Boyolali Umumkan Kasus Pertama Covid-19, Diduga Tertular Saat Berkunjung ke Surabaya

Kompas.com - 19/04/2020, 22:38 WIB
Ilustrasi: perawatan pasien positif terinfeksi virus corona ShutterstockIlustrasi: perawatan pasien positif terinfeksi virus corona

BOYOLALI, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali, Jawa Tengah mengumumkan satu pasien terkonfirmasi positif virus corona atau Covid-19.

Pasien tersebut merupakan warga Kecamatan Simo.

"Satu pasien terkonfirmasi positif corona. Pasien merupakan warga Kecamatan Simo," kata Ketua Umum Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Boyolali, Masruri kepada wartawan, Minggu (19/4/2020)..

Baca juga: Di Rumah Aja, Ada 500 Porsi Soto Seger Boyolali Dibagikan Gratis Setiap Hari

Pasien memiliki riwayat perjalanan dari Surabaya. Sampai di rumah pada Jumat (3/4/2020), pasien tersebut sudah dalam keadaan sakit.

Dipastikan, pasien tersebut terpapar virus corona pada waktu perjalanan di Surabaya dan bukan merupakan transmisi lokal.

"Pulang itu sudah kondisinya sakit. Jadi bukan transmisi lokal (bukan asli dari Boyolali)," kata Masruri yang juga menjabat Sekda Kabupaten Boyolali.

Kemudian pasien BK memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan (faskes) pada Sabtu (4/4/2020).

Baca juga: Kota Tegal Terapkan PSBB, Pertama di Jawa Tengah

Karena mengalami demam, sesak napas dan diare, pasien akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandan Arang Boyolali dan berstatus pasien dalam pengawasan (PDP).

Pasien tersebut dinyatakan positif terinfeksi virus corona setelah hasil tes swab tenggorokan dari rumah sakit keluar.

"Pasien masih dirawat di ruang isolasi. Kondisinya sekarang juga sudah membaik," terang Masruri.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasca-teror di Sigi, Warga Desa Belum Berani Kembali ke Rumah

Pasca-teror di Sigi, Warga Desa Belum Berani Kembali ke Rumah

Regional
Korban Keracunan Makanan Pesta Pernikahan Bertambah Jadi 212 Orang, 1 Balita Tewas

Korban Keracunan Makanan Pesta Pernikahan Bertambah Jadi 212 Orang, 1 Balita Tewas

Regional
Gubernur Sulsel Minta Bupati dan Wali Kota Atur Jalur Vaksin Covid-19

Gubernur Sulsel Minta Bupati dan Wali Kota Atur Jalur Vaksin Covid-19

Regional
Korban Tewas Tabrakan Beruntun di Sumedang Jadi 2 Orang, Ini Kronologinya

Korban Tewas Tabrakan Beruntun di Sumedang Jadi 2 Orang, Ini Kronologinya

Regional
Bertambah 128 Kasus Covid-19 dalam 4 Hari di Boyolali, Didominasi OTG

Bertambah 128 Kasus Covid-19 dalam 4 Hari di Boyolali, Didominasi OTG

Regional
BPBD Sleman Siapkan 4 Barak Pengungsian Gunung Merapi

BPBD Sleman Siapkan 4 Barak Pengungsian Gunung Merapi

Regional
Baliho Risma dan Machfud Arifin Bermunculan, Putra Risma: Jangan Asal Pasang Tanpa Izin

Baliho Risma dan Machfud Arifin Bermunculan, Putra Risma: Jangan Asal Pasang Tanpa Izin

Regional
Kado Natal, 6 Kampung di Distrik Mimika Barat Resmi Memiliki Listrik

Kado Natal, 6 Kampung di Distrik Mimika Barat Resmi Memiliki Listrik

Regional
Risma Tulis Surat untuk Warga, Ajak Tak Golput di Pilkada Surabaya

Risma Tulis Surat untuk Warga, Ajak Tak Golput di Pilkada Surabaya

Regional
Warga yang Tertular Klaster BPR Nganjuk Bertambah, Total 9 Orang

Warga yang Tertular Klaster BPR Nganjuk Bertambah, Total 9 Orang

Regional
Speedboat Rombongan KPU Raja Ampat Terbakar, 7 Penumpang Selamat

Speedboat Rombongan KPU Raja Ampat Terbakar, 7 Penumpang Selamat

Regional
'Massa Langsung ke Rumah Mahfud MD, Saya Tidak Bisa Melarang, Takut Dituduh Pendukung Mahfud MD'

"Massa Langsung ke Rumah Mahfud MD, Saya Tidak Bisa Melarang, Takut Dituduh Pendukung Mahfud MD"

Regional
Ganjar Minta Pemerintah Pusat Sajikan Data Covid-19 Secara 'Real Time'

Ganjar Minta Pemerintah Pusat Sajikan Data Covid-19 Secara "Real Time"

Regional
Mayat di Ladang Singkong Korban Pembunuhan, Pelakunya Sakit Hati Diejek Miskin

Mayat di Ladang Singkong Korban Pembunuhan, Pelakunya Sakit Hati Diejek Miskin

Regional
Keponakan Mahfud MD: Massa Ancam Bakar Rumah Jika Rizieq Shihab Dipenjara

Keponakan Mahfud MD: Massa Ancam Bakar Rumah Jika Rizieq Shihab Dipenjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X