Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 17/04/2020, 18:23 WIB

GRESIK, KOMPAS.com - Imunitas atau daya tahan tubuh dinilai oleh pakar medis menjadi salah satu patokan bagi seseorang dalam keberhasilan menangkal virus corona (Covid-19) yang tengah mewabah saat ini.

Salah satu bahan asupan yang disarankan untuk dapat meningkatkan imunitas tubuh adalah dengan cara mengonsumsi empon-empon atau rempah-rempah jawa secara rutin.

Mulai dari jahe, temulawak, kunyit, kencur, sunti, hingga temu putih.

Kebetulan, pada saat yang hampir bersamaan, Gresik yang mulai berubah menjadi zona merah dalam peta penyebaran positif Covid-19, air luapan Kali Lamong mulai merendam beberapa desa di Gresik bagian selatan, dengan salah satu yang kebanjiran adalah Desa Iker-iker Geger yang berada di Kecamatan Cerme.

Baca juga: UPDATE: Tambah 1 Lagi dari Klaster Surabaya, Total Ada 18 Kasus Positif Covid-19 asal Gresik

"Donasi empon-empon ini sengaja kami bagikan untuk masyarakat desa yang kebanjiran, dalam rangka membantu meningkatkan imunitas pada saat pandemi Covid-19 seperti sekarang," ujar Rahmad Rofiq dari komunitas gresikbaik.com kepada awak media, di Balai Desa Iker-iker Geger, Jumat (17/4/2020).

Rahmad mengatakan, ramuan empon-empon yang dibagikan kepada warga terdampak banjir di Gresik tersebut berasal dari dana pribadi anggota komunitas yang dikomandoi olehnya.

Tujuannya agar dapat berbagi untuk meringankan beban sesama.

"Bukan tanam sendiri, tapi kami beli dari petani yang ada di Kulonprogo, Yogyakarta. Kurang-lebih ramuan empon-empon ini seperti dengan yang biasa diminum oleh Bapak Presiden Jokowi dalam meningkatkan dan menjaga imunitas tubuh," ujar dia.

Tidak hanya membagikan ramuan empon-empon kepada warga terdampak banjir, komunitas gresikbaik.com juga membagikan masker dan nasi kotak kepada warga yang terdampak dengan adanya pandemi Covid-19 di Gresik.

"Kami juga membagikan masker dan nasi kotak kepada driver ojek online dan warga lain yang membutuhkan. Juga sedikit uang kepada orang yang kurang mampu," ucap dia.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pendaftaran SMKN Jateng dan 15 SMK Semi Boarding Dibuka, Catat Tanggalnya!

Pendaftaran SMKN Jateng dan 15 SMK Semi Boarding Dibuka, Catat Tanggalnya!

Regional
Wabup Banyuasin Serahkan 1.488 Sertifikat PTSL dan Redistribusi Tanah ke 7 Desa

Wabup Banyuasin Serahkan 1.488 Sertifikat PTSL dan Redistribusi Tanah ke 7 Desa

Regional
Tangani Stunting, Walkot Ita Sebut Pemkot Semarang Akan Bangun Daycare

Tangani Stunting, Walkot Ita Sebut Pemkot Semarang Akan Bangun Daycare

Regional
Hadiri Resepsi Puncak Seabad NU di Sidoarjo, Ganjar Tarik Perhatian Ribuan Nahdliyin

Hadiri Resepsi Puncak Seabad NU di Sidoarjo, Ganjar Tarik Perhatian Ribuan Nahdliyin

Regional
Satu Abad NU, Ganjar: NU Punya Banyak Pengalaman dan Kontribusi bagi Pembangunan Bangsa

Satu Abad NU, Ganjar: NU Punya Banyak Pengalaman dan Kontribusi bagi Pembangunan Bangsa

Regional
Bone Bolango Jadi Kabupaten Panutan, Hamim Pou: Kami di Sini Serba Efisien

Bone Bolango Jadi Kabupaten Panutan, Hamim Pou: Kami di Sini Serba Efisien

Regional
Rahasia Satu Abad NU

Rahasia Satu Abad NU

Regional
Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Regional
Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Regional
Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Regional
Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Regional
Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Regional
Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Regional
Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Regional
Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.