BKSDA: Gajah Mati di Aceh Timur Diduga karena Diracun - Kompas.com

BKSDA: Gajah Mati di Aceh Timur Diduga karena Diracun

Kompas.com - 14/07/2018, 08:59 WIB
Seekor gajah jantan ditemukan tewas di areal perkebunan sawit milik PT Dwi Kencana Semesta, Desa Jambo Reuhat, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur, Minggu (17/4/2016).KOMPAS.COM/MASRIADI Seekor gajah jantan ditemukan tewas di areal perkebunan sawit milik PT Dwi Kencana Semesta, Desa Jambo Reuhat, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur, Minggu (17/4/2016).


ACEH TIMUR, KOMPAS.com – Tim Badan Konservasi Sumber Daya Alam ( BKSDA) Provinsi Aceh telah mengautopsi gajah mati di area perkebunan sawit PT Bumi Flora, Desa Jambo Rehat, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur, Sabtu (14/7/2018).

Tim BKDSA menduga, gajah tersebut mati karena diracun. Pasalnya, ditemukan serbuk biru di dalam perut gajah dan sisa buah nangka yang dimakan gajah tersebut.

"Kami menduga kematian gajah itu karena diracun. Namun, untuk memastikannya perlu uji laboratorium. Dugaan sementara kita begitu, dan ini sungguh memprihatinkan," kata Kepala BKSDA Aceh, Sapto Aji.

Baca juga: Lagi, Seekor Gajah Ditemukan Mati di Aceh Timur

Dia menyebut, perlu penyelidikan lanjutan untuk memastikan penyebab kematian gajah tersebut. Untuk itu, BKSDA berkoordinasi dengan Polres Aceh Timur menyelidiki kasus kematian gajah berjenis kelamin jantan, yang usianya diperkirakan 12 tahun itu.

Sapto menyebut, kematian gajah itu menambah daftar kasus di Aceh. Sepanjang dua tahun terakhir, tercatat delapan gajah mati di provinsi tersebut.

“Jumah terbesar itu berada di Aceh Timur. Untuk itu, kita terus berupaya mengimbau masyarakat melindungi gajah liar. Di sisi lain, proses hukum juga berlangsung di tangan kepolisian,” ujar dia.

Baca juga: Pengusutan Kasus Gajah Mati di Aceh Terkendala Hasil Laboratorium

Sebelumnya diberitakan, seekor gajah mati di area perkebunan sawit PT Bumi Flora. Gajah itu ditemukan dengan gading utuh sepanjang 10 sentimeter dan berjenis kelamin jantan.


Kompas TV BKSDA memperkirakan, gajah mati karena tersengat listrik di pagar perkebunan.

Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X