Jumlah PDP Corona di Palembang Bertambah Jadi 4, Semua Pasien di Bawah 60 Tahun

Kompas.com - 19/03/2020, 18:58 WIB
Petugas Rumah Sakit Umum Moehamad Hoesin (RSMH) Palembang menyiapkan ruangan isolasi tekanan rendah di salah satu bagian RSMH Palembang, Sumsel, Senin (27/1/2020). Rumah Sakit Moehamad Hoesin menyediakan dua ruang isolasi bertekanan rendah dengan 30 orang petugas siaga sebagai bentuk kesiapan menangani Wabah virus corona. ANTARA FOTO/Feny Selly/foc. ANTARA FOTO/FENY SELLYPetugas Rumah Sakit Umum Moehamad Hoesin (RSMH) Palembang menyiapkan ruangan isolasi tekanan rendah di salah satu bagian RSMH Palembang, Sumsel, Senin (27/1/2020). Rumah Sakit Moehamad Hoesin menyediakan dua ruang isolasi bertekanan rendah dengan 30 orang petugas siaga sebagai bentuk kesiapan menangani Wabah virus corona. ANTARA FOTO/Feny Selly/foc.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) corona atau PDP Covid-19 di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) bertambah menjadi empat orang.

Sebelumnya, tiga orang telah lebih dulu dirawat di ruang isolasi, yakni perempuan berusia 13 tahun asal kota Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, laki-laki berusia 30 tahun warga Pakjo, Palembang dan Laki-laki 40 tahun asal Jakarta.

Kepala Seksi Surveillance Imunisasi Dinas Kesehatan Sumatera Selatan, Yusri mengatakan, satu pasien yang baru masuk tersebut inisial JS (54) yang merupakan warga Palembang.

JS menurut Yusri baru melakukan perjalanan dari Jakarta dan mengalami gejala batuk dan demam tinggi sehingga harus menjalani perawatan di ruang isolasi Rumah Sakit Muhammad Hoesin (RSMH) Palembang.

"Untuk kondisinya saya belum monitor, karena masih rapat. Jumlah PDP bertambah empat orang untuk hari ini,"kata Yusri saat dikonfirmasi melalui telepon, Kamis (19/3/2020).

Baca juga: 3 Baut Balok Penyangga Lepas, Jembatan Musi II Palembang Ditutup Sementara

Pengiriman sampel sedikit terhambat

Yusri menerangkan, sampel spesimen JS telah diambil untuk dilakukan uji laboratorium di Balitbangkes Jakarta, guna memastikan apakah ia terkena virus corona atau tidak.

"Kemungkinan besok baru bisa dikirim (sampel spesimen), karena pengiriman sekarang sedikit sulit,"jelasnya.

Sementara itu, untuk tiga pasien PDP yang telah menjalani perawatan di ruang isolasi, hasil spesimen mereka akan keluar pada dua hari lagi dan akan diumumkan oleh tim Satgas Covid-19 Provinsi Sumsel.

"Nanti akan diumumkan bersamaan, sekarang tidak boleh lagi diumumkan satu-satu,"ujarnya.

Sejauh ini, jumlah PDP di Sumatera Selatan sebanyak empat orang. Kemudian, jumlah Orang Dalam Pantauan (ODP) sebanyak 82 orang.

Baca juga: Cegah Corona, Sejumlah Rumah Sakit di Palembang Hapus Jam Besuk Pasien

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X