"Warga Kaget Saat Tahu Ada Potongan Tubuh Bayi Jadi Rebutan Anjing"

Kompas.com - 16/03/2020, 05:06 WIB
Aparat kepolisian di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan tengah menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi penemuan potongan tubuh manusia. Sabtu, (14/3/2020). KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T.Aparat kepolisian di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan tengah menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi penemuan potongan tubuh manusia. Sabtu, (14/3/2020).

KOMPAS.com - Warga Dusun Jene, Desa Lagaruda, Kecamatan SanroboneKabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, gempar setelah mengetahui ada bagian tubuh bayi jadi rebutan beberapa ekor anjing di pesisir pantai, Sabtu (15/3/2020).

"Banyak sekali anjing sepertinya ada yang diperebutkan dan ternyata potongan tubuh," kata Syamsiah (46), salah satu warga.

Hal senada juga diungkapkan warga lainnya, Ridwan Tete, saat ditemui Kompas.com pada hari Minggu (15/3/2020).

"Warga kaget kenapa ada potongan kaki jadi kami langsung lapor ke polisi," katanya.

Baca juga: Geger, Potongan Tubuh Bayi Diperebutkan Anjing di Takalar

Seperti diketahui, kejadian itu berawal saat Basuki (45), suami Syamsiah, melapor ke polisi telah menemukan potongan tubuh di halaman rumahnya.

Setelah menerima laporan itu, polisi segera menggelar olah tempat kejadian perkara.

Hasilnya, polisi mengamankan potongan tubuh berupa dua kaki, tangan kiri serta plasenta serta kaos berwarna putih.

Baca juga: Polisi: WNA yang Dievakuasi Petugas Pakai APK di Bali, Tewas Bukan karena Corona

"Memang betul telah terjadi penemuan potongan tubuh bayi di dua lokasi yang berbeda dan motif mau pun pelaku sementara dalam penyelidikan dan dugaan sementara bayi tersebut sengaja dibuang untuk menutupi aib," kata Kapolres Takalar AKBP Budi Wahyono, Minggu (15/3/2020).

Dari hasil penyelidikan sementara, baju kaus putih di lokasi kejadian diduga digunakan untuk membungkus potongan tubuh bayi itu.

"Diperkirakan digunakan membungkus potongan tubuh," kata Kasat Reskrim Polres Takalar Iptu Arham Gusdiar.

Polisi masih terus meminta keterangan saksi dan mengumpulkan bukti-bukti untuk menangkap pelaku. 

(Penulis: Kontributor Bone, Abdul Haq | Editor: Farid Assifa)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Khawatir Kesehatan Orangtua, TKI Parti Liyani Tak Pernah Beritahu Sedang Lawan Bos Bandara Changi

Khawatir Kesehatan Orangtua, TKI Parti Liyani Tak Pernah Beritahu Sedang Lawan Bos Bandara Changi

Regional
Beras Bansos Bercampur Plastik, Bupati Cianjur: Saya Benar-benar Malu

Beras Bansos Bercampur Plastik, Bupati Cianjur: Saya Benar-benar Malu

Regional
Ganjar Soal Konser Dangdut di Tegal: Kebangetan, Apalagi Dilakukan Pemimpin

Ganjar Soal Konser Dangdut di Tegal: Kebangetan, Apalagi Dilakukan Pemimpin

Regional
Kalap, Pria Ini Tusuk Selingkuhan Istrinya dengan Badik hingga Tewas

Kalap, Pria Ini Tusuk Selingkuhan Istrinya dengan Badik hingga Tewas

Regional
Cerita Pria yang Dituduh Mencuri, Ditahan dan Disiksa hingga Dihukum Secara Tidak Adil

Cerita Pria yang Dituduh Mencuri, Ditahan dan Disiksa hingga Dihukum Secara Tidak Adil

Regional
TKI Parti Liyani Menang Lawan Bos Bandara Changi, Keluarga: Kami Bersyukur kepada Allah

TKI Parti Liyani Menang Lawan Bos Bandara Changi, Keluarga: Kami Bersyukur kepada Allah

Regional
Fakta Meninggalnya Suami Bupati Bogor, Pengobatan Kanker Terhambat karena Pandemi Covid-19

Fakta Meninggalnya Suami Bupati Bogor, Pengobatan Kanker Terhambat karena Pandemi Covid-19

Regional
Bupati dan Wakilnya Sama-sama Ikut Pilkada Rembang, Ini Nomor Urutnya

Bupati dan Wakilnya Sama-sama Ikut Pilkada Rembang, Ini Nomor Urutnya

Regional
Sederet Fakta Konser Dangdut Hajatan Wakil Ketua DPRD Tegal, Ilegal dan Polisi Tak Berani Bubarkan

Sederet Fakta Konser Dangdut Hajatan Wakil Ketua DPRD Tegal, Ilegal dan Polisi Tak Berani Bubarkan

Regional
KontraS Tagih Janji Gubernur Sumut soal Penyelesaian Konflik Agraria

KontraS Tagih Janji Gubernur Sumut soal Penyelesaian Konflik Agraria

Regional
Pertamina Hulu Kaltim Klaster Baru Covid-19 di Balikpapan, 109 Pekerja Positif Corona

Pertamina Hulu Kaltim Klaster Baru Covid-19 di Balikpapan, 109 Pekerja Positif Corona

Regional
9 Mahasiswa Peserta Aksi Hari Tani Nasional di Makassar Ditahan, Ini Alasan Polisi

9 Mahasiswa Peserta Aksi Hari Tani Nasional di Makassar Ditahan, Ini Alasan Polisi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Polisi Relawan Meninggal karena Corana | Jefri Dibunuh gara-gara Judi Game Online

[POPULER NUSANTARA] Polisi Relawan Meninggal karena Corana | Jefri Dibunuh gara-gara Judi Game Online

Regional
Ajakan Makan Malam, Berakhir dengan Pembunuhan...

Ajakan Makan Malam, Berakhir dengan Pembunuhan...

Regional
Tertipu di Malaysia, Syamsuddin 8 Hari Jalan Kaki Menyusuri Hutan Krayan, Berbekal Air, Garam, dan Vetsin

Tertipu di Malaysia, Syamsuddin 8 Hari Jalan Kaki Menyusuri Hutan Krayan, Berbekal Air, Garam, dan Vetsin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X