Siswi SMA Jadi Korban Tewas Kesembilan akibat DBD di Sikka

Kompas.com - 28/02/2020, 15:01 WIB
Foto : Suasana saat jenasah Maria Florida Lani Gigo (16) dimasukkan ke dalam peti, di ruang jenasah RSUD Tc. Hillers Maumere, Kabupaten Sikka, NTT, Jumat (28/2/2020) dini hari. KOMPAS.COM/NANSIANUS TARISFoto : Suasana saat jenasah Maria Florida Lani Gigo (16) dimasukkan ke dalam peti, di ruang jenasah RSUD Tc. Hillers Maumere, Kabupaten Sikka, NTT, Jumat (28/2/2020) dini hari.

MAUMERE, KOMPAS.com - Kasus demam berdarah dengue (DBD) kembali merenggut nyawa di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Korban terakhir adalah siswi kelas X di salah satu SMA Negeri di Maumere.

Korban bernama Maria Florida Lani Gigo (15) menjadi korban tewas kesembilan.

Ia berasal dari Dea Parabubu, Kecamatan Mego, Kabupaten Sikka.

Baca juga: DBD Kali Kedua Bisa Lebih Parah? Ini Penjelasan Ahli

Maria meninggal dunia di RSUD Tc. Hillers Maumere, pada Kamis (27/2/2020) malam.

Moses Noe, Ayah kandung korban mengungkapkan, anaknya itu masuk rumah sakit pada rabu lalu.

Maria diantar oleh salah seorang teman kosnya.  

“Pas saya ke sini, temannya sudah antar ke rumah sakit. Saya dapat informasi kemarin jam 17.00 sore,” ujar Mose saat ditemui di rumah sakit, Jumat (28/2/2020).

Baca juga: KLB DBD Diperpanjang, RSUD Maumere Kekurangan Dokter dan Ruangan

Moses mengatakan, anaknya itu meninggal karena diserang DBD.

Maria Yonina Ndau, teman kos korban menuturkan, pada Senin lalu, Florida sempat pergi ke sekolah.

Namun, di sekolah ia merasa demam dan izin pulang.

“Pas saya pulang sekolah, saya cek badannya panas, mata merah, mata dan telinga merah. Akhirnya kami antar dia ke rumah sakit pada Rabu sore. Kaget dia meninggal tadi malam,” tutur Maria Yonina dengan wajah sedih.

Baca juga: Bocah 7 Tahun Jadi Korban Kedelapan DBD di Sikka

Sebelumnya, DBD merenggut nyawa bocah berusia 7 tahun asal Desa Watu Gong, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, NTT.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka Petrus Herlemus mengatakan, bocah yang meninggal itu bernama Imelda Senhora Marin (7).

Anak itu sempat dirawat inap, namun kemudian meninggal pada Kamis pukul 16.00 WITA.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Regional
BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

Regional
Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Regional
Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Regional
Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Regional
Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Regional
Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Regional
BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

Regional
Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Regional
PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

Regional
Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Regional
Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Regional
Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Regional
Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Regional
Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X