Polisi Tangkap Pelaku Penipuan Bekedok Jual Beli HP di Aceh

Kompas.com - 27/02/2020, 18:02 WIB
Ilustrasi penangkapan Think StockIlustrasi penangkapan

ACEH UTARA, KOMPAS.com – Polisi menangkap FR (20), warga Desa Teumpok Baroh, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Aceh, atas kasus penipuan dengan modus kerjasama bisnis handphone.

Wakil Kepala Polisi Resort Polres Lhokseumawe Kompol Ahzan menyebutkan, FR beraksi bersama tiga pelaku lainnya yang kini mendekam di rumah tahanan sejumlah daerah di Indonesia.

Ketiga pelaku lainnya yaitu FY (34) dan MW (27) di LP Simalungun Sumatera Utara, serta NN (19) di Rumah Tahanan Wanita Tanjung Gusta Medan, Sumut.

“Empat orang ini berkomunikasi lewat handphone. FR ini bertugas mengambil uang setelah ditransfer korban. MW ini bertugas mencari korban. Sedangkan NN dan FY ini berpura-pura memesan handphone pada korban,” kata Ahzan dalam konferensi pers di Mapolres Lhokseumawe, Kamis (27/2/2020).

Baca juga: Tersangka Pelaku Penipuan Bank Garansi Senilai Rp 30 Miliar Ditangkap

Dia menjelaskan, awalnya MW mengajak korban berinisial T, warga Lhokseumawe kerja sama jual-beli handphone.

Dalam aksinya, MW mengaku sebagai Fadli, tetangga korban.

Dia pun meyakinkan T terkait jual-beli handphone yang sangat menguntungkan.

Kemudian, NN dan FY menghubungi korban dan memesan handphone dengan merk tertentu. Setelah menerima pesanan itu, korban menghubungi MW untuk dibelikan handphone.

“MW meminta uang dikirim, setelah uang masuk ke rekening. Maka MW akan mengirim handphone ke korban, seterusnya korban bisa menjual handphone itu pada pembeli,” sebutnya.

Baca juga: Tersangka Pelaku Penipuan Bank Garansi Senilai Rp 30 Miliar Ditangkap

Korban sempat mengirim uang sebanyak tiga kali masing-masing Rp 15 juta, Rp 19 juta dan Rp 5 juta.

Namun, belakangan korban sadar, barang yang dipesan tak pernah dikirimkan.

“Lalu korban melapor ke polisi. Setelah kita selidiki kita tangkap satu di Bireuen. Tiga lainnya memang masih menjadi narapidana dan ditahan di sejumlah rumah tahanan negara di Indonesia,” kata Ahzan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan polisi, pelaku mengaku telah menipu tiga orang sejak tahun 2017.

“Pelaku yang kita tangkap ini mengaku korbannya ada tiga orang yaitu warga Bireuen, Langsa dan Lhokseumawe. Kini dia kita tahan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” imbuhnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Liburkan Sekolah Saat Wabah Corona, Kini Wali Kota Prabumulih Minta Siswa Belajar di Rumah

Tak Liburkan Sekolah Saat Wabah Corona, Kini Wali Kota Prabumulih Minta Siswa Belajar di Rumah

Regional
Siswi SMP di OKU yang Dibunuh dan Diperkosa Dimakamkan, Kepsek : Murid Pendiam dan Rajin

Siswi SMP di OKU yang Dibunuh dan Diperkosa Dimakamkan, Kepsek : Murid Pendiam dan Rajin

Regional
Warga Bantul Positif Virus Corona Meninggal Dunia

Warga Bantul Positif Virus Corona Meninggal Dunia

Regional
Jual Cincin Emas, Wanita di Aceh Sumbangkan Masker dan Hand Sanitizer ke Driver Ojol

Jual Cincin Emas, Wanita di Aceh Sumbangkan Masker dan Hand Sanitizer ke Driver Ojol

Regional
Siswi SD Dicabuli di Bukit Cinta Kupang oleh Kenalan dari Medsos

Siswi SD Dicabuli di Bukit Cinta Kupang oleh Kenalan dari Medsos

Regional
Kisah PDP Hamil di Padang Sidempuan, Sempat 'Live' Facebook dan Meninggal di Perjalanan Rujuk ke Medan

Kisah PDP Hamil di Padang Sidempuan, Sempat "Live" Facebook dan Meninggal di Perjalanan Rujuk ke Medan

Regional
Sembuh dari Virus Corona, Kajari Bantul Sampaikan Permintaan Maaf

Sembuh dari Virus Corona, Kajari Bantul Sampaikan Permintaan Maaf

Regional
Sebelum Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Orangtua Siswi SMP Sempat Curiga dan Khawatir

Sebelum Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Orangtua Siswi SMP Sempat Curiga dan Khawatir

Regional
Bantu Penangan Corona, Singapura Berikan Bantuan 20.000 Test Kit ke Batam

Bantu Penangan Corona, Singapura Berikan Bantuan 20.000 Test Kit ke Batam

Regional
Wali Kota Salatiga Umumkan Pasien PDP Corona Meninggal

Wali Kota Salatiga Umumkan Pasien PDP Corona Meninggal

Regional
Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Berikut Ini Penjelasan Pihak Sekolah

Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Berikut Ini Penjelasan Pihak Sekolah

Regional
Beredar Video Warga Menolak Didata Petugas untuk Karantina Mandiri, Wali Kota Solo: Tidak Boleh Marah-marah

Beredar Video Warga Menolak Didata Petugas untuk Karantina Mandiri, Wali Kota Solo: Tidak Boleh Marah-marah

Regional
Cinta Bertepuk Sebelah Tangan Sang Pembina Pramuka Berujung Pembunuhan, Berawal dari Pesan Facebook

Cinta Bertepuk Sebelah Tangan Sang Pembina Pramuka Berujung Pembunuhan, Berawal dari Pesan Facebook

Regional
Lagi, Pasien PDP Virus Corona di Kota Tegal Meninggal Dunia

Lagi, Pasien PDP Virus Corona di Kota Tegal Meninggal Dunia

Regional
Longsor di Tanah Datar, Dua Warga Hilang dan Empat Rumah Rusak Berat

Longsor di Tanah Datar, Dua Warga Hilang dan Empat Rumah Rusak Berat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X