Fakta Ketua RT di Mimika Ditangkap Polisi, Ancam Bakar Wisma Atlet hingga Tolak ODP dan PDP

Kompas.com - 02/04/2020, 06:17 WIB
Wisma Atlet yang digunakan sementara sebagai tempat isolasi ODP, PDP dan OTG di Kabupaten Mimika. (ANTARA/Evarianus Supar) ANTARA/Evarianus SuparWisma Atlet yang digunakan sementara sebagai tempat isolasi ODP, PDP dan OTG di Kabupaten Mimika. (ANTARA/Evarianus Supar)
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - JW dan puluhan warga mendatangi wisma atlet di Kompleks Olahraga Mimika pada Selasa (31/2/2020).

Mereka menolak wisma atlet dijadikan tempat isolasi orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP). Padahal saat ini ada 19 orang yang diisolasi.

JW yang juga menjabat sebagai ketua RT setempat memprovokasi para warga. Bahkan ia mengancam akan membakar wisma atlet jika ODP dan PDP tidak angkat kaki dari bangunan penunjang PON XX Papua.

Baca juga: Ketua RT di Mimika Ancam Bakar Wisma Atlet jika ODP dan PDP Tak Angkat Kaki

Saat itu Dinkes Mimika dan Asisten III Setda Mimika Nicky E Kuahaty serta pihak kepolisian memberikan penjelasan kepada warga.

Namun JW tak puas. Ia kembali membawa puluhan warga untuk demo pada Rabu (1/4/2020).

Mereka mendesak agar 19 warga ODP dan PDP dikeluarkan dari wisma atlet.

Aksi tersebut kemudian dibubarkan oleh polisi. JW digelandang ke Kantor Polres Mimika karena dianggap sebagai provokator.

Baca juga: Provokasi Warga Tolak ODP dan PDP Diisolasi di Wisma Atlet, Ketua RT di Mimika Ditangkap Polisi

Minimnya pengetahuan warga tentang corona

Ilustrasi pencegahan dan penularan virus corona, pasie virus coronaShutterstock Ilustrasi pencegahan dan penularan virus corona, pasie virus corona
Juru bicara Gugus Tugas Pemkab Mimika untuk penanganan Covid-19 Reynold Ubra menilai penolakan muncul karena minimnya pengetahuan warga terkait viris corona.

Ia juga menyesalkan tindakan JW yang menolak wisama atlet sebagai tempat isolasi. Padahal JW adalah Ketua RT yang harus mendukung program tersebut.

"Ternyata ada kelompok masyarakat, bahkan yang mengaku sebagai tokoh intelektual justru menjadi penghambat program pemerintah. Bahkan dia memprovokasi warga dengan mengancam akan membakar fasilitas Wisma Atlet."

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X