Buntut Pembacokan, Puluhan Orang Bersenjata Tajam Serang Eks Lokalisasi

Kompas.com - 11/03/2020, 17:55 WIB
Massa merusak wisna di eks lokalisasi Loa Hui, Jalan Kurnia Makmur, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir, Samarinda, Kaltim, Selasa (10/3/2020) malam. KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONMassa merusak wisna di eks lokalisasi Loa Hui, Jalan Kurnia Makmur, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir, Samarinda, Kaltim, Selasa (10/3/2020) malam.

SAMARINDA, KOMPAS.com – Puluhan orang tidak dikenal yang membawa senjata tajam datang ke eks lokalisasi Loa Hui, Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (10/3/2020) malam.

Mereka merusak semua tempat karaoke di lokasi itu.

Selain itu, dari 43 warung di eks lokalisasi itu, 31 di antaranya hancur dirusak.

Puluhan orang tak dikenal ini datang menggunakan lima mobil ke lokasi tersebut sekitar 23.00 WITA.

Baca juga: Cekcok di Lokasi Eks Lokalisasi, Seorang Pria Tewas Dibacok

Kejadian ini diduga buntut tewasnya seorang pemuda bernama Kamaruddin (34) yang dibacok di lokasi yang sama, beberapa jam sebelumnya, atau Selasa dini hari.

Kamaruddin mengalami luka bacok dileher. Sementara rekannya Kaharuddin Liwang (41) mengalami luka robek di punggung kiri dan lengan kanan.

Nyawa Kaharuddin masih tertolong setelah dilarikan ke Rumah Sakit Abdoel Moeis.

Kedua pria ini terlibat cekcok dengan beberapa pria lain saat sedang pesta minum keras di Wisma Mawar Indah, Selasa dini hari.

Baca juga: Bekas Lokalisasi Tanjung Batu Merah akan Diawasi Intelijen

Puluhan pemuda yang menyerang eks lokalisasi ini meminta agar polisi segera menangkap pelaku pembacokan tersebut.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Cadas Pangeran, Jalan Legendaris yang Menelan Korban Ribuan Jiwa

Kisah Cadas Pangeran, Jalan Legendaris yang Menelan Korban Ribuan Jiwa

Regional
Ikan-ikan Mati di Sungai Citarum, Ini Dugaan Penyebabnya

Ikan-ikan Mati di Sungai Citarum, Ini Dugaan Penyebabnya

Regional
Tenaga Medis RSUD Wonogiri Positif Covid-19 Bertambah 9, Total 60 Orang

Tenaga Medis RSUD Wonogiri Positif Covid-19 Bertambah 9, Total 60 Orang

Regional
Guru SMP di Jatim Meninggal Positif Covid-19, 67 Pegawai Rapid Test, Ini Hasilnya

Guru SMP di Jatim Meninggal Positif Covid-19, 67 Pegawai Rapid Test, Ini Hasilnya

Regional
RSUD AWS Samarinda Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19

RSUD AWS Samarinda Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19

Regional
[POPULER NUSANTARA] 12 Tahun Jadi Tentara Gadungan | Viral Prank Daging Isi Sampah

[POPULER NUSANTARA] 12 Tahun Jadi Tentara Gadungan | Viral Prank Daging Isi Sampah

Regional
Kisah Agus Berdayakan Korban PHK Saat Pandemi Lewat Wastafel Portabel

Kisah Agus Berdayakan Korban PHK Saat Pandemi Lewat Wastafel Portabel

Regional
Positif Corona, Gubernur Kepri Isdianto Minta Maaf

Positif Corona, Gubernur Kepri Isdianto Minta Maaf

Regional
Menghilang, Bos Arisan yang Tipu Ratusan Anggotanya Diminta Kooperatif

Menghilang, Bos Arisan yang Tipu Ratusan Anggotanya Diminta Kooperatif

Regional
15 Tahun Aisyah Terbaring di Kasur, Ibu: Saya Ingin Anak Saya Bisa Bicara dan Berjalan Seperti Lainnya

15 Tahun Aisyah Terbaring di Kasur, Ibu: Saya Ingin Anak Saya Bisa Bicara dan Berjalan Seperti Lainnya

Regional
Kasus Covid-19 di Yogya Melonjak, Sultan HB X Soroti Perilaku Masyarakat

Kasus Covid-19 di Yogya Melonjak, Sultan HB X Soroti Perilaku Masyarakat

Regional
'Tracing' Alumni Asal Kamboja, UGM Temukan 3 Orang Positif Covid-19

"Tracing" Alumni Asal Kamboja, UGM Temukan 3 Orang Positif Covid-19

Regional
Kronologi Dua Bocah Perempuan Hilang di Hutan, Pamit Cari Sagu, Sudah Sepekan Belum Ditemukan

Kronologi Dua Bocah Perempuan Hilang di Hutan, Pamit Cari Sagu, Sudah Sepekan Belum Ditemukan

Regional
10 Pegawai Kantor di Sukabumi Positif Covid-19

10 Pegawai Kantor di Sukabumi Positif Covid-19

Regional
4 Bulan Zona Hijau, Rokan Hilir Masuk Zona Merah Covid-19

4 Bulan Zona Hijau, Rokan Hilir Masuk Zona Merah Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X