Hari Pertama Karantina Wilayah Parsial di Kota Tasikmalaya: 8 Pos Jaga di Perbatasan Disiagakan

Kompas.com - 31/03/2020, 12:24 WIB
Kota Tasikmalaya menerapkan karantina wilayah parsial dengan mengaktifkan 8 pos karantina perbatasan dan menutup beberapa ruas jalan protokol untuk mencegah pandemi corona selama sebulan penuh dimulai sejak Selasa (31/3/2020) hari ini. KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAKota Tasikmalaya menerapkan karantina wilayah parsial dengan mengaktifkan 8 pos karantina perbatasan dan menutup beberapa ruas jalan protokol untuk mencegah pandemi corona selama sebulan penuh dimulai sejak Selasa (31/3/2020) hari ini.

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya terdiri dari petugas gabungan TNI, Polri, BPBD, dan unsur pemerintah kota mengaktifkan 8 titik pos penjagaan perbatasan dimulainya karantina wilayah parsial, Selasa (31/3/2020) pagi.

Terhitung mulai hari ini selama sebulan ke depan, semua angkutan umum lintas daerah yang keluar masuk Kota Tasikmalaya pun resmi dihentikan.

Ketua Tim Krisis Center Covid-19 sekaligus Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman langsung memimpin gelar pasukan yang bertugas memeriksa di seluruh jalur perbatasan di halaman Bale Kota Tasikmalaya Selasa pagi.

Baca juga: Kisah Pilu Jenazah Positif Corona di Tasikmalaya: Ditolak Warga, 24 Jam Tertahan di Ambulans

Pada Selasa pagi, Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman saat memimpin tim gugus tugas didampingi oleh Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Anom Karibianto dan Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya Letnan Kolonel Inf Imam Wicaksana.

"Saya tekankan kepada teman-teman petugas tim gugus tugas yang akan menempati pos penjagaan di 8 titik perbatasan bisa mengedepankan sikap humanis saat berkomunikasi dengan masyarakat nantinya," katanya.

"Teman-teman gugus tugas saat ini merupakan garda terdepan dalam mencegah pandemi corona di Kota Tasikmalaya saat ini." 

Baca juga: Wali Kota Tasikmalaya Putuskan Terapkan Local Lockdown Mulai 31 Maret

 

8 pos karantina di perbatasan

Budi menambahkan, 8 titik pos karantina perbatasan itu terdiri dari Pos Indihiang, Pos Karangresik, Pos Cibeureum/Awipari, Pos Kawalu/Urug, Pos Asta Cibeuti Kawalu, Pos Mangkubumi Pertigaan Jalan Mangin, Pos Bojongjengkol, dan Pos Alih Jalur Cibunigeulis, Bungursari.

Petugas nantinya akan memeriksa seluruh masyarakat yang keluar masuk demi mencegah cepatnya penyebaran Covid-19 di Kota Tasikmalaya selama ini.

"Selain 8 pos besar itu, nantinya akan ada pos-pos kecil yang dilakukan penutupan beberapa akses jalan protokol di wilayah Kota Tasikmalaya," tambah Budi.

Budi juga berharap para petugas posko perbatasan untuk mengindahkan SOP yang telah ditetapkan sebelumnya.

Baca juga: 900 Pemudik Tiba di Kabupaten Tasikmalaya dalam Sehari, Puskesmas Perbatasan Kewalahan.....

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Duduk Perkara Dokter Ditemukan Tewas Dalam Mobil Sehari Setelah Divaksin Covid-19, Diduga Sakit Jantung

Duduk Perkara Dokter Ditemukan Tewas Dalam Mobil Sehari Setelah Divaksin Covid-19, Diduga Sakit Jantung

Regional
Detik-detik Seorang Remaja di Pekanbaru Tewas Setelah Terjatuh dan Tertabrak Mobil Damkar

Detik-detik Seorang Remaja di Pekanbaru Tewas Setelah Terjatuh dan Tertabrak Mobil Damkar

Regional
Penjelasan BMKG soal Penyebab Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara

Penjelasan BMKG soal Penyebab Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara

Regional
Sandiaga Uno: Batik Batam Layak Jadi Produk Unggulan

Sandiaga Uno: Batik Batam Layak Jadi Produk Unggulan

Regional
Sakit Hati Tak Dibayar, Pria Ini Tusuk Pasangan Sesama Jenis hingga Tewas

Sakit Hati Tak Dibayar, Pria Ini Tusuk Pasangan Sesama Jenis hingga Tewas

Regional
Dokter Ditemukan Tewas Sehari Setelah Disuntik Divaksin, Satgas Covid-19 Palembang: Dipastikan Bukan karena Divaksin, tapi...

Dokter Ditemukan Tewas Sehari Setelah Disuntik Divaksin, Satgas Covid-19 Palembang: Dipastikan Bukan karena Divaksin, tapi...

Regional
KPU Bukittinggi Tetapkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

KPU Bukittinggi Tetapkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

Regional
Data dan Identitas ABK yang Hilang Setelah Tabrakan Kapal di Perairan Surabaya

Data dan Identitas ABK yang Hilang Setelah Tabrakan Kapal di Perairan Surabaya

Regional
Bertambah 7 Orang yang Meninggal Dunia akibat Covid-19 di Riau

Bertambah 7 Orang yang Meninggal Dunia akibat Covid-19 di Riau

Regional
Seorang Remaja Tewas Setelah Jatuh dan Tertabrak Mobil Damkar di Pekanbaru

Seorang Remaja Tewas Setelah Jatuh dan Tertabrak Mobil Damkar di Pekanbaru

Regional
TPU di Manado Mengalami Longsor, Kerangka Muncul ke Permukaan

TPU di Manado Mengalami Longsor, Kerangka Muncul ke Permukaan

Regional
5 Terduga Teroris di Aceh Diduga Terlibat Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

5 Terduga Teroris di Aceh Diduga Terlibat Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

Regional
Diduga Sakit Jantung, Seorang Dokter Ditemukan Tewas Sehari Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Diduga Sakit Jantung, Seorang Dokter Ditemukan Tewas Sehari Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Regional
Persoalan Wajib Jilbab di SMKN 2 Padang Selesai, Siswi Kembali Sekolah

Persoalan Wajib Jilbab di SMKN 2 Padang Selesai, Siswi Kembali Sekolah

Regional
Kronologi KM Tanto Bersinar Tabrak Kapal Tug Boat di Perairan Gresik, Petugas Cari ABK yang Hilang

Kronologi KM Tanto Bersinar Tabrak Kapal Tug Boat di Perairan Gresik, Petugas Cari ABK yang Hilang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X