Akses Keluar-Masuk Kota Tegal Ini Tetap Dibuka Selama Isolasi Wilayah

Kompas.com - 30/03/2020, 11:01 WIB
Petugas DPUPR Kota Tegal memasang beton MCB untuk menutup jalan di perbatasan antara Kota dan Kabupaten Tegal tepatnya di Jalan Teuku Umar, Kelurahan Debong, Tegal Selatan, Minggu (29/3/2020) KOMPAS.com/Tresno SetiadiPetugas DPUPR Kota Tegal memasang beton MCB untuk menutup jalan di perbatasan antara Kota dan Kabupaten Tegal tepatnya di Jalan Teuku Umar, Kelurahan Debong, Tegal Selatan, Minggu (29/3/2020)

TEGAL, KOMPAS.com - Pemerintah Kotal Tegal menyediakan 4 titik akses jalan yang bisa dilalui kendaraan untuk keluar masuk kota saat isolasi wilayah diberlakukan sejak 30 Maret hingga 30 Juli 2020.

Sekretaris Kota Tegal Johardi menuturkan, akses pintu masuk utama berada di Jalan Proklamasi sebelah Kantor Dinas Kesehatan Kota Tegal.

Kemudian tiga titik lainnya yakni di Jalan Jendral Sudirman (Sebelah Hotel Pramesti), Jalan Sultan Agung (Perempatan RSUD Kardinah), dan Jalan Perintis Kemerdekaan khusus kendaraan roda dua.

"Untuk tiga ruas jalan selain akses utama itu sifatnya buka tutup, kondisional melihat situasi. Sebagian pakai water barrier, tidak semua beton MCB," kata Johardi, saat dihubungi Kompas.com, Minggu (29/3/2020) malam.

Baca juga: Wali Kota Tegal: Saya Ajak Gubernur, Wali Kota, Isolasi Daerah Masing-masing Sebelum Menyesal

Dikatakan Johardi, kendaraan pengangkut logistik maupun BBM dapat melalui akses ketiga jalan tersebut. 

"Buka-tutup yang dimaksud misalnya kendaraan logistik daripada memutar jauh ke akses utama, bisa masuk lewat jalan lain itu," kata dia.

Kasat Lantas Polres Tegal Kota AKP Bakti Kautsar mengatakan, keputusan untuk membuka 4 akses masuk bedasarkan rekomendasi dari pihaknya.

"Itu rekomendasi dari Polres untuk isolasi wilayah. Mendasari surat dari Pak Sekda Kota Tegal," kata Bakti.

Baca juga: Jalur Nasional dan Provinsi di Tegal Tetap Dibuka Saat Local Lockdown, tetapi..

Diberitakan sebelumnya, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengatakan akan mengisolasi wilayah atau membatasi akses warga dengan menutup 49 titik jalan, termasuk wilayah perbatasan.

Meski demikian, jalan nasional dan jalan provinsi tak ditutup.

Termasuk akses menuju terminal bus yang berada di jalan nasional.

Kebijakan isolasi wilayah selama 4 bulan sejak 30 Maret hingga 30 Juli 2020 sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X