Gunung Semeru Erupsi, Warga Sekitar Diminta Waspada

Kompas.com - 17/04/2020, 17:55 WIB
Gunung Semeru saat mengeluarkan awan panas guguran, Jumat (17/4/2020) pagi. Dok. TNBTSGunung Semeru saat mengeluarkan awan panas guguran, Jumat (17/4/2020) pagi.

KOMPAS.com - Pejabat Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru meminta warga di sekitar Gunung Semeru mewaspadai peningkatan aktivitas gunung api tersebut.

Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Sarif Hidayat mengatakan, pengelola taman nasional intensif berkoordinasi dengan petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Sawur berkenaan dengan antisipasi peningkatan aktivitas gunung tertinggi di Pulau Jawa itu.

"Kami sudah melaporkan kondisi (peningkatan aktivitas Semeru) ke petugas lapangan, agar masyarakat waspada dan meminimalisasi potensi," kata Sarif, di Kota Malang, Jawa Timur, Jumat.

Baca juga: Gunung Semeru Keluarkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter

Menurut informasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), pada 17 April 2020 pukul 06.08 WIB, ada luncuran awan panas sejauh 2.000 meter yang mengarah ke Besuk Bang dari pusat guguran Gunung Semeru.

Berdasarkan pengamatan visual periode 1 sampai 16 April 2020, aktivitas Gunung Semeru didominasi guguran lava dan erupsi tidak menerus.

Erupsi gunung setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut tersebut menimbulkan kolom berwarna kelabu setinggi 400 sampai 600 meter di atas puncak.

Selama periode 1 sampai 16 April 2020, aktivitas kegempaan di Gunung Semeru tercatat masih tinggi dengan gempa letusan terekam rata-rata 25 kejadian per hari, gempa hembusan 19 kejadian per hari, dan gempa guguran enam kejadian per hari.

Menurut PVMBG, ada potensi erupsi menerus dengan sebaran material berupa aliran lava, hujan abu, dan lontaran batu pijar di sekitar kawah dalam radius satu kilometer dari pusat erupsi, serta awan panas dengan guguran sejauh empat kilometer di sekitar lereng tenggara dan selatan.

Baca juga: Erupsi Gunung Semeru, Semburkan Awan Panas 400 Meter

Penumpukan material erupsi di sekitar puncak, lereng, dan hulu Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Kobokan berpotensi menjadi aliran lahar jika ada hujan deras.

Saat ini, Gunung Semeru statusnya waspada (level II).



Sumber Antara
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dokter Senior dan Mantan Ketua PSMS Medan Meninggal akibat Covid-19

Dokter Senior dan Mantan Ketua PSMS Medan Meninggal akibat Covid-19

Regional
Video Viral Buaya Putih di Sungai Brantas, Tim Diturunkan Lakukan Pencarian

Video Viral Buaya Putih di Sungai Brantas, Tim Diturunkan Lakukan Pencarian

Regional
Kasus Corona Melonjak, Pemkot Serang Siapkan 5 RS untuk Menampung

Kasus Corona Melonjak, Pemkot Serang Siapkan 5 RS untuk Menampung

Regional
Diduga Culik dan Bawa Siswi SD ke Malaysia, Pemuda 19 Tahun Ditangkap

Diduga Culik dan Bawa Siswi SD ke Malaysia, Pemuda 19 Tahun Ditangkap

Regional
Keluarga Minta Jenazah WNI Sandera Abu Sayyaf Segera Dipulangkan ke Buton

Keluarga Minta Jenazah WNI Sandera Abu Sayyaf Segera Dipulangkan ke Buton

Regional
Ayah yang Siksa dan Buang Anaknya di Riau Jadi Tersangka dan Ditahan

Ayah yang Siksa dan Buang Anaknya di Riau Jadi Tersangka dan Ditahan

Regional
Gunung Kembali Semeru Dibuka, Pengelola TNBTS: Pendakian di Akhir Pekan Penuh

Gunung Kembali Semeru Dibuka, Pengelola TNBTS: Pendakian di Akhir Pekan Penuh

Regional
25 Tahun Tepu Terbaring Kaku Seperti Kayu, Ini Penjelasan Dokter Saraf Soal Penyakitnya

25 Tahun Tepu Terbaring Kaku Seperti Kayu, Ini Penjelasan Dokter Saraf Soal Penyakitnya

Regional
Wajah Nenek 75 Tahun Semringah Saat Gubuk Reyot Miliknya Didatangi TNI

Wajah Nenek 75 Tahun Semringah Saat Gubuk Reyot Miliknya Didatangi TNI

Regional
Pasien dari Klaster Pesantren Kota Tasikmalaya Bertambah 40 Orang

Pasien dari Klaster Pesantren Kota Tasikmalaya Bertambah 40 Orang

Regional
Ekspresi Ayah yang Menganiaya Anak Saat Diminta Hak Asuh oleh Polisi

Ekspresi Ayah yang Menganiaya Anak Saat Diminta Hak Asuh oleh Polisi

Regional
Polisi Kembali Tangkap 2 Orang Terkait Penyerangan Acara Midodareni di Solo

Polisi Kembali Tangkap 2 Orang Terkait Penyerangan Acara Midodareni di Solo

Regional
Jadi Tukang Sapu Tempat Judi dan Tabungan Tertinggal di Malaysia, Ini Kisah Udin yang Dipulangkan ke Indonesia

Jadi Tukang Sapu Tempat Judi dan Tabungan Tertinggal di Malaysia, Ini Kisah Udin yang Dipulangkan ke Indonesia

Regional
532 Perusahaan Pariwisata Tutup akibat Pandemi, Puluhan Ribu Pekerja Dirumahkan

532 Perusahaan Pariwisata Tutup akibat Pandemi, Puluhan Ribu Pekerja Dirumahkan

Regional
Geledah Rumah Kontrakan di Sleman, Densus 88 Sita CPU dan Flashdisk

Geledah Rumah Kontrakan di Sleman, Densus 88 Sita CPU dan Flashdisk

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X