Kompas.com - 23/03/2020, 22:51 WIB
Bupati Bogor Ade Yasin saat menghadiri kegiatan penyemprotan disinfektan di SMP Negeri 2 Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (19/3/2020). KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSANBupati Bogor Ade Yasin saat menghadiri kegiatan penyemprotan disinfektan di SMP Negeri 2 Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (19/3/2020).

"Mudah-mudahan hari ini (APD) didistribusikan dari pusat jadi langsung kita bagikan, tapi kita juga lakukan kesiapan penganggaran untuk APD tersebut. Tahap pertama Rp 20 M yang mendesak, sisanya bertahap," terangnya.

Ketua DPW Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menjanjikan pencairan dana tersebut bisa dilakukan tak lebih dari satu minggu.

"Insya Allah seminggu depan juga sudah bisa cair," ujarnya.

Pakai jas hujan

Sebelumnya, seorang petugas puskesmas menggunakan jas hujan lengkap dengan sarung tangan dan masker karena keterbatasan APD saat menangani virus corona yang terus merebak.

Petugas Puskesmas Leuwiliang, Atih Djuarsih mengaku bahwa kondisi tersebut terpaksa dilakukan untuk menghindari kontak langsung dengan pasien.

“Tidak ada baju perangkat pelindung yang sesuai standar jadi semua apa adanya aja pakai jas hujan. Yang penting tidak kontak kulit, percikan dan segala macam karena virus ini mudah terpapar ya, jadi kami juga harus safety," ungkapnya.

Menurutnya, petugas hanya baru mendapat masker, sarung tangan dan hand sanitizer karena memang ada keterbatasan APD.

Dirinya berharap segera ada APD sehingga para petugas bisa maksimal melayani warga.

“Apa pun keadannya, yang penting petugas terlindungi. Kenapa memakai jas hujan, karena corona ini sangat berbahaya, siapa aja bisa terpapar. Petugas medis yang merupakan garda terdepan tentu harus safety agar tidak tertular pasien yang berobat ke puskesmas,” terangnya.

Baca juga: Pasien Positif Covid-19 di Merauke Kunjungi Bogor pada Akhir Februari

Direktur Utama RSUD Leuwiliang drg Hesti Iwandari membenarkan bahwa terdapat seorang petugas puskesmas yang mengenakan jas hujan sebagai APD hingga saat ini.

Ia pun sangat menyayangkan kondisi tersebut. Pasalnya penggunaan jas hujan tersebut sangat tidak memenuhi standar kesehatan sehingga tidak mampu melindungi diri tenaga medis.

Kemudian akan rentan tertular kepada tenaga medis.

“Karena kan itu tidak rapat, lehernya masih terbuka, tangannya juga. Itu memang ada di Puskesmas Leuwiliang. Tapi kita memang untuk APD nggak ada. Uangnya ada, tapi barangnya yang tidak ada,” kata Hesti menambahkan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

Regional
Dompet Dhuafa Bagikan 2.000 Paket Zakat Fitrah di Pati

Dompet Dhuafa Bagikan 2.000 Paket Zakat Fitrah di Pati

Regional
Cegah Penularan Covid-19, Pemprov Jabar Perpanjang Kerja Sama Penyediaan Hotel untuk Nakes

Cegah Penularan Covid-19, Pemprov Jabar Perpanjang Kerja Sama Penyediaan Hotel untuk Nakes

Regional
Meski Dihantam Pandemi, Maidi-Inda Raya Tetap Jalankan Program Kerjanya

Meski Dihantam Pandemi, Maidi-Inda Raya Tetap Jalankan Program Kerjanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X