Tiga Perampok Ditembak Polisi di Pekanbaru

Kompas.com - 02/04/2020, 15:57 WIB
Petugas kepolisian menggiring tiga pelaku perampokan yang ditembak untuk dilakukan pemeriksaan di Polresta Pekanbaru, Kamis (2/4/2020). Dok. Polresta PekanbaruPetugas kepolisian menggiring tiga pelaku perampokan yang ditembak untuk dilakukan pemeriksaan di Polresta Pekanbaru, Kamis (2/4/2020).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Tim gabungan Polresta Pekanbaru dan Polda Riau menangkap tiga orang pelaku perampokan atau pencurian dengan kekerasan (curas).

Dalam penangkapan itu, ketiga perampok ditembak oleh polisi.

Tiga orang pelaku yakni Hadi Kusuma Sinaga (40) dan Manson Whesley Manurung (45). Keduanya warga Kota Pekanbaru.

Kemudian, Hotma Mangatur Pangabean (44) asal Sumatera Utara (Sumut).

Baca juga: Bupati Bogor: Ada ASN yang Gajinya Rp 2 Juta, Bagaimana Mau Dipotong?

Ketiganya ditangkap polisi pada Rabu (1/4/2020) malam, di lokasi yang berbeda.

Hadi Kusuma Sinaga dan Manson Whesley Manurung ditangkap di Pekanbaru.

Sedangkan, Hotma Mangatur Pangabean ditangkap di lokasi lain.

"Ketiganya terpaksa ditembak, karena melawan petugas," kata Kepala Sub Bagian Humas Polresta Pekanbaru Iptu Budhia Dianda kepada Kompas.com melalui keterangan tertulis, Kamis (2/4/2020).

Baca juga: Tak Ingin Kena Razia Satpol PP, Perempuan Ini Mengaku ODP Corona

Budhia menjelaskan, ketiga pelaku melakukan aksi perampokan pada 9 Maret 2020, sekitar pukul 02.00 WIB.

Perampokan dilakukan di Kantor PT Alam Jaya Wira Sentosa, Jalan Siak II, Kelurahan Umban Sari, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru.

Dalam aksinya, para pelaku menyekap petugas sekuriti dan masuk ke dalam kantor.

Pelaku kemudian membobol dinding berankas tempat penyimpanan uang menggunakan mesin gerinda.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Geger, Sesosok Mayat Ditemukan di Kebun Teh Kayo Aro Kerinci

Geger, Sesosok Mayat Ditemukan di Kebun Teh Kayo Aro Kerinci

Regional
Cerita Warga Ber-Lebaran lewat 'Video Call', Kadang Kesal lantaran Hilang Sinyal

Cerita Warga Ber-Lebaran lewat "Video Call", Kadang Kesal lantaran Hilang Sinyal

Regional
Kisah Perwira Polda Bengkulu Berjuang Sembuh dari Covid-19, Lari-lari Kecil agar Berkeringat

Kisah Perwira Polda Bengkulu Berjuang Sembuh dari Covid-19, Lari-lari Kecil agar Berkeringat

Regional
Kepada Warga, Pemudik Asal Jakarta yang Telantar 3 Hari di Tasikmalaya Sempat Mencari Neneknya hingga Pasar Cikurubuk

Kepada Warga, Pemudik Asal Jakarta yang Telantar 3 Hari di Tasikmalaya Sempat Mencari Neneknya hingga Pasar Cikurubuk

Regional
Video Ucapan Selamat Idul Fitri Berbahasa Arab Uskup Purwokerto Viral

Video Ucapan Selamat Idul Fitri Berbahasa Arab Uskup Purwokerto Viral

Regional
Potret Kacaunya Data Bansos di NTT, ASN dan 2 Anaknya Masuk Daftar, Ketua RT Protes Keras

Potret Kacaunya Data Bansos di NTT, ASN dan 2 Anaknya Masuk Daftar, Ketua RT Protes Keras

Regional
Kasus Positif Covid-19 dari Klaster Baru Salatiga Bertambah 6

Kasus Positif Covid-19 dari Klaster Baru Salatiga Bertambah 6

Regional
Rayakan Idul Fitri di Tengah Pandemi, Warga Semarang Tetap Jalankan Tradisi Ziarah Makam

Rayakan Idul Fitri di Tengah Pandemi, Warga Semarang Tetap Jalankan Tradisi Ziarah Makam

Regional
Duduk Perkara Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik, Ternyata Bukan Sakit Covid-19

Duduk Perkara Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik, Ternyata Bukan Sakit Covid-19

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ganjar Puji Suster Katolik Nyanyi Idul Fitri | Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

[POPULER NUSANTARA] Ganjar Puji Suster Katolik Nyanyi Idul Fitri | Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

Regional
Kisah Pilu Mbah Deman, Belasan Tahun Hidup Segubuk Bareng Ayam dan Bebek

Kisah Pilu Mbah Deman, Belasan Tahun Hidup Segubuk Bareng Ayam dan Bebek

Regional
Fakta di Balik Benda Misterius di Langit Gunungkidul dan Solo Saat Idul Fitri, Ternyata...

Fakta di Balik Benda Misterius di Langit Gunungkidul dan Solo Saat Idul Fitri, Ternyata...

Regional
Pasien Covid-19 Klaster Pasar Pinasungkulan Manado Bertambah 5 Orang

Pasien Covid-19 Klaster Pasar Pinasungkulan Manado Bertambah 5 Orang

Regional
Tambah 12, Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Kaltim Jadi 117 Orang

Tambah 12, Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Kaltim Jadi 117 Orang

Regional
Warga Kerap Salah Paham dengan Petugas, Posko Covid-19 ini Dibongkar Kepala Desa

Warga Kerap Salah Paham dengan Petugas, Posko Covid-19 ini Dibongkar Kepala Desa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X