Bencana Longsor Terjang Cianjur, Ratusan Jiwa Mengungsi

Kompas.com - 23/03/2020, 06:19 WIB
Bencana tanah longsor di wilayah Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Minggu (22/3/2020) mengakibatkan 20 rumah ambruk dan belasan lainnya rusak. KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMANBencana tanah longsor di wilayah Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Minggu (22/3/2020) mengakibatkan 20 rumah ambruk dan belasan lainnya rusak.

CIANJUR, KOMPAS.com – Ratusan warga diungsikan akibat bencana tanah longsor di wilayah Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Minggu (22/3/2020).

Warga korban longsor berasal dari empat kampung di Desa Karangnunggal, yakni Kampung Belendung, Pasarean, Munjul dan Cibule.

Salahseorang korban longsor, Suminar (40) menuturkan, saat ini, ia dan keluarganya ditampung di rumah kerabatnya, tak jauh dari lokasi bencana.

Karena itu, warga Kampung Belendung ini berharap bisa segera ditempatkan di lokasi pengungsian yang lebih aman.

“Untuk sementara di sini dulu. Meski tidak aman juga, karena khawatir bukitnya longsor lagi,” kata Suminar kepada Kompas.com, Minggu.

Baca juga: 20 Rumah di Cianjur Hancur Diterjang Longsor

Sejauh ini, ia mengaku belum ada informasi terkait rencana penempatan (tempat pengungsian) warga yang menjadi korban longsor.

“Belum ada, hanya saja tadi ada dari pihak desa dan kecamatan yang sudah mendata,” ucapnya.

Ketua RT 006/004 Kampung Belendung Mohamad Iwan mengatakan, ada tujuh kepala keluarga di wilayahnya yang telah diungsikan setelah tempat tinggal mereka hancur diterjang longsor.

"Belum di kampung lainnya, juga ada beberapa rumah yang ambruk dan penghuninya telah diungsikan juga," kata Iwan.

Baca juga: Jalan Ambles di Cianjur, Satu Unit Minibus Terjebak

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perjalanan Kasus Yaidah, Dipingpong Urus Akta Kematian Anak dari Surabaya ke Jakarta hingga Tuai Reaksi Dirjen Dukcapil

Perjalanan Kasus Yaidah, Dipingpong Urus Akta Kematian Anak dari Surabaya ke Jakarta hingga Tuai Reaksi Dirjen Dukcapil

Regional
Berulang Tahun, Ganjar Dapat Kado Spesial dari Eks Napi Teroris, Isinya...

Berulang Tahun, Ganjar Dapat Kado Spesial dari Eks Napi Teroris, Isinya...

Regional
BPBD Cianjur: Jika Hujan Deras 2 Jam, Warga Dekat DAS Siap-siap Mengungsi

BPBD Cianjur: Jika Hujan Deras 2 Jam, Warga Dekat DAS Siap-siap Mengungsi

Regional
Uang Rp 1 Miliar Hilang Misterius, Nasabah Ungkap Keanehan yang Dilakukan Bank

Uang Rp 1 Miliar Hilang Misterius, Nasabah Ungkap Keanehan yang Dilakukan Bank

Regional
Waspadai, Titik Rawan Kemacetan di Puncak Bogor Selama Libur Panjang

Waspadai, Titik Rawan Kemacetan di Puncak Bogor Selama Libur Panjang

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Kembali Jadi Tersangka | IRT Gugat Gugus Tugas dan RSUD

[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Kembali Jadi Tersangka | IRT Gugat Gugus Tugas dan RSUD

Regional
Menyoal Sindikat Penyelundupan 99 Orang Rohingya di Aceh, Kapal Rusak Saat Dijemput di Tengah Laut

Menyoal Sindikat Penyelundupan 99 Orang Rohingya di Aceh, Kapal Rusak Saat Dijemput di Tengah Laut

Regional
Misteri Mayat Lelaki di Tumpukan Sampah, Tangan Terikat ke Belakang, Ditemukan Pemulung

Misteri Mayat Lelaki di Tumpukan Sampah, Tangan Terikat ke Belakang, Ditemukan Pemulung

Regional
Uang Kiriman Orangtua Menipis, Lulusan SMK Ini Malah Begal Sopir Taksi 'Online'

Uang Kiriman Orangtua Menipis, Lulusan SMK Ini Malah Begal Sopir Taksi "Online"

Regional
Buron Selama 8 Bulan, Pembunuh Wanita Pemandu Lagu Tertangkap

Buron Selama 8 Bulan, Pembunuh Wanita Pemandu Lagu Tertangkap

Regional
Dua Kakak Kandung Pembunuh Gadis 16 Tahun di Bantaeng Dituntut 12 Tahun dan 6 Tahun Penjara

Dua Kakak Kandung Pembunuh Gadis 16 Tahun di Bantaeng Dituntut 12 Tahun dan 6 Tahun Penjara

Regional
Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Jalan Raya, Diduga Korban Tabrak Lari

Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Jalan Raya, Diduga Korban Tabrak Lari

Regional
Jalan Ambles Terjadi di Lintas Penghubung Riau dan Sumbar

Jalan Ambles Terjadi di Lintas Penghubung Riau dan Sumbar

Regional
Pengibaran 1000 Bendera Merah Putih di Hari Sumpah Pemuda, Merawat Perbedaan

Pengibaran 1000 Bendera Merah Putih di Hari Sumpah Pemuda, Merawat Perbedaan

Regional
Kemunculan Binatang yang Dikira Beruang Membuat Heboh Warga di Agam

Kemunculan Binatang yang Dikira Beruang Membuat Heboh Warga di Agam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X