Dicakar, Ibu Rumah Tangga Laporkan Balik Nenek Pemulung yang Ia Tuduh Penculik Anak

Kompas.com - 26/02/2020, 16:26 WIB
Gita Mandasari didampingi kuasa hukum melaporkan nenek Irawati atas dugaan penganiayaan. IRT Lapor Balik Pemulung Irawati ke Mapolresta, Video Dugaan Perundungan Sempat Viral di Medsos. Tribunlampung.co.idGita Mandasari didampingi kuasa hukum melaporkan nenek Irawati atas dugaan penganiayaan. IRT Lapor Balik Pemulung Irawati ke Mapolresta, Video Dugaan Perundungan Sempat Viral di Medsos.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Gita Mandasari (35) warga Kampung Sawah Brebes, Tanjungkarang Timur melaporkan balik nenek Irawati ke Mapolresta Bandar Lampung pada Senin (24/2/2020).

Nenek Irawati adalah pemulung yang sempat viral karena dituduh menculik anak oleh Gita pada Rabu (12/2/2020) sekitar pukul 15.30 WIB di Jalan Pangeran Antasari, Bandar Lampung.

Gita melapor ke polisi terkait dugaan penganiyaaan yang dilakukan nenek Irawati. Dia menyebut nenak Irawati telah mencakar tangan Gita.

"Dia (Irawati) yang mencakar tangan saya duluan. Karung yang isinya besi, juga dikibaskan ke kaki saya," ujar Gita, usai memberikan keterangan di Unit PPA Polresta Bandar Lampung.

Baca juga: Dituduh Menculik Anak, Nenek Pemulung: Untuk Apa, Hidup Saya Sendiri Sudah Susah

Gita juga mengatakan ia sempat diludahi oleh nenek Irawati.

“Saya yang diserang duluan. Padahal, niat saya baik mau antar pulang, tapi sambutan ibu itu ke saya lain," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk melengkapi laporan, Gita mendatangkan tiga orang saksi dan lampiran bukti visum.

Sementara itu kuasa hukum Gita, Berly Yudiansah mengatakan sebelum Gita membuat laporan pada polisi, pihaknya lebuh dulu mengupayakan damai secara kekeluargaan.

Namun tidak ada sepakat antara kedua belah pihak hingga Gita memilih ke jalur hukum.

Baca juga: Tak Terima Disebut Penculik Anak, Nenek Pemulung Laporkan Ibu Rumah Tangga ke Polisi

"Sudah (upaya mediasi), kami datang ke kuasa hukum Irawati Jumat kemarin secara kekeluargaan. Tapi ada beberapa hal yang intinya mereka menolak upaya ini," jelasnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Regional
Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Regional
Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Regional
PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Strategi Khusus Pemkot Madiun Tangani Covid-19

PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Strategi Khusus Pemkot Madiun Tangani Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X