Kompas.com - 19/03/2020, 16:32 WIB
Gubernur Kaltim Isran Noor (tengah) didampingi Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi (kanan) dan Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang (kiri) saat memberi keterangan pers di Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, Rabu (18/3/2020). KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONGubernur Kaltim Isran Noor (tengah) didampingi Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi (kanan) dan Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang (kiri) saat memberi keterangan pers di Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, Rabu (18/3/2020).

SAMARINDA, KOMPAS.com - Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) setelah ada satu warga Samarinda yang positif corona.

Atas keputusan tersebut, Isran mengatakan telah membentuk Gugus Tugas Fokus Corona yang dikoordinir oleh Dinas Kesehatan Kalimantan Timur.

Nantinya, semua informasi perkembangan kasus virus corona disampaikan Dinas Kesehatan Kalimantan Timur.

"Kita tetapkan Kaltim KLB setelah ada warga yang positif. Kita menunjuk Dinkes Kaltim jadi jubir memberikan informasi secara berkala perkembangan virus corona yang terjadi di Kaltim," ungkap Isran saat memberi keterangan pers di Samarinda, Kamis (19/3/2020).

Baca juga: Pasien Positif Corona di Samarinda Sempat ke Jakarta dan Bontang

Selain itu, Isran menyatakan, Provinsi Kalimantan Timur sudah melakukan isolasi terbatas.

*****
Kompas.com menggalang dana untuk solidaritas terhadap kondisi minimnya alat pelindung diri dan keperluan lainnya di rumah sakit-rumah sakit di Indonesia, terutama di DKI Jakarta, terkait penanganan Covid-19. Mari tunjukkan solidaritas kita dan bantu rumah sakit-rumah sakit untuk memiliki perlengkapan memadai. Klik untuk donasi melalui Kitabisa di https://kitabisa.com/campaign/melawancoronavirus.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

*****

Semua kegiatan yang menimbulkan kerumunan dihentikan sementara.

"Jadi bukan lockdown ya. Hanya isolasi terbatas," tuturnya.

Selanjutnya, dengan penetapan KLB, maka APBD Kalimantan Timur akan direvisi untuk mengalokasikan anggaran penanganan virus corona.

Laporan Dinas Kesehatan Kalimantan Timur per Kamis (19/3/2020), selain satu pasien yang positif virus corona, ada 39 pasien dalam pengawasan (PDP).

Baca juga: Warga Samarinda yang Positif Corona Diduga Terinfeksi Saat Hadiri Seminar di Bogor

Pasien itu tersebar di Balikpapan, Samarinda, Bontang, Kutai Timur, Kutai Kartanegara dan Paser.

Saat ini Dinas Kesehatan Kalimantan Timur masih menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Kementerian Kesehatan untuk 27 pasien yang masih dalam perawatan.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebiasaan Baru Ganjar, Bagikan Beras dan Sembako Saat Kunjungan ke Luar Kota

Kebiasaan Baru Ganjar, Bagikan Beras dan Sembako Saat Kunjungan ke Luar Kota

Regional
Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Regional
Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Regional
11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

Regional
Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X