Pergoki Pembalak Liar, Polisi Malah Dihadang Puluhan Warga Kampung

Kompas.com - 03/04/2020, 11:56 WIB
Petugas gabungan antara Polhut dan polsek memergoki aksi perusakan hutan yang dilakukan 12 orang. 
surya.co.id/imam taufiqPetugas gabungan antara Polhut dan polsek memergoki aksi perusakan hutan yang dilakukan 12 orang.

KOMPAS.com - Sejumlah polisi hutan (Polhut) dikepung warga dari salah satu desa di Kecamatan Wates, Blitar, Jawa Timur.

Peristiwa itu terjadi ketika petugas keluar dari hutan, dengan menyita tiga gergaji mesin milik para pembalak liar.

Wakil Adm Perhutani Blitar Sarman mengatakan, kejadian itu berlangsung pada Senin (30/3/2020) siang.

Kejadian bermula saat petugas polhut bersama petugas polsek setempat mendapat laporan bahwa ada aksi penebangan hutan.

Lokasinya persis berada di sebelah hutan yang sudah dirusak pada 11 Maret lalu.

Saat itu petugas menyita 1.300 kayu jati gelondongan jati yang ditanam tahun 1986.

"Jadi, sudah dua kali ini terjadi aksi perusakan hutan (di hutan Ringinrejo). Yang pertama terjadi pada 11 Maret," ujar Sarman mengutip Tribun, Rabu (2/4/2020).

Mendapat laporan, petugas gabungan mendatangi lokasi.

Anehnya, saat petugas datang, para pelaku itu tak kabur dan terlihat santai di lokasi.

Saat ditanya, warga mengaku bahwa aksi mereka itu atas perintah seseorang.

Bahkan, mereka menyebutkan nama orang yang menyuruhnya.

Warga beralasan melakukan penebangan karena pohon bukan berada di lahan hutan milik Perhutani, tapi di lahan desanya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanpa Masker, Pengunjung Dilarang Masuk Pasar dan Mal di Medan

Tanpa Masker, Pengunjung Dilarang Masuk Pasar dan Mal di Medan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 2 Juni 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 2 Juni 2020

Regional
Anggota KKB Paling Dicari Sejak 2011, Oniara Wonda Pernah Tembaki Rombongan Tito Karnavian

Anggota KKB Paling Dicari Sejak 2011, Oniara Wonda Pernah Tembaki Rombongan Tito Karnavian

Regional
Terpeleset Saat Swafoto di Pinggir Jurang, Wanita Ini Ditemukan Tewas di Sungai

Terpeleset Saat Swafoto di Pinggir Jurang, Wanita Ini Ditemukan Tewas di Sungai

Regional
Perawat Diintimidasi Usai Periksa Pasien Covid-19 di Sragen, Bupati Pasang Badan

Perawat Diintimidasi Usai Periksa Pasien Covid-19 di Sragen, Bupati Pasang Badan

Regional
Tidak Ada Warga yang Terjangkit Corona, Ini Strategi Lampung Timur

Tidak Ada Warga yang Terjangkit Corona, Ini Strategi Lampung Timur

Regional
Haji Ditunda, 682 Jemaah Asal Bali Gagal Berangkat

Haji Ditunda, 682 Jemaah Asal Bali Gagal Berangkat

Regional
Cemburu Lihat Foto di Facebook, Pria di Bali Aniaya Pacarnya

Cemburu Lihat Foto di Facebook, Pria di Bali Aniaya Pacarnya

Regional
Tersesat Saat Turuni Gunung Awu, 2 Pendaki Diselamatkan Tim SAR

Tersesat Saat Turuni Gunung Awu, 2 Pendaki Diselamatkan Tim SAR

Regional
Begal Sadis yang Bunuh Pelajar Ditangkap, Sudah 15 Kali Beraksi

Begal Sadis yang Bunuh Pelajar Ditangkap, Sudah 15 Kali Beraksi

Regional
Pasien Positif Corona di Batam Bertambah 12 Orang

Pasien Positif Corona di Batam Bertambah 12 Orang

Regional
Perawat Diintimidasi Usai Periksa Pasien Covid-19, Polisi: Kami Selidiki

Perawat Diintimidasi Usai Periksa Pasien Covid-19, Polisi: Kami Selidiki

Regional
Tak Ingin Terus Bergantung pada Pariwisata, Bali Genjot Industri Kreatif dan Pertanian

Tak Ingin Terus Bergantung pada Pariwisata, Bali Genjot Industri Kreatif dan Pertanian

Regional
Tragis, Pria Terjepit Batu Besar Selama 10 Jam Saat Berburu Pohon Serut, Akhirnya Meninggal

Tragis, Pria Terjepit Batu Besar Selama 10 Jam Saat Berburu Pohon Serut, Akhirnya Meninggal

Regional
Tak Pernah Batasi Aktivitas Warga, Ini Kunci Sukses Boltim Nihil Corona

Tak Pernah Batasi Aktivitas Warga, Ini Kunci Sukses Boltim Nihil Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X