Tiga Siswi SMP Dilarikan ke Puskesmas Usai Minum Sirup Lemon

Kompas.com - 26/02/2020, 12:53 WIB
Tiga siswa SMP Negeri 15 Ambon mendapat perawatan di Puskesmas Rumah Tiga. Ambon karena diduga keracunan usai meminum sirup lemon di sekolah mereka, Selasa (25/2/2020) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYTiga siswa SMP Negeri 15 Ambon mendapat perawatan di Puskesmas Rumah Tiga. Ambon karena diduga keracunan usai meminum sirup lemon di sekolah mereka, Selasa (25/2/2020)

AMBON, KOMPAS.com - Tiga siswi SMP Negeri 15 Ambon dilarikan ke puskesmas terdekat setelah mengalami muntah-muntah usai meminum sirup lemon.

Sirup tersebut dibeli dari pedagang di lingkungan sekolah pada Selasa (25/2/2020) siang.

Dari hasil pemeriksaan di Puskesmas, diduga ketiga siswa tersebut muntah-muntah karena keracunan sirup lemon yang mereka minum di sekolah.

“Tiga siswa SMP Negeri 15 Ambon yang dilarikan ke Puskesmas itu karena diduga keracunan sirup lemon,” kata Kepala Sub Bagian Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Iptu Julkisno Kaisupy kepada Kompas.com, Selasa.  

Baca juga: Terungkap Misteri Bocah SD yang Tewas di Tepi Hutan Mojokerto

Menurut Julkisno, segera setelah pihaknya mendapatkan laporan kejadian itu, polisi langsung mendatangi sekolah tersebut untuk mengambil sampel sirup lemon yang dikonsumsi ketiga siswa dan juga sirup lemon yang dijual pedagang.

Selain mengambil sampel sirup lemon, polisi yang datang ke sekolah tersebut juga ikut mengamankan penjual sirup yang diketahui berinisial MTT.

Selanjutnya, pedagang tersebut diperiksa oleh polisi.

“Sampel sirup telah kita amnkan, begitu pun pedagang yang menjual sirup telah kita amankan untuk dimintai keterangannya,” kata Julkisno.

Baca juga: Fakta di Balik Video Viral Kakek Ditandu 6 Kilometer untuk Berobat

Terkait kejadian itu, Julkisno mengimbau kepada pihak sekolah agar lebih waspada terhadap keamanan jajajan siswa di lingkungan sekolah.

Pihak sekolah harus lebih meningkatkan pengawasan terhadap para pedagang yang menjual makanan dan minuman bagi para siswa di sekolah.

“Ini untuk menghindari hal-hal seperti begini (keracunan), jadi sekolah harus memastikan jajanan di sekolah itu aman bagi para siswa,” kata dia.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X