Kompas.com - 20/03/2020, 10:53 WIB
Pemkot Surabaya bekerja sama dengan Institut Teknologi (IT) Telkom Surabaya untuk mengembangkan bilik sterilisasi atau sterillization chamber sebagai salah satu solusi efektif untuk menekan laju penyebaran virus corona atau Covid-19 di Surabaya. Dokumen Institut Teknologi Telkom SurabayaPemkot Surabaya bekerja sama dengan Institut Teknologi (IT) Telkom Surabaya untuk mengembangkan bilik sterilisasi atau sterillization chamber sebagai salah satu solusi efektif untuk menekan laju penyebaran virus corona atau Covid-19 di Surabaya.

KOMPAS.com - Institut Teknologi (IT) Telkom Surabaya telah memperlihatkan prototipe bilik sterilisasi virus corona yang diminta Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Rabu (18/3/2020).

Kepala Prodi Teknik Komputer IT Telkom Surabaya Helmi Widiyantara menjelaskan, bilik itu dilengkapi sebuah blower yang berisi cairan disinfektan dan bisa dimasuki satu orang secara bergiliran.

Nantinya, apabila alat ini sudah bisa diproduksi massal, setiap orang yang hendak mengunjungi fasilitas publik, rumah sakit, tempat keramaian, maupun menuju kantor-kantor pemerintah, harus lebih dulu masuk ke bilik sterilisasi tersebut.

Baca juga: Risma Minta IT Telkom Surabaya Buatkan Bilik Sterilisasi Virus Corona, Begini Cara Kerjanya

Sehingga, kuman maupun virus yang menempel di tubuh dan pakaian, bisa kembali steril setelah disemprotkan cairan disinfektan melalui blower yang ada di bilik.

"Sudah dibawa ke kediaman Bu Risma dan kemudian kita bawa lagi untuk disempurnakan," kata Helmi saat dihubungi, Kamis (19/3/2020).

Risma, kata Helmi, juga menurunkan staf ahli dan Dinas Kesehatan Pemkot Surabaya untuk ikut bekerjasama membantu pembuatan alat tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meski demikian, ia belum bisa memastikan kapan riset pembuatan bilik sterilisasi akan rampung. Sebab penelitian ini masih dalam skala percobaan awal.

"Untuk target kita tidak bisa memastikan atau tidak bisa bicara tentang target. Tapi yang jelas, sekecil apa pun beliau minta dilapori, termasuk yang dari model panel. Misalnya masuk ke rumah sakit dan sebagainya, sedang dipikirkan oleh Pak Rektor, tim kami sedang bekerja untuk itu," jelas Helmi.

Sebelum diproduksi massal, bilik sterilisasi ini juga akan dilakukan uji laboratorium untuk mengukur seberapa efektif alat tersebut membuat tubuh steril dan tidak mudah terpapar virus.

"Ini kan masih prototipe percobaan, ya skala penelitiannya. Itu tetap harus kita improvement dan juga kita sama Pak Rektor tadi akan dilakukan uji coba dan sebagainya," tutur Helmi.

"Jadi termasuk disinfektannya yang bagaimana, itu kita akan uji laboratorium. Jadi prosesnya masih tahap awal. Kita berharap bisa secepatnya, tapi kan paling tidak kita sudah mencoba," ujar dia lagi.

Baca juga: Bilik Sterilisasi Corona, Bentuk Perlawanan Risma dan IT Telkom Surabaya terhadap Covid-19

Sebelumnya diberitakan, Risma meminta IT Telkom Surabaya membuatkan sebuah bilik sterilisasi untuk melawan virus corona.

Seperti diketahui, dari data terbaru, ada sembilan orang positif terjangkit virus corona di Jawa Timur. (Kontributor Surabaya, Ghinan Salman)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.