Meninggal karena Sakit, Napi Teroris Bom Sibolga Dimakamkan di Tapanuli Tengah

Kompas.com - 06/04/2020, 15:07 WIB
Jenajah Azmil Khair Simanjuntak alias AK alias Ameng, salah satu Narapidana Teroris Bom Sibolga saat sampai di kampung halamannya di Kota Sibolga dan dimakamkan di Tapanuli Tengah, Minggu (5/4/2020). Diketahui, AK meninggal karena sakit saat menjalani masa hukumannya di Jakarta. handoutJenajah Azmil Khair Simanjuntak alias AK alias Ameng, salah satu Narapidana Teroris Bom Sibolga saat sampai di kampung halamannya di Kota Sibolga dan dimakamkan di Tapanuli Tengah, Minggu (5/4/2020). Diketahui, AK meninggal karena sakit saat menjalani masa hukumannya di Jakarta.

SIBOLGA, KOMPAS.com - Azmil Khair Simanjuntak (AK) alias Ameng, salah satu narapidana teroris bom sibolga, meninggal dunia karena sakit di Jakarta.

Jenazah AK dibawa ke kampung halamannya di Sibolga dan dimakamkan di Kelurahan Aek Tolang, Kecamatan Tukka, Tapanuli Tengah, Minggu (5/4/2020).

Dari informasi yang didapat, jenazah AK tiba di Bandara Silangit, Tapanuli Utara, dengan mengunakan maskapai Batik Air, Minggu (5/4/2020) pukul 11.30 WIB.

Kemudian, jenazah dibawa menggunakan ambulance menuju Kota Sibolga dan dikawal petugas Densus 88 Anti Teror Mabes Polri.

Baca juga: Polisi Dalami Keterkaitan 3 Terduga Teroris di Palu dengan JAD Sultra, Sulsel, dan Sibolga

Sekitar pukul 14.50 WIB, jenazah almarhum tiba di kediaman orangtuanya di Jalan Kutilang, Kelurahan Aek Habil, Sibolga Selatan.

Sebelum dimakamkan, jenazah lebih dahulu dishalatkan di rumah keluarga.

Kemudian sekitar pukul 15.15 WIB, jenazah dibawa dan dimakamkan di Kelurahan Aek Tolang, Tukka, Tapanuli Tengah, dengan pengawalan dari Kepolisian Resor Kota Sibolga.

Kapolres Kota Sibolga AKBP Triyadi membenarkan adanya kedatangan jenazah AK alias Ameng, salah satu narapidana teroris yang terlibat dengan peristiwa ledakan bom Sibolga yang terjadi pada 12 Maret 2019.

"Sebelum dimakamkan, jenazah almarhum sempat dilakukan fardhu kifayah-nya, dishalatkan dan dilihat oleh sanak saudaranya di rumah keluarganya," kata AKBP Triyadi lewat pesan singkatnya kepada Kompas.com, Senin (6/4/2020).

Triyadi juga menyampaikan, selama proses penyambutan, hingga pemakaman almarhum, situasi berjalan aman dan kondusif.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X