Pulang Kunker, 49 Anggota DPRD Jombang Jalani Karantina Mandiri

Kompas.com - 23/03/2020, 15:48 WIB
Ilustrasi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona

JOMBANG, KOMPAS.com - Sebanyak 49 anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Jombang diwajibkan melakukan karantina mandiri setelah melakukan kunjungan kerja ke sejumlah daerah pekan lalu.

Ketua DPRD Jombang Mas'ud Zuremi mengatakan, puluhan wakil rakyat itu juga diperiksa tim medis di rumah masing-masing.

Baca juga: Penjelasan Pemkot soal APD Penanganan Corona di Tangsel Belum Memadai

Suhu tubuh mereka rutin diperiksa selama 14 hari setelah pulang dari kunjungan itu.

"Sudah kami perintahkan untuk melakukan karantina mandiri. Selain itu ada pemeriksaan kesehatan rutin dari dokter atau tenaga medis," kata Mas'ud saat dihubungi Kompas.com, Senin (23/3/2020).

Pada Senin (16/3/2020), 49 anggota DPRD Jombang dari 4 Komisi melakukan kunjungan kerja ke Makassar, Badung, dan Tasikmalaya.

Mereka kembali ke Kabupaten Jombang pada Kamis (19/3/2020).

Keberangkatan anggota dewan itu bersamaan dengan keluarnya kebijakan pembatasan keluar daerah oleh Pemkab Jombang dan Pemprov Jatim.

Sejauh ini, tak ada keluhan dari 49 anggota dewan yang baru saja kembali dari berbagai daerah itu.

Mas'ud menyebut seluruh anggota DPRD dalam keadaan sehat.

"Untuk pemantauan dan pemeriksaan kesehatan, kami terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan," ujar Mas'ud.

Baca juga: Fakta Pasien Positif Corona Ketiga di Batam, Sempat Divonis DBD dan Kontak Langsung dengan 60 Orang

Sementara itu, sejak keberangkatan 49 anggota tersebut, aktivitas DPRD ditangani sendiri oleh Mas'ud yang merupakan ketua dewan.

"Sejak teman-teman berangkat kunjungan kerja, sampai dengan selesainya masa karantina, tugas-tugas legislatif saya yang menangani. Posisi saya saat ini sebagai ketua sekaligus anggota yang menjalankan tugas-tugas DPRD," ujar politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasien Corona di Secapa AD Bandung Tersisa 12 Orang

Pasien Corona di Secapa AD Bandung Tersisa 12 Orang

Regional
Fakta Lengkap Penahanan Jerinx Soal Kasus 'Kacung WHO', Dijerat UU ITE hingga Tanggapan IDI

Fakta Lengkap Penahanan Jerinx Soal Kasus "Kacung WHO", Dijerat UU ITE hingga Tanggapan IDI

Regional
Khofifah dan Risma Duduk Semeja Dengarkan Hasil Survei Penanganan Covid-19 di Jatim

Khofifah dan Risma Duduk Semeja Dengarkan Hasil Survei Penanganan Covid-19 di Jatim

Regional
Detik-detik Tiang Penyangga SUTET Roboh dan Tewaskan 4 Orang di Sumedang

Detik-detik Tiang Penyangga SUTET Roboh dan Tewaskan 4 Orang di Sumedang

Regional
Anggota DPR Usulkan Industri yang Merusak Lingkungan Langsung Didenda

Anggota DPR Usulkan Industri yang Merusak Lingkungan Langsung Didenda

Regional
Kisah Hidup Veteran Tertua di Pematangsiantar, Berjuang hingga Lansia

Kisah Hidup Veteran Tertua di Pematangsiantar, Berjuang hingga Lansia

Regional
Jerinx Jadi Tersangka dan Ditahan, IDI: Kami Apresiasi Langkah Penegak Hukum

Jerinx Jadi Tersangka dan Ditahan, IDI: Kami Apresiasi Langkah Penegak Hukum

Regional
Tak Kenakan Masker dan Bersalaman Saat Hajatan, Tiga Warga Positif Covid-19

Tak Kenakan Masker dan Bersalaman Saat Hajatan, Tiga Warga Positif Covid-19

Regional
Tiang Penyangga Menara SUTET Roboh, 4 Pekerja Tewas

Tiang Penyangga Menara SUTET Roboh, 4 Pekerja Tewas

Regional
[POPULER NUSANTARA] Anggota DPRD Laporkan Anak Gadis ke Polisi | Bupati Agam hingga Jerinx Jadi Tersangka

[POPULER NUSANTARA] Anggota DPRD Laporkan Anak Gadis ke Polisi | Bupati Agam hingga Jerinx Jadi Tersangka

Regional
Pasutri Ini 'Sulap' Karung Goni Bekas Jadi Tas dan Dompet, Omzetnya Jutaan Rupiah

Pasutri Ini "Sulap" Karung Goni Bekas Jadi Tas dan Dompet, Omzetnya Jutaan Rupiah

Regional
Kisah Para Korban Teror Bom yang 'Dilupakan' Negara, Diusir dari Kontrakan dan Menanggung Utang

Kisah Para Korban Teror Bom yang "Dilupakan" Negara, Diusir dari Kontrakan dan Menanggung Utang

Regional
Menyoal Corona di Purwokerto, 16 Pedagang hingga 12 Karyawan Bank Terpapar Covid-19

Menyoal Corona di Purwokerto, 16 Pedagang hingga 12 Karyawan Bank Terpapar Covid-19

Regional
Lolos dari Pengawasan, Tiga Bocah Tewas Tenggelam di Waduk

Lolos dari Pengawasan, Tiga Bocah Tewas Tenggelam di Waduk

Regional
'Kita Tidak Mungkin Membalas Kematian Anak Kita, Saya Minta Pelakunya Ditangkap...'

"Kita Tidak Mungkin Membalas Kematian Anak Kita, Saya Minta Pelakunya Ditangkap..."

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X