2 RS Rujukan Covid-19 di Karawang Penuh, Masyarakat Diimbau Patuhi Anjuran Pemerintah

Kompas.com - 03/04/2020, 08:07 WIB
Rumah Sakit Hermina Karawang yang ditunjuk  sebagai rumah sakit khusus Corona belum beroperasi, Kamis (19/3/2020). KOMPAS.COM/FARIDARumah Sakit Hermina Karawang yang ditunjuk sebagai rumah sakit khusus Corona belum beroperasi, Kamis (19/3/2020).

KARAWANG, KOMPAS.com - Juru Bicara Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Karawang Fitra Hergyana menyebut dua rumah sakit rujukan Covid-19 sudah penuh.

Fitra menyebut RSUD Karawang dengan 20 ranjang semuanya sudah terisi. Begitu juga dengan RS Hermina Karawang, yang juga merupakan rumah sakit rujukan Covid-19, sudah hampir kehabisan ruang perawatan pasien Covid-19.

"RS Paru 21 bed, sisa 11 bed," ujar Fitra.

Baca juga: Mulai Membaik, Bupati Karawang Work from Hospital

Karenanya, ia meminta masyarakat mematuhi anjuran pemerintah terkait kewaspadaan pencegahan Covid-19.

Meski begitu ia meminta masyarakat tak panik.

"Selalu melaksanakan social distancing, apabila tidak mendesak lebih baik di rumah saja. Juga menerapkan PHBS (perilaku hidup bersih dan sehat)," imbaunya.

Diketahui, berdasarkan data pantauan Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Karawang, saat ini terdapat 33 orang positif corona.

Kemudian jumlah orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 1.355 orang, dengan selesai pemantauan 478 orang dan dalam pemantauan 869 orang.

Sementara itu, pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 25 orang, dengan dalam pengawasan 20 orang, selesai 4 orang, dan satu meninggal.

Baca juga: Positif Corona, Bupati Karawang dan Pejabatnya Mulai Membaik

Ia menyampaikan, kondisi seluruh pasien positif Covid-19 dalam kondisi baik, termasuk Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana. Ia pun berharap mereka segera sembuh.

"Alhamdulillah pasien yang terkonfirmasi positif, gejalanya ringan. Mudah-mudahan akan segera sembuh," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Regional
Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Regional
Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Regional
Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Regional
Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Regional
Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Regional
Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Regional
Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Regional
Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Regional
Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Regional
Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Regional
Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Regional
Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Regional
Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Regional
Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X