Kompas.com - 17/04/2020, 15:13 WIB
Polisi melihat bangkai gajah di Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Rabu (15/4/2020) sore. Polsek Ranto PeureulakPolisi melihat bangkai gajah di Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Rabu (15/4/2020) sore.

ACEH TIMUR, KOMPAS.com - Gajah jantan ditemukan mati di areal perkebunan sawit milik PT Makmur Inti Bersaudara, di Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Rabu (15/4/2020) sore.

Kapolsek Ranto Peureulak, Aceh Timur, Ipda Wisnu Bramantyo lewat keterangan tertulisnya, Kamis (16/4/2020) menyebutkan, awalnya gajah itu dilihat oleh petani Hasbi (40) yang sedang mengarit rumput untuk pakan ternak.

Setelah melihat gajah mati, petani itu langsung melaporkan ke aparat desa seterusnya ke Mapolsek Ranto Peureulak.

Baca juga: Misteri Temuan Kerangka Gajah, Mati Dua Bulan Lalu hingga Dugaan Tersengat Arus Listrik

“Kita datangi lokasi bersama tim BKSDA (Badan Konservasi Sumber Daya Alam) Aceh Timur. Gajah jantan itu diperkirakan berusia lima tahun. Diduga penyebab kematian karena keracunan atau karena sakit,” kata Kapolsek.

Dia memastikan gajah itu mati bukan karena dibunuh. Pasalnya, seluruh organ tubuhnya masih utuh.

“Diduga mati sekitar empat atau lima hari. Gading gajah juga masih utuh. Ini menyakinkan bukan mati karena dibunuh,” sebutnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: BKSDA: Gajah Mati di Aceh Timur Diduga karena Diracun

Dia menambahkan, dokter dari BKSDA Aceh juga sudah mengambil sampel dari bangkai gajah tersebut.

“Untuk memastikan penyebab kematian juga sudah diambil sampel organ gajah itu oleh tim dokter,” pungkasnya. 

Gajah mati, belalai dipotong

Kasus gajah mati juga terjadi di wilayah lain Sumatera, yakni di Kelurahan Kelayang, Kecamatan Kelayang, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau.

Bangkai gajah ditemukan dengan kondisi belalai sudah terpotong. Kematian gajah tersebut diduga akibat dibunuh oleh manusia.

Sebab, gajah ini sempat masuk ke permukiman dan perkebunan warga.

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau Suharyono mengatakan, kasus kematian gajah dilaporkan pada Rabu (15/4/2020), pukul 14.12 WIB.

"Kami menerima laporan dari Bhabinkamtibmas Polsek Kelayang terkait adanya seekor gajah yang mati," ujar Suharyono dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (16/4/2020).

Baca juga: Seekor Gajah Sumatera Mati Dibunuh di Riau, Belalainya Dipotong



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X