Terendam Banjir, PLN UID Jabar Putus Sementara Aliran Listrik di 712 Gardu

Kompas.com - 25/02/2020, 09:37 WIB
Ilustrasi PLN KOMPAS/HENDRA A SETYAWANIlustrasi PLN

BANDUNG, KOMPAS.comBanjir yang mengguyur Jawa Barat dan sekitarnya membuat sejumlah daerah seperti Bekasi, Cikarang, Karawang, dan Purwakarta terendam banjir.

GM PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat Agung Nugraha mengatakan, untuk memastikan kondisi keamanan listrik di daerah tersebut, pihaknya memadamkan listrik untuk sementara waktu.

“Ada 712 gardu yang dipadamkan. Itu juga dilakukan untuk memastikan masyarakat yang terdampak banjir aman (dari sengatan listrik),” tutur Agung saat dihubungi Kompas.com, Selasa (25/2/2020).

Baca juga: Ledakan di Gardu Induk PLN Kemarin Sebabkan Pemadaman Listrik dan 2 Pekerja Terluka

Agung mengimbau, masyarakat mematikan listrik dari Miniature Circuit Breaker (MCB), serta mencabut seluruh peralatan listrik yang masih tersambung ke stop kontak.

Selain itu, segera menghubungi call center 123 atau unit layanan PLN terdekat untuk memadamkan daerah yang terdampak banjir.

Setelah banjir surut, warga dapat menghubungi Contact Center PLN 123 untuk dinyalakan kembali. Pastikan semua alat elektronik dan jaringan listrik dalam keadaan kering.

“PLN akan memastikan semua jaringan distribusi aman untuk dapat dioperasikan kembali untuk menyalurkan listrik ke lokasi pelanggan,” katanya.

Baca juga: PLN Jabar Lakukan Pemadaman Listrik di Wilayah Terendam Banjir

Dia menambahkan, sebanyak 621 gardu yang paling banyak dipadamkan di wilayah Bekasi meliputi Perumnas 1-3, Kranji, Vila Kartini Jalan Kalimalang, RS Mitra Bekasi Barat.

Kemudian gardu di Jalan Jend Ahmad Yani, Perum Kejaksaan, Jalan Agus Salim, kawasan pemkot, perum Taman Kebayoran, Perum Griya Utama, Perum Swarna, Rawa Bugel, Jalan Perjuangan , Teluk Pucung, Perum Rawalumbu, Jalan Raya Narogong.

Lalu di Pekayon, Perum Pondok Timur, Pondok Pekayon Indah, Perum Bojong Menteng, Jalan Sepanjang Jaya, Perum Grand Wisata, Mustika, Cimuning, Jati Wangi, Jalan Pejuang, Pesantren Ataqwa, Muara Bakti, Pantai Harapan, Jalan Wahab Afan.

Untuk wilayah Cikarang sebanyak 49 gardu dipadamkan meliputi, Jalan Raya Imam Bonjol, Perumahan Taman Aster, Villa Wanasari, Citra vila bojong, Daerah Selang, Kalimalang dan sekitarnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Pasien dari 2 Klaster Keluarga Dinyatakan Sembuh, Salatiga Masih Zona Oranye

8 Pasien dari 2 Klaster Keluarga Dinyatakan Sembuh, Salatiga Masih Zona Oranye

Regional
Peraturan Wali Kota Bandung Akan Direvisi supaya Persib Bisa Bertanding

Peraturan Wali Kota Bandung Akan Direvisi supaya Persib Bisa Bertanding

Regional
Pemkab Karawang Tak Ingin Buat Tempat Isolasi Khusus, Ini Alasannya

Pemkab Karawang Tak