Tenaga Medis di Kalsel Dapat Tambahan Insentif Rp 155.000 per Hari

Kompas.com - 27/03/2020, 17:25 WIB
pembagian nasi kotak untuk tenaga medis dari Salvation Army Indonesia, Rabu (25/3/2020). KOMPAS.com/WALDA MARISONpembagian nasi kotak untuk tenaga medis dari Salvation Army Indonesia, Rabu (25/3/2020).

 

 

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan ( Kalsel) sudah mencairkan dana insentif untuk tenaga medis yang menangani pasien Covid 19.

Ketua Harian Gugus Tugas Pencegahan Pengendalian dan Penanganan Covid 19 Kalsel Wahyuddin menuturkan, sebanyak 60 tenaga medis yang berhak menerima tambahan insentif.

"Ini merupakan wujud kepedulian dari Pemprov Kalsel, karena tim medis merupakan garda terdepan dalam penanganan Covid-19 di Kalsel," ujar Wahyuddin dalam keterangan persnya, Jumat (27/3/2020).

Baca juga: RSUD Ulin Banjarmasin Pulangkan 4 PDP, 1 Pasien Positif Masih Diisolasi

Untuk besaran insentif tersebut, kata dia, tenaga medis bakal menerima Rp 155.000 ribu per hari.

"Prioritas adalah tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin yang saat ini masih merawat 6 PDP dan 1 pasien terkonfirmasi positif Covid 19," ujarnya.

Wahyuddin juga menegaskan jika penanganan Covid 19 di Kalsel masih belum tuntas, maka tunjangan dana insentif ini akan diperpanjang.

"Kita menggunakan skala prioritas, yaitu RSUD Ulin," jelasnya.

Baca juga: Polisi Tutup Paksa Cafe di Banjarmasin yang Masih Beroperasi

Sementara itu, Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Ulin Banjarmasin Syah Jehan mengaku sudah menerima dana insentif tersebut.

Dia menambahkan, tambahan insentif juga diberikan kepada petugas kebersihan dan staf administrasi.

"Mulai kemarin sudah kami bayarkan sesuai peruntukkannya," ungkapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X