Cegah Virus Corona, Dinkes Jatim Tambah Alat Thermal Scanner di Bandara dan Pelabuhan

Kompas.com - 02/03/2020, 23:16 WIB
Sejumlah petugas karantina kesehatan memeriksa penumpang di kedatangan terminal 2 Bandara Juanda Surabaya, Jawa Timur, Kamis (30/1/2020). Kantor Kesehatan Pelabuhan kelas 1 Surabaya wilayah kerja bandara Juanda meningkatkan kewaspadaan dengan memasang alat pendeteksi suhu tubuh (thermal scanner) dan menyiapkan Kapsul evakuasi atau isolation chamber untuk mengantisipasi masuknya virus corona baru yang berasal dari China ke wilayah Indonesia. ANTARA FOTO/Umarul Faruq/aww.
ANTARA FOTO/Umarul FaruqSejumlah petugas karantina kesehatan memeriksa penumpang di kedatangan terminal 2 Bandara Juanda Surabaya, Jawa Timur, Kamis (30/1/2020). Kantor Kesehatan Pelabuhan kelas 1 Surabaya wilayah kerja bandara Juanda meningkatkan kewaspadaan dengan memasang alat pendeteksi suhu tubuh (thermal scanner) dan menyiapkan Kapsul evakuasi atau isolation chamber untuk mengantisipasi masuknya virus corona baru yang berasal dari China ke wilayah Indonesia. ANTARA FOTO/Umarul Faruq/aww.

SURABAYA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur mempertimbangkan untuk menambah body thermal scanner di Bandar Udara Internasional Juanda dan Pelabuhan Tanjung Perak.

Di Bandara Juanda, pemasangan alat pengukur suhu tubuh itu hanya ada di pintu keluar masuk terminal 2 atau rute penerbangan internasional.

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur Herlin Ferliana mengatakan, dengan adanya dua warga asal Depok, Jawa Barat, yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona, pihaknya berencana memasang thermal scanner di pintu keluar masuk rute domestik Bandara Juanda.

Baca juga: Cara Dinkes Jatim agar Masyarakat Tak Panik dengan Merebaknya Virus Corona

"Untuk bandara dalam (rute domestik) ini masih didiskusikan dengan Kementerian Kesehatan, apakah masih perlu kami membuat thermal scanner," kata Herlin, saat dihubungi, Senin (2/3/2020) malam.

Di sisi lain, ia juga masih mendiskukan apakah thermal scanner itu juga perlu ditempatkan di stasiun kereta api dan terminal bus.

"Karena apa, nanti pertanyaanya sama, yang di kereta api bagaimana, yang naik bus gimana?" ujar dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemungkinan, untuk menambah thermal scanner di bandara, stasiun maupun terminal, menurut Herlin, masih dalam pengkajian.

Sebab, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, lanjut dia, tidak menginginkan warganya panik seiring merebaknya virus corona di berbagai negara termasuk Indonesia.

"Makanya ini sedang kami pertimbangkan nilai kemanfaatannya. Saya sudah berbicara dengan Ibu Gubernur, saya diminta konsultasi ke kementerian, safety behavior observation (SBO) yang paling pas itu seperti apa," kata dia.

Baca juga: Suhu Badan Panas, WN Jepang di Bali Diisolasi di Rumah Sakit

Ia pun meminta masyarakat Jatim untuk tidak risau mengenai ancaman virus corona tersebut.

Dinkes Jatim akan terus meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus mematikan itu.

"Masyarakat harus tetap waspada, tapi tidak panik. Sekarang kami sedang memformulasikan itu (antisipasi virus corona) di Jawa Timur," ujar Herlin.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X