Kompas.com - 13/03/2020, 15:36 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat berfoto bersama DPRD Jabar usai usai melakukan rapat koordinasi penanganan covid-19 di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Jumat (13/3/2020). KOMPAS.COM/DENDI RAMDHANIGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat berfoto bersama DPRD Jabar usai usai melakukan rapat koordinasi penanganan covid-19 di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Jumat (13/3/2020).

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyarankan agar laga kandang Persib Bandung melawan PSS Sleman digelar tanpa penonton.

Hal itu untuk mengantisipasi penyebaran wabah virus corona.

Meski begitu, ia masih akan membahas hal tersebut bersama kepolisian.

"Salah satu yang kami rekomendasi dan kami akan rapatkan dengan kepolisian. Belum bisa jawab sekarang, tapi kalau boleh menyarankan, potensi besar seperti itu dihindari," tutur Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil usai menggelar rapat koordinasi penanganan Covid-19 bersama DPRD Jabar di Gedung Sate, Bandung, Jumat (13/3/2020).

Baca juga: Ridwan Kamil Siapkan Rp 25 Miliar untuk Tangani Virus Corona

Menurut Emil, langkah antisipasi semacam itu tetap perlu dilakukan, mengingat penyebaran wabah virus corona di Indonesia terus bertambah.

Meskipun, jumlah kasus penderita Covid-19 di Indonesia tak sebanyak di Eropa.

"Bahkan, di liga besar Eropa, pertandingan tetap berlangsung tapi tanpa penonton, warga nobar di rumah masing-masing. Dalam satu, dua hari ini, akan kita ambil keputusan terbaik," kata Emil.

Menurut Emil, hal serupa juga berlaku untuk kegiatan yang banyak melibatkan masyarakat dalam skala besar seperti istigosah ataupun konser musik.

"Bukan hanya itu, karena istigosah banyak, pengajian banyak, ini sedang dikaji hari ini. Besok lusa ada cara-cara. Poin kita waspada tapi rasional," kata dia.

Baca juga: Salah Sasaran, 6 Pria Bunuh 1 Orang dalam Rebutan Lahan Parkir di Bandung

Emil tak menyangkal bahwa hal itu akan berdampak luas, khususnya pada sektor ekonomi.

Namun, menurut Ridwan Kamil, perlindungan masyarakat menjadi prioritas saat ini.

"Dan kita menghadapi bulan Ramadhan, di mana pergerakan orang semakin banyak, berkumpul semakin intens, itu juga menjadi sebuah kekhawatiran yang harus kita respons dengan cara yang terukur. Kesimpulannya, kita akan proaktif, tetap rasional, tetap waspada dan terukur," tutur Emil.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X