PDP Asal Sragen Meninggal di RSUD Dr Moewardi Solo

Kompas.com - 31/03/2020, 12:34 WIB
Ruangan isolasi khusus yang disiapkan RSUD Dr Moewardi Surakarta untuk menangani pasien yang terindikasi virus Corona, Senin (27/1/2020). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIRuangan isolasi khusus yang disiapkan RSUD Dr Moewardi Surakarta untuk menangani pasien yang terindikasi virus Corona, Senin (27/1/2020).

SRAGEN, KOMPAS.com- Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengatakan satu warganya yang dirawat di RSUD Dr Moewardi Solo karena berstatus pasien dalam pengawasan ( PDP) meninggal dunia.

Pasien berusia sekitar 60 tahun ini meninggal pada Senin (30/3/2020).

Yuni mengatakan, pasien ini datang dalam kondisi demam dan memiliki riwayat penyakit diabetes serta jantung.

Baca juga: Lagi, Pasien Positif Corona di RSUD Dr Moewardi Solo Dinyatakan Sembuh

Pasien ini juga sempat dirawat di rumah sakit swasta di Sragen.

"Pada saat dilakukan pemeriksaan laboratorium mengarah ke arah Covid-19. Walaupun dalam riwayat tidak ada kontak dengan siapapun di area dia tinggal dan tidak pernah pergi keluar kota," kata Yuni kepada wartawan di Sragen, Jawa Tengah, Selasa (31/3/2020).

Sesuai dengan prosedur tetap (protap) apabila ditemukan kecurigaan yang mengarah ke Covid-19, akhirnya pasien tersebut dirujuk ke RSUD Dr Moewardi Solo pada Minggu (29/3/2020) malam.

"Pasien ini dirujuk ke RSUD Dr Moewardi pada malam hari. Kemudian besok sorenya meninggal dunia," ungkap Yuni.

Baca juga: RSUD Moewardi Solo Sanggup Produksi 250 APD dalam Sehari

Belum bisa memastikan pasien tersebut terpapar Covid-19 atau tidak karena hasil swab tenggorokan pasien tersebut belum keluar.

 

Hasilnya swab tenggorokan pasien ini diperkirakan baru keluar empat hingga lima hari lagi.

"Kemungkinan ke arah positif ada, kemungkinan ke arah negatif pun ada. Kita tunggu hasilnya (swab). Pasti nanti akan kita sampaikan," ujar dia.

Lebih jauh, Yuni menyebut jumlah pasien dalam pengawasan di Sragen ada tiga orang.

Ketiga PDP tersebut masing-masing dirawat di RSUD Soehadi Prijonegoro dan RSUD Soeratno Gemolong.

"Dua PDP merupakan pasien lama dan satu PDP baru saja masuk," kata Yuni.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Regional
Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Regional
Kronologi Demo Berujung Ricuh, Gas Air Mata ke Permukiman Membuat Warga Marah

Kronologi Demo Berujung Ricuh, Gas Air Mata ke Permukiman Membuat Warga Marah

Regional
Bukti Tagihan Diedit, Perempuan Ini Gelapkan Uang Perusahaan Rp 101 Juta

Bukti Tagihan Diedit, Perempuan Ini Gelapkan Uang Perusahaan Rp 101 Juta

Regional
Gas Air Mata Masuk Permukiman Picu Kemarahan Warga, Polisi Minta Maaf

Gas Air Mata Masuk Permukiman Picu Kemarahan Warga, Polisi Minta Maaf

Regional
Mabuk dan Buat Keributan, 6 Muda-mudi Diamankan Tidur Seranjang di Indekos

Mabuk dan Buat Keributan, 6 Muda-mudi Diamankan Tidur Seranjang di Indekos

Regional
4 Hari Terakhir Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 118 Kasus

4 Hari Terakhir Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 118 Kasus

Regional
Tujuh Orang dari Klaster Demo di Semarang Sembuh dari Covid-19

Tujuh Orang dari Klaster Demo di Semarang Sembuh dari Covid-19

Regional
Debat Pilkada Makassar Digelar 3 Kali, Penerapan Protokol Kesehatan Jadi Perhatian Utama

Debat Pilkada Makassar Digelar 3 Kali, Penerapan Protokol Kesehatan Jadi Perhatian Utama

Regional
HKTI Siap Bantu Petani di Tegal untuk Pasarkan Hasil Pertanian

HKTI Siap Bantu Petani di Tegal untuk Pasarkan Hasil Pertanian

Regional
Video Viral Lima Perempuan ABG Rebutan Cowok di Ponorogo

Video Viral Lima Perempuan ABG Rebutan Cowok di Ponorogo

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, Gubernur Sulteng Minta Bupati dan Walkot Ajukan PSBB

Kasus Covid-19 Melonjak, Gubernur Sulteng Minta Bupati dan Walkot Ajukan PSBB

Regional
Staf TU IPDN Lombok Tengah Positif Covid-19

Staf TU IPDN Lombok Tengah Positif Covid-19

Regional
Separuh Wilayah Jatim Masuk Zona Kuning Covid-19, Khofifah: Ini Kerja Keras Semua Elemen...

Separuh Wilayah Jatim Masuk Zona Kuning Covid-19, Khofifah: Ini Kerja Keras Semua Elemen...

Regional
Dua Pejabatnya Meninggal karena Covid-19, Rektor UNS: Kami 'Lockdown' Kampus

Dua Pejabatnya Meninggal karena Covid-19, Rektor UNS: Kami "Lockdown" Kampus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X