RSDP Serang Isolasi Tiga PDP Corona, Satu Pasien Pulang Umrah

Kompas.com - 16/03/2020, 21:12 WIB
Ilustrasi rumah sakit. healthcareitnews.comIlustrasi rumah sakit.

SERANG, KOMPAS.com - Rumah Sakit Dradjat Prawiranegara (RSDP) Serang kembali melakukan isolasi terhadap tiga pasien dalama pemantauan (PDP) corona.

Satu di antaranya, adalah pasien laki-laki yang memiliki riwayat seminar di Kota Bogor yang diikuti oleh warga negara asing (WNA).

Humas RSDP Khaerul Anam, mengatakan, pasien tersebut masuk ruang isolasi pada 14 Maret 2020 malam.

"Ada keluhan demam, batuk dan sesak. Ada riwayat seminar di Bogor," kata Anam melalui pesan singkat WhatsApp, Senin (16/3/2020).

Setelah dua hari berada di ruang isolasi, kata dia, kondisi pasien berangsur membaik. Tes swab juga sudah dilakukan, tinggal menunggu hasil dari Litbangkes.

Baca juga: Pasien PDP Corona di RS Rotinsulu Bandung Bertambah Jadi 6 Orang

Pulang umrah

Sementara dua pasien lainnya, adalah seorang perempuan berusia 51 tahun.

PDP tersebut memiliki riwayat umrah dan memiliki keluhan demam, batuk serta mual.

Dan yang terakhir, adalah pasien rujukan dari RSKS Cilegon.

PDP berjenis dengan jenis kelamin laki-laki tersebut masuk ruang isolasi RSDP Senin (16/3/2020) siang.

Sebelumnya, RSDP juga mengisolasi dua PDP corona.

Namun setelah hasil tes swab keluar, keduanya diperbolehkan untuk meninggalkan rumah sakit lantaran negatif corona.

Baca juga: RSUP Wahidin Sudirohusodo Isolasi 8 Pasien PDP Virus Corona

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelempar Bom Molotov di Pegawai Pengadilan Tinggi Pura-pura Silaturahim Lebaran

Pelempar Bom Molotov di Pegawai Pengadilan Tinggi Pura-pura Silaturahim Lebaran

Regional
Polisi dan TNI Akan Dampingi dan Awasi 'New Normal' di Jabar Selama 14 Hari

Polisi dan TNI Akan Dampingi dan Awasi "New Normal" di Jabar Selama 14 Hari

Regional
2 Balita Tewas Terbakar di Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Halalbihalal, Orangtua Bekerja

2 Balita Tewas Terbakar di Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Halalbihalal, Orangtua Bekerja

Regional
UPDATE Corona Maluku 27 Mei: 188 Positif, 8 Meninggal, 34 Pasien Sembuh

UPDATE Corona Maluku 27 Mei: 188 Positif, 8 Meninggal, 34 Pasien Sembuh

Regional
Tepergok Istri Saat Perkosa Tetangga, Bapak 2 Anak Ditangkap Polisi

Tepergok Istri Saat Perkosa Tetangga, Bapak 2 Anak Ditangkap Polisi

Regional
UPDATE Corona Kalsel 27 Mei: 703 Pasien Positif, 71 Meninggal, 81 Sembuh

UPDATE Corona Kalsel 27 Mei: 703 Pasien Positif, 71 Meninggal, 81 Sembuh

Regional
Oknum TNI Adu Jotos dan Tembak Warga Sipil di Nunukan

Oknum TNI Adu Jotos dan Tembak Warga Sipil di Nunukan

Regional
'Genting Berjatuhan, Saya Mengangkat Lemari Kayu Demi Menyelamatkan Ayah'

"Genting Berjatuhan, Saya Mengangkat Lemari Kayu Demi Menyelamatkan Ayah"

Regional
14 Tahun Gempa Yogya, Gotong Royong Jadi Modal untuk Bangkit

14 Tahun Gempa Yogya, Gotong Royong Jadi Modal untuk Bangkit

Regional
Protes Pembagian BLT, Warga di Maluku Tengah Segel Kantor Desa

Protes Pembagian BLT, Warga di Maluku Tengah Segel Kantor Desa

Regional
Dilempar Bom Molotov, Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Tanjung Karang Terbakar

Dilempar Bom Molotov, Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Tanjung Karang Terbakar

Regional
Pembuat Petasan Tewas Kena Ledakan Mercon, Dua Anak Terluka

Pembuat Petasan Tewas Kena Ledakan Mercon, Dua Anak Terluka

Regional
Update Covid-19 Papua: Total 652 Kasus Positif, 800 Sampel Antre Diperiksa di Lab

Update Covid-19 Papua: Total 652 Kasus Positif, 800 Sampel Antre Diperiksa di Lab

Regional
Tersesat di Permukiman, Ambulans Pasien Covid-19 Diamuk Massa, Ini Kronologinya

Tersesat di Permukiman, Ambulans Pasien Covid-19 Diamuk Massa, Ini Kronologinya

Regional
Soal 'New Normal', Wali Kota Banjarmasin Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Soal "New Normal", Wali Kota Banjarmasin Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X