Bandara Internasional Lombok Disemprot Cairan Disinfektan

Kompas.com - 17/03/2020, 11:15 WIB
Suasana penyemprotan Disinfektan di area Bandara Internasional Lombok oleh yim Gegana unit Kimia Biologi dan Radioaktif KOMPAS.COM/IDHAM KHALIDSuasana penyemprotan Disinfektan di area Bandara Internasional Lombok oleh yim Gegana unit Kimia Biologi dan Radioaktif

LOMBOK TENGAH, KOMPAS.com - Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan kegiatan penyemprotan disinfektan di Bandara Internasional Lombok (BIL) guna mencegah penyebaran virus corona masuk ke wilayah NTB, Selasa (17/3/2020).

"Saat ini, sesuai dengan yang dirasakan masyarakat masalah wabah corona, dan kami membantu untuk kegiatan antisipasi, saat ini kami lakukan di bandara," kata Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda NTB Kombes Pol Komaruz Zaman.

Baca juga: Kapal Pesiar Columbus Berlabuh di Gili Mas Lombok, Seluruh Penumpang Disebut Sehat

Adapun jumlah tim yang diterjunkan sebanyak 28 orang dari tim khusus unit satuan Gegana Kimia Biologi Radioaktif (KBR).

"Kami turunkan 28 personel dari unit KBR yang dibawa satuan Gegana Kimia Biologi Radioaktif," kata Komarus.

Saat tim melakukan penyemprotan Disinfektan di area Bandara Internasional LombokKOMPAS.COM/IDHAM KHALID Saat tim melakukan penyemprotan Disinfektan di area Bandara Internasional Lombok

Adapun kegiatan ini melakukan penyemprotan di berbagai fasilitas bandara seperti tempat duduk antrian penumpang, pegangan pintu, dan fasilitas lainnya.

Baca juga: Pemprov NTB Larang Kapal Viking Sun Berlabuh di Lombok Barat

Tim KBR juga akan melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah tempat dan fasilitas umum seperti di kampus, tempat ibadah, hingga ke tempat pariwisata seperti Gili.

Kegiatan penyemprotan disinfektan ini akan dilakukan selama dua pekan ke depan.

Selain dari tim KBR, sejumlah tim dari Kementerian Kesehatan Pelabuhan (KKP), Angkasa Pura dan TNI juga turut ikut melakukan penyemprotan di area Bandara Internasional Lombok.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Regional
Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Regional
Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Regional
Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Regional
Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Regional
Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Regional
Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Regional
Mahasiswa Kecewa Gubernur dan Wagub Kaltim Tak Bersikap Tolak UU Cipta Kerja

Mahasiswa Kecewa Gubernur dan Wagub Kaltim Tak Bersikap Tolak UU Cipta Kerja

Regional
Besok, Jenazah KH Abdullah Syukri Zarkasyi MA Dikebumikan di Pemakaman Keluarga

Besok, Jenazah KH Abdullah Syukri Zarkasyi MA Dikebumikan di Pemakaman Keluarga

Regional
Begini Respons Gugus Tugas Bone soal Emak-emak Berjoget di Pinggir Kolam Renang

Begini Respons Gugus Tugas Bone soal Emak-emak Berjoget di Pinggir Kolam Renang

Regional
Kronologi Tambang Batu Bara Ambles yang Tewaskan 11 Orang di Sumsel

Kronologi Tambang Batu Bara Ambles yang Tewaskan 11 Orang di Sumsel

Regional
Bawaslu Dalami Dugaan Campur Tangan Kadisdik Jatim di Pilkada Lamongan

Bawaslu Dalami Dugaan Campur Tangan Kadisdik Jatim di Pilkada Lamongan

Regional
Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Bayi 5 Bulan, Anak Kandungnya Sendiri

Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Bayi 5 Bulan, Anak Kandungnya Sendiri

Regional
Tambang Batu Bara Ilegal di Sumsel Ambles, 11 Orang Tewas

Tambang Batu Bara Ilegal di Sumsel Ambles, 11 Orang Tewas

Regional
Izin 5 Sektor Ini Harus Ditandatangani Bupati Jember, DPRD: Alasan Apa Pun Tidak Boleh

Izin 5 Sektor Ini Harus Ditandatangani Bupati Jember, DPRD: Alasan Apa Pun Tidak Boleh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X