Kompas.com - 02/03/2020, 22:03 WIB
Seorang pengunjung tengah mengenakan masker di RS Dr. Hafiz Cianjur, Jawa Barat. Di rumah sakit ini, seorang pasien diduga suspect virus corona tengah diisolasi di ruangan khusus. KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMANSeorang pengunjung tengah mengenakan masker di RS Dr. Hafiz Cianjur, Jawa Barat. Di rumah sakit ini, seorang pasien diduga suspect virus corona tengah diisolasi di ruangan khusus.

CIANJUR, KOMPAS.com - Rumah Sakit Dr Hafiz (RSDH) Cianjur, Jawa Barat, menangani seorang pasien yang diduga suspect virus corona atau Covid-19, Senin (2/3/2020).

Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur membenarkan adanya informasi terkait seorang pasien yang sedang dirawat di rumah sakit tersebut, dan diduga suspect corona.

“Iya benar. Kita mendapat telepon dari tim dokter yang mengabari adanya kasus ini. Kita langsung ke sini untuk mengecek. Kita juga sudah lihat pasiennya,” kata Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Cianjur Asep Helmiono kepada Kompas.com di RSDH Cianjur, Senin (2/3/2020) malam.

Baca juga: Banten Waspada Corona, 28 Orang Dipantau dan 26 di Antaranya Sembuh

Disebutkan, kondisi pasien sendiri sedang dalam pengawasan ketat di ruang isolasi rumah sakit.

“Namun, masih suspect, ya. Semoga saja hasil pemeriksaannya negatif. Malam ini juga rencana akan dirujuk rujuk ke Bandung (RS Hasan Sadikin) untuk menjalani observasi,” ujar dia.

Kendati begitu, berdasarkan keterangan dari pihak keluarga pasien, suspect tersebut punya riwayat baru saja bepergian dari luar negeri, tepatnya dari Malaysia.

“Sebenarnya yang bersangkutan ini bukan warga Cianjur. Warga luar kota yang kebetulan sedang berkunjung ke kerabatnya di sini. Namun, tiba-tiba sakit, dan kondisinya drop dengan cepat,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan, pasien suspect virus corona tersebut berjenis kelamin laki-laki. Usianya sekitar 50 tahun.

“Informasi lebih detilnya nanti akan disampaikan oleh pihak rumah sakit,” ucapnya.

Baca juga: 10 Warga Jatim Sempat Diperiksa Terkait Virus Corona, Hasilnya Negatif

Sementara itu, tim dokter maupun pihak manajemen RSDH Cianjur belum bersedia memberikan keterangan terkait kasus pasien suspect corona ini.

Mereka mengaku masih akan melakukan komunikasi dan kordinasi dengan para pihak terkait, sebelum memberikan pernyataan resmi kepada media.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X