APD Langka, Dokter di Denpasar Buat Pelindung Wajah dari Spons dan Mika

Kompas.com - 03/04/2020, 19:01 WIB
Beberapa dokter membuat face shield sendiri di waktu senggang. IstimewaBeberapa dokter membuat face shield sendiri di waktu senggang.
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Alat pelindung diri (APD) seperti pelindung wajah untuk tenaga medis di Denpasar, Bali, diketahui mulai langka sejak beberapa pekan terakhir.

Akibat kondisi itu, harga jual di pasaran melonjak drastis dibanding kondisi normal.

Menyikapi kondisi tersebut, Tim dokter di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Wangaya Denpasar berinisiatif untuk membuat APD berupa pelindung wajah secara mandiri.

Kepala IGD RSUD Wangaya Anak Agung Bagus Dharmayuda mengatakan, untuk membuat pelindung diri tersebut sedikitnya ada puluhan dokter yang terlibat.

Adapun bahan baku yang digunakan seperti spons dan mika keras. Barang-barang tersebut dipotong dan dirangkai menggunakan lem. Kemudian dibersihkan menggunakan alkohol agar dapat steril.

"Kita memilah mana yang bisa dibeli dan mana yang bisa kita akali," kata Dharmayuda saat dihubungi, Jumat (3/4/2020).

Baca juga: Viral Video Perampok Sekap Lansia di Pontianak, Polisi Tangkap Pelaku berkat CCTV

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lebih lanjut dikatakan, dalam dua minggu terakhir para dokter tersebut sedikitnya mampu membuat 200 alat pelindung wajah.

Selain digunakan sendiri saat berdinas, perlengkapan tersebut juga dibagikan kepada dokter di bagian lain.

Meski demikian, alat tersebut hanya digunakan tenaga medis ketika menangani pasien biasa yang tidak dicurigai Covid-19.

Sedangkan untuk penanganan kepada pasien yang diduga terinfeksi Covid-19, pihaknya tetap menggunakan APD coverall.

"Kalau pasien ke arah Covid-19 menggunakan coverall. Yang dibikin ini grade nomer dua untuk pelindung wajah," kata dia.

Penulis: Kontributor Bali, Imam Rosidin | Editor : Dheri Agriesta



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X