Tim BBKSDA Riau Bakar 9 Pondok Pembalak Liar di Kawasan Hutan Lindung

Kompas.com - 13/03/2020, 12:25 WIB
Tim BBKSDA Riau saat membakar pondok dan kayu olahan pelaku pembalak liar di SM Giam Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis, Riau, Rabu (11/3/2020). Dok. BBKSDA RiauTim BBKSDA Riau saat membakar pondok dan kayu olahan pelaku pembalak liar di SM Giam Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis, Riau, Rabu (11/3/2020).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau menemukan camp atau pondok tempat pelaku pembalakan liar di kawasan hutan lindung Suaka Margasatwa (SM) Giam Siak Kecil di Kabupaten Bengkalis.

Pondok tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar.

Kepala Bidang Wilayah II BBKSDA Riau Heru Sutmantoro menjelaskan, pondok pembalak liar ini ditemukan saat dilakukan patroli selama tiga hari di kawasan SM Giam Siak Kecil. 

Kegiatan dimulai pada Senin (9/3/2020) pagi. Awalnya, petugas mendapati 3 buah gerobak beserta 2 sepeda motor yang digunakan pelaku untuk mengangkut kayu olahan di hutan.

Dua hari berikutnya, tim melanjutkan perjalanan ke kawasan SM Giam Siak Kecil melalui akses PT BKM. Dilokasi Tim menemukan akses ilegal loging berupa jalur sepeda. 

"Setelah dilakukan penelusuran akses ilegal loging sejauh 19 kilometer, kami menemukan camp pelaku pembalakan liar sebanyak 9 pondok dilokasi yang berbeda,"  sebut Heru dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (13/3/2020).

Baca juga: Pohon Durian Hutan Berusia 70 Tahun Ditebang Pembalak Liar

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tak hanya itu, sambung dia, tim juga menemukan 10 kubik kayu olahan, 12 sepeda motor pengangkut kayu dan 1 unit mesin chainsaw.

Di lokasi tersebut petugas tidak menemukan pelaku. Heru menyebutkan bahwa pelaku sudah melarikan diri sebelum petugas tiba di lokasi.

Heru mengatakan, semua pondok dan sepeda motor pelaku dimusnahkan dengan cara cara dibakar, sedangka mesin chainsaw dibawa petugas sebagai barang bukti.

"Lokasi pemusnahan kami pastikan di tanah yang lembab. Kemudian kami menunggu api sampi padam sebelum meninggalkan lokasi," kata Heru.

Dia menambahkan, tindakan itu dilakukan supaya memberikan efek jera terhadap pelaku pembalak liar. Dengan tindakan itu, juga diharapkan kelestarian SM Giam Siak Kecil tetap terjaga.

Baca juga: 2 Pembalak Liar Ditangkap di Taman Wisata Alam Gunung Melintang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.