Kompas.com - 28/03/2020, 22:04 WIB
Ilustrasi borgol. SHUTTERSTOCKIlustrasi borgol.

KUPANG, KOMPAS.com - Aparat Kepolisian Resor Kupang Kota, Nusa Tenggara Timur (NTT), menangkap lima orang karena menganiaya dua orang warga yakni Juniko Da Costa alias Stones (27) dan Juvianto Dos Santos Tilman alias Juvi (22).

Lima orang yang diamankan itu tiga orang di antaranya Aparatur Sipil Negara (ASN), sorang pensiunan ASN dan seorangnya lagi Petugas Pengamanan (Satpam).

Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, Iptu Hasri Manasye Jaha, mengatakan, lima orang tersebut ditahan di sel Mapolres Kupang Kota.

Baca juga: Berawal dari Suara Musik Keras, Polisi Bubarkan Resepsi Pernikahan di Jember

Lima orang yang ditahan itu lanjut Hasri, yakni berinisial DHA, HA dan FCC (ASN), MB (Pensiunan ASN) dan DAR (Satpam).

"Lima orang ini mengeroyok dan menganiaya Stones dan Juvi saat pesta nikah yang dihelat di Aula Gedung DPD 1 Partai Golkar NTT Jalan Frans Seda Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang,"ungkap Hasri kepada Kompas.com, Sabtu (28/3/2020) malam.

Baca juga: Cerita Polisi Bubarkan Pesta Pernikahan di Tengah Perkebunan: Harus Naik Turun Gunung

Kronologi kejadian

Kejadiam itu lanjut Hasri, bermula ketika kedua korban mengikuti pesta tersebut.

Saat pesta nikah memasuki acara bebas, korban Stones meminta seorang perempuan di pesta itu untuk berdansa.

Stones saat itu dalam keadaan mabuk minuman keras (miras).

Tak berselang lama, Stones didatangi para pelaku dan langsung menganiayanya hingga terjatuh.

Baca juga: Warga Riau Nekat Gelar Pesta Pernikahan di Tengah Wabah Corona, Dibubarkan Polisi

Melihat korban terjatuh, rekannya Juvi datang untuk melerai dan hendak membantu Stones. Namun keduanya pun dikeroyok hingga babak belur.

Saat melihat ada kesempatan untuk melarikan diri, keduanya pun kabur.

Selanjutnya, korban melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Kupang Kota.

Akibat penganiayaan, keduanya mengalami luka di pelipis kiri, tangan kiri dan luka robek di dahi.

Setelah melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi, polisi pun akhirnya menangkap para pelaku.

Baca juga: 5 Pesta Pernikahan yang Dibubarkan di Tengah Wabah Corona, Tamu Disemprot Disinfektan dan Bupati Turun Tangan



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X