Di Tengah Wabah Corona, Bandara YIA Mulai Beroperasi Penuh, Ini Faktanya

Kompas.com - 29/03/2020, 13:10 WIB
Terminal penumpang Bandara Internasional, Kecamatan Temon, Kulon Progo, DI  Yogyakarta, terlihat semakin lengkap. Empat garbarata atau jembatan penumpang masuk pesawat sudah terpasang pada anjungan terminal. PT AngkasaPura I (Persero) mengaku bangga dengan garbarata ini. Pasalnya, ini produk lokal dari Cileungsi. Selain harga bersaing, garbarata dianggap memiliki teknologi lebih baik, karena mampu memanjang hingga 45 meter, kacanya menyerap panas dari sinar ultraviolet, juga sirkulasi udara di dalamnya dianggap baik dan calon penumpang bakal merasa sejuk di dalamnya. Tampak di kejauhan ornamen batik motif  kawung sebagai ornamen yang menunjukkan bahwa penumpang sudah tiba di Yogyakarta. KOMPAS.COM/DANI JTerminal penumpang Bandara Internasional, Kecamatan Temon, Kulon Progo, DI Yogyakarta, terlihat semakin lengkap. Empat garbarata atau jembatan penumpang masuk pesawat sudah terpasang pada anjungan terminal. PT AngkasaPura I (Persero) mengaku bangga dengan garbarata ini. Pasalnya, ini produk lokal dari Cileungsi. Selain harga bersaing, garbarata dianggap memiliki teknologi lebih baik, karena mampu memanjang hingga 45 meter, kacanya menyerap panas dari sinar ultraviolet, juga sirkulasi udara di dalamnya dianggap baik dan calon penumpang bakal merasa sejuk di dalamnya. Tampak di kejauhan ornamen batik motif kawung sebagai ornamen yang menunjukkan bahwa penumpang sudah tiba di Yogyakarta.

KOMPAS.com - Tak ada seremoni besar-besaran saat Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulon Progo resmi beroperasi pada Minggu (29/3/2020).

Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi, menjelaskan, hal itu dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 atau corona.

"Bagian mitigasi kemungkinan risiko penyebaran virus. Tidak ada kegiatan seremoni. Kami kurangi risiko semaksimal mungkin, kami fokus operasional berjalan lancar," ujarnya melalui video konferensi, Sabtu (28/3/2020), dilansir dari Antara.

Baca juga: Bandara YIA Beroperasi Penuh 29 Maret, 168 Penerbangan Pindah dari Yogyakarta ke Kulon Progo

Faik juga menjelaskan alasan mengapa YIA tetap beroperasi di tengah ancaman wabah corona.

"Dengan situasi saat ini pengoperasian YIA menjadi penting, sekarang kita menghadapi virus corona. Penerapan social distancing di Adisutjipto agak sulit karena keterbatasan kapasitas. Oleh karena itu ada YIA supaya tidak terjadi penumpukan penumpang," ucapnya.

Faik memberi gambaran bahwa daya tampung per tahun di Bandara Adisutjipto 1,8 juta penumpang. Sementara itu, jumlah penumpang yang dilayani mencapai 8,4 juta penumpang.

YIA terapkan jarak 2 meter saat antri

Tempat duduk dipisah untuk mengutangi dampak wabah Covid-19 di ruang tunggu dan terminal Bandar Udara Yogyakarta International Airportdi Kulon Progo, DI Yogyakarta.DOKUMEN AP I Tempat duduk dipisah untuk mengutangi dampak wabah Covid-19 di ruang tunggu dan terminal Bandar Udara Yogyakarta International Airportdi Kulon Progo, DI Yogyakarta.
Faik mengatakan, YIA menerapkan jarak dua meter antar penumpang di setiap antrean.

