Tak Terima Disebut Penculik Anak, Nenek Pemulung Laporkan Ibu Rumah Tangga ke Polisi

Kompas.com - 19/02/2020, 15:16 WIB
Nenek Irawati didampingi kerabat dan penasihat hukumnya saat melapor ke Polda Lampung, Senin (17/2/2020) malam. 

Tribun LampungNenek Irawati didampingi kerabat dan penasihat hukumnya saat melapor ke Polda Lampung, Senin (17/2/2020) malam.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Nenek Irawati (55) seorang pemulung melaporkan Gita Mandasari (35) ibu rumah tanggal asal Bandar Lampumg ke polisi karena telah menuduhnya menculik anak.

Irawati melapor ke Polda Lampung, Senin (17/2/2020).

Gita menuduh nenek Irawati menculik anak pada Rabu (12/2/2020) di Jalan Dosomukao, Gang Ikhlas, Kampung Sawah Brebes, Tanjung Karang Timur, Bandar Lampung.

Tak hanya menuduh Irawati sebagai penculik anak. Gita Mandasari juga menampar Irawati. Peristiwa tersebut direkam oleh warga sekitar dan videonya viral di media sosial.

Dilansir dari Tribun Lampung, Irawati mengaku melapor ke Polda Lampung karena tidak ada iktikad baik dari Gita.

Baca juga: Viral Pemulung Dituduh Culik Anak, Sempat Ditampar, Ini Penjelasannya

Ia membawa masalah tersebut ke ranah hukum agar namanya bisa direhabilitasi.

"Setelah kejadian, Nenek Irawati trauma, gak bisa lihat orang banyak dan liat pintu terbuka," kata Kartini yang mewakili Irawati di Mapolda Lampung.

Kartini mengaku baru tahu Irawati menjadi korban perundungan setelah melihat video di Youtube.

"Saya tahu liat dari Youtube anak saya. Pagi-pagi saya langsung bertindak," tegasnya.

Baca juga: Cemburu, Pria Ini Nekat Culik Anak Tiri dan Minta Tebusan Rp 100 Juta ke Istrinya

Kartini menuturkan, pihaknya melaporkan ke polisi karena tidak ada iktikad baik dari pihak Gita Mandasari.

"Yang bersangkutan tidak ada iktikad baik kepada Nenek. Jadi kami minta keadilan untuk membersikan nama dia (Surawarti)," tegasnya.

Hal senada juga diungkapkan M Ali, kuasa hukum dari BMW and Partner yang mendampingi Irawati. Ia mengatakan, pihaknya melaporkan Gita ke polisi atas dugaan fitnah dan penganiayaan.

"Ini atas tindak pidana fitnah dan penganiayaan," tegasnya.

Saat dikonfirmasi, Plt Kasubdit 3 Ditreskrimum Polda Lanpung Kompol Yustam belum berkomentar banyak.

"Nanti dulu, masih proses," kata Yustam dilansir dari Tribun Lampung.

Baca juga: Polisi Tahan Penyebar Hoaks Penculikan Anak di Singkawang

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X