KILAS DAERAH

Kilas Daerah Jawa Tengah

Sambut Pemudik, Ganjar Minta Seluruh Kepala Desa di Jateng Buat Tempat Karantina Covid-19

Kompas.com - 05/04/2020, 20:55 WIB

KOMPAS.com – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo meminta kepada seluruh kepala desa (Kades) di Jateng untuk membuat tempat karantina guna menyambut pemudik.

Dia menjelaskan, tempat karantina tersebut tidak harus membuat gedung baru. Tapi, bisa memanfaatkan beberapa gedung yang ada, seperti sekolah, balai desa, bahkan rumah warga.

"Saya juga titip pesan kepada seluruh Kades untuk memantau betul mereka-mereka yang mudik. Dan yang belum mudik, kami berharap keluarganya melarang mereka untuk mudik. Kalau tetap mudik, akan kami karantina selama 14 hari," ujarnya.

Dia mengatakan itu usai berkeliling ke sejumlah desa di Kabupaten Kendal dan Batang untuk mengecek persiapan desa dalam menyambut pemudik, Minggu (5/4/2020).

"Beberapa desa yang saya cek tadi, semuanya sudah siap dengan tempat karantina masing-masing. Pintu masuk desa-desa juga sudah dijaga oleh petugas," katanya seperti keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Baca juga: Ganjar Siapkan Jaring Pengaman Ekonomi Rp 1 Triliun untuk Karyawan Terdampak PHK

Pengecekan di desa-desa

Adapun, Ganjar berkeliling bersama komunitas motornya Bandiyem Grup Motoran. Dia berangkat pukul 08.00 WIB dan baru tiba di rumah sekitar pukul 15.00 WIB.

Beberapa desa yang dia kunjungi, di antaranya Desa Trisobo, Kecamatan Boja Kabupaten Kendal, Desa Ngadirejo dan Desa Pacet Kecamatan Reban Kabupaten Batang dan Desa Jungsemi Kecamatan Kangkung Kabupaten Kendal.

Selain mengecek persiapan desa, dia juga membagikan sembako untuk mencukupi kebutuhan warga.

Tak hanya itu, dia juga memberikan masker dan penyanitasi tangan kepada bidan-bidan desa untuk menjaga kesehatannya.

Penjabat (Pj) Kepala Desa Trisobo, Suwondo mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan dua ruangan untuk karantina pemudik.

Baca juga: Hadapi Corona, Ganjar Minta Desa Hidupkan Lagi Tradisi Jimpitan untuk Lumbung Pangan

“Satu di gedung Poliklinik Kesehatan Desa (PKD) dan satunya di Balai Desa. Sampai saat ini belum difungsikan karena baru disiapkan," terangnya.

Saat ini, lanjutnya, sudah ada 10 orang. Setelah dicek dan dinyatakan sehat, mereka dipulangkan dan menjalani isolasi mandiri di rumah.

Usai dari Trisobo, Ganjar langsung menuju Desa Ngadirejo dan Desa Pacet, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang.

Di dua desa itu, juga sudah disiapkan tempat karantina bagi para pemudik. Bahkan di Desa Pacet, sebanyak 14 pemudik sudah dikarantina.

Baca juga: Selama Pandemi Corona, Pemudik Tujuan Jateng dan Jatim di Terminal Pulo Gebang Mendominasi

Kepala Desa Pacet Dendy Hermawan mengatakan, total ada 30 pemudik di desa ini dan langsung diisolasi begitu mereka datang.

“Kami menyiapkan tiga tempat, yakni di gedung PKD dan dua rumah warga. Yang sekarang masih diisolasi, ada 14 orang dan semuanya sehat," ujarnya.

Beranjak dari Desa Pacet, Ganjar meneruskan perjalanan menuju desa Jungsemi Kecamatan Kangkung Kabupaten Kendal.

Di desa itu, Ganjar mengecek Puskesmas serta tempat isolasi. Selain itu, dia juga menyempatkan untuk menengok dua Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang baru saja pulang dari Malaysia.

Baca juga: Selama Pandemi Corona, Warga Jateng Bakal Terima Bantuan

Keduanya sedang menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing.

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara di PLTU Suralaya

Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara di PLTU Suralaya

Regional
Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Regional
Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Regional
Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Regional
Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Regional
Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Regional
Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Regional
Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Regional
Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Regional
Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Regional
Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Regional
Dompet Dhuafa Kirimkan Tim QC ke NTT untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

Dompet Dhuafa Kirimkan Tim QC ke NTT untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

Regional
Bupati Jekek: Saya Yakin PPPK Guru di Wonogiri Mampu Jawab Tuntutan Zaman

Bupati Jekek: Saya Yakin PPPK Guru di Wonogiri Mampu Jawab Tuntutan Zaman

Regional
Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Regional
Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Regional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.