Kisah Polwan di Bandung, Batalkan Resepsi Nikah dan Pesta Adat karena Corona

Kompas.com - 03/04/2020, 16:54 WIB
Undangan pernikahan yang telah disebar oleh Polwan yang merupakan anggota Polresta Bandung. Namun Resepsi pernikahan akhirnya terpaksa ditunda ditengah Pandemi virus corona. Dok.Humas Polresta BandungUndangan pernikahan yang telah disebar oleh Polwan yang merupakan anggota Polresta Bandung. Namun Resepsi pernikahan akhirnya terpaksa ditunda ditengah Pandemi virus corona.

BANDUNG, KOMPAS.com - Resepsi pernikahan yang sudah dipersiapkan selama setahun terpaksa harus dibatalkan di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

Sedih bercampur kecewa. Hal itu yang dirasakan Bripka Fenny Octafiany Simamora (32), anggota Polresta Bandung, Jawa Barat.

"Sedih, kecewa. Tapi ini masalah kita peduli sama orang lain, soal kemanusiaan. Jadi ini yang terbaik," kata Fenny dalam keterangan yang diterima, Jumat (3/4/2020).

Baca juga: Kisah Pengusaha UMKM, Rela Rugi demi APD bagi Tenaga Medis

Segala hal tentang resepsi sebenarnya sudah rampung dipersiapkan oleh Fenny dan pasangannya, Bripka Amran Regen Situmeang.

Sebanyak 1.000 undangan pesta adat dan undangan umum sudah disebar jauh-jauh hari.

Namun, apa daya, resepsi terpaksa dibatalkan. Keputusan itu diambil pada menit-menit akhir.

Awalnya, prosesi lamaran berjalan lancar di Saitni Huta, Dolok Sanggul, Sumatera Utara, yang merupakan kota kelahiran ayah Fenny.

Baca juga: Ini Kriteria Warga Jabar yang Akan Dapat Bantuan Selama Wabah Corona

Patuh pada atasan

Setelah lamaran, Fenny mulai bimbang ketika Kapolri Jenderal Pol Idham Azis menerbitkan Maklumat Kapolri.

Salah satu isinya menginstruksikan personel kepolisian untuk menindak tegas pihak yang masih membuat acara dan melibatkan banyak orang di tengah wabah virus corona atau Covid-19.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X