"Social distancing-nya dua meter antara satu penumpang dengan penumbang lain. Kita juga menyemprotkan disinfektan di area bandara dan ke penumpang yang keluar-masuk bandara. Kami juga memastikan semua petugas dilengkapi dengan APD, masker, kacamata pelindung dan lainnya," paparnya.

Selain itu, pihak bandara juga menyediakan hand sanitizer bagi para calon penumpang.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hendak Istirahat, Seorang Petani Tewas Tercebur ke Sumur Sedalam 26 Meter

Hendak Istirahat, Seorang Petani Tewas Tercebur ke Sumur Sedalam 26 Meter

Regional
Jelang KBM Tatap Muka, Sekolah di Yogyakarta Diminta Lengkapi Fasilitas Protokol Kesehatan

Jelang KBM Tatap Muka, Sekolah di Yogyakarta Diminta Lengkapi Fasilitas Protokol Kesehatan

Regional
Cari Pohon untuk Dijadikan Bonsai, Seorang Bocah Tewas Terjatuh dari Tebing

Cari Pohon untuk Dijadikan Bonsai, Seorang Bocah Tewas Terjatuh dari Tebing

Regional
Hasil Pantauan Udara, Ada Banyak Longsoran Baru di Puncak Merapi

Hasil Pantauan Udara, Ada Banyak Longsoran Baru di Puncak Merapi

Regional
BPBD Yogyakarta Rekrut Tim Relawan Pemulasaran Jenazah Covid-19

BPBD Yogyakarta Rekrut Tim Relawan Pemulasaran Jenazah Covid-19

Regional
Beredar Kabar Wali Kota dan Sekda Positif Covid-19, Ini Tanggapan Pemkot Malang

Beredar Kabar Wali Kota dan Sekda Positif Covid-19, Ini Tanggapan Pemkot Malang

Regional
Perompak Kapal Beraksi di Perairan Sorong, Satu ABK Hilang Loncat ke Laut

Perompak Kapal Beraksi di Perairan Sorong, Satu ABK Hilang Loncat ke Laut

Regional
Antisipasi Erupsi Merapi, KPU Bakal Pindahkan TPS Pilkada ke Tempat Pengungsian

Antisipasi Erupsi Merapi, KPU Bakal Pindahkan TPS Pilkada ke Tempat Pengungsian

Regional
Ruang Isolasi RSUD Temanggung Hampir Penuh, Pasien Covid-19 Harus Antre untuk Dirawat

Ruang Isolasi RSUD Temanggung Hampir Penuh, Pasien Covid-19 Harus Antre untuk Dirawat

Regional
Timses Angkat Bicara soal Banteng Ketaton di Video 'Hancurkan Risma' Pakai Atribut Machfud-Mujiaman

Timses Angkat Bicara soal Banteng Ketaton di Video "Hancurkan Risma" Pakai Atribut Machfud-Mujiaman

Regional
Aktivitas Vulkanis Gunung Merapi Dilaporkan Terus Meningkat

Aktivitas Vulkanis Gunung Merapi Dilaporkan Terus Meningkat

Regional
Berisiko, Warga Positif Covid-19 yang Karantina Mandiri Akan Dipindahkan ke Jember Sport Garden

Berisiko, Warga Positif Covid-19 yang Karantina Mandiri Akan Dipindahkan ke Jember Sport Garden

Regional
6 Mantan RT Ditahan gara-gara Bau Limbah, Komisi IV DPR Datangi Kejari Bangka

6 Mantan RT Ditahan gara-gara Bau Limbah, Komisi IV DPR Datangi Kejari Bangka

Regional
Usaha Sepi, Penjual Biji Jenitri Bobol Rumah Tetangga Saat Ditinggal Yasinan

Usaha Sepi, Penjual Biji Jenitri Bobol Rumah Tetangga Saat Ditinggal Yasinan

Regional
Lahan 148 Hektare di Sidoarjo Disiapkan untuk Kawasan Industri Halal

Lahan 148 Hektare di Sidoarjo Disiapkan untuk Kawasan Industri Halal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X