Fakta di Balik Video Viral Kakek Ditandu 6 Kilometer untuk Berobat

Kompas.com - 26/02/2020, 11:34 WIB
Tangkapan layar saat beberapa orang menandu Mbah Warjin, warga Dusun Rapahombo, Desa Klitih, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Mbah Warjin yang sedang sakit ditandu sejauh 6 kilometer untuk berobat ke rumah sakit. KOMPAS.COM/HANDOUTTangkapan layar saat beberapa orang menandu Mbah Warjin, warga Dusun Rapahombo, Desa Klitih, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Mbah Warjin yang sedang sakit ditandu sejauh 6 kilometer untuk berobat ke rumah sakit.

JOMBANG, KOMPAS.com - Mbah Warjin, warga Dusun Rapahombo, Desa Klitih, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, harus ditandu sejauh 6 kilometer untuk berobat ke rumah sakit pada Minggu (23/2/2020).

Peristiwa itu terekam dalam sebuah video yang viral di media sosial seperti Facebook, Youtube, dan aplikasi pesan WhatsApp.

Awalnya, video itu diunggah pemilik akun Facebook, Jalaluddin, pada Minggu (23/2/2020) sekitar pukul 19.50 WIB.

Baca juga: Viral Video Mbah Warjin Ditandu untuk Berobat, Akses Menuju Desa Tak Bisa Dilewati Mobil

Dalam unggahan itu, Jalaluddin menulis, Mbah Warjin terpaksa ditandu karena menderita sakit keras.

Sementara, kondisi jalan yang dilalui tak bisa dilewati kendaraan bermotor, khususnya roda empat. 

Sekretaris Desa Klitih, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, Qomaruddin mengatakan, sosok pria yang ditandu beberapa orang tersebut benar merupakan Mbah Warjin.

Tinggal di wilayah terpencil

Mbah Warjin merupakan warga Dusun Rapahombo dan secara secara administratif, Dusun tersebut masuk dalam wilayah Desa Klitih.

Dusun Rapahombo, menurut Qomaruddin, dihuni oleh 196 jiwa dengan 75 kepala keluarga (KK).

Perkampungan penduduk di bagian barat wilayah Kabupaten Jombang itu merupakan salah satu wilayah terpencil di Desa Klitih, Kabupaten Jombang.

Baca juga: Pria Nekat Hadang Bus Salah Jalan di Gresik, Polisi Berikan Apresiasi

Qomaruddin mengungkapkan, dari pusat pemerintahan Desa Klitih, terdapat dua jalur menuju Dusun Rapahombo.

Kedua jalur tersebut memiliki jarak tempuh lumayan jauh dengan kondisi medan yang cukup menantang, terutama saat musim hujan.

Jalur pertama, jarak dari Kantor Desa Klitih menuju Dusun Rapahombo ditempuh sekitar 15 kilometer.

Sedangkan, jalur kedua sekitar 20 kilometer, karena harus melintasi Dusun Brangkal, Desa Jipurapah, Kecamatan Plandaan.

"Kalau dari desa Klitih menuju Rapahombo itu jaraknya sekitar 12 sampai 15 kilometer," kata Qomaruddin kepada Kompas.com, Selasa (25/2/2020).

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X