Selain itu, penanganan kesehatan terkait pemeriksaan terhadap warga yang pernah bersinggungan dengan pasien positif belum ditindaklanjuti.

Sementara itu, Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi mengatakan, saat ini pemerinta sedang menyiapkan peraturan Bupati terkait penggunaan dana desa sehingga bisa digunakan untuk membantu Covid-19.

"Sedang disiapkan perbub. Minggu depan Insya Allah sudah siap," kata Immawan.

 

Tumija juga menjelaskan, tindakan pencegahan berupa penyemprotan disinfektan ke seluruh desa sudah dilakukan BPBD dan PMI. Namun untuk pemeriksaan kesehatan belum ada tindak lanjut.

"Ada 40 an orang yang kami ajukan untuk tes. Tetapi sampai sekarang belum ada. Kami meminta pemerintah kabupaten aktif, karena warga sudah mandiri seharusnya didukung," ucap Tumija.

(Penulis: Kontributor Yogyakarta, Markus Yuwono | Editor: Aprillia Ika)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bandar Lampung Segera Bangun 3 Hotel Baru, Wali Kota Eva: Dampak Positif dari Peningkatan Bisnis Penginapan

Bandar Lampung Segera Bangun 3 Hotel Baru, Wali Kota Eva: Dampak Positif dari Peningkatan Bisnis Penginapan

Regional
Jelang HUT Ke-77 RI, Wali Kota Madiun Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih Gratis

Jelang HUT Ke-77 RI, Wali Kota Madiun Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih Gratis

Regional
Jaga Keselamatan Petani, Bupati Arief Sepakat Perangi Hama Tikus Tanpa Jebakan Listrik

Jaga Keselamatan Petani, Bupati Arief Sepakat Perangi Hama Tikus Tanpa Jebakan Listrik

Regional
Awalnya Dipenuhi Sampah, Desa Pandean Kini Jadi Salah Satu Desa Wisata Terbaik Se-Indonesia

Awalnya Dipenuhi Sampah, Desa Pandean Kini Jadi Salah Satu Desa Wisata Terbaik Se-Indonesia

Regional
Gubernur Syamsuar Ungkap Dampak Positif Kebijakan Gas dan Rem Penanganan Covid-19 di Riau

Gubernur Syamsuar Ungkap Dampak Positif Kebijakan Gas dan Rem Penanganan Covid-19 di Riau

Regional
Trenggalek Gelar Festival Jaranan Ke-26, Wabup Syah Natanegara Ungkap Harapannya

Trenggalek Gelar Festival Jaranan Ke-26, Wabup Syah Natanegara Ungkap Harapannya

Regional
Resmikan Mall Vaksinasi Covid-19, Gubernur Syamsuar Harap Kesadaran Vaksin Masyarakat Riau Meningkat

Resmikan Mall Vaksinasi Covid-19, Gubernur Syamsuar Harap Kesadaran Vaksin Masyarakat Riau Meningkat

Regional
Kunker ke Unnes, Bupati Arief Ajak Rektor Fathur Diskusi Pembangunan di Blora

Kunker ke Unnes, Bupati Arief Ajak Rektor Fathur Diskusi Pembangunan di Blora

Regional
Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Regional
Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Regional
Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Regional
Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Regional
Wujudkan Kesehatan Masyarakat Tulang Bawang, Dompet Dhuafa Resmikan RS Griya Medika

Wujudkan Kesehatan Masyarakat Tulang Bawang, Dompet Dhuafa Resmikan RS Griya Medika

Regional
Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap

Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap

Regional
Bupati Arief Luncurkan Program Dashat untuk Tekan Angka Stunting di Blora

Bupati Arief Luncurkan Program Dashat untuk Tekan Angka Stunting di Blora

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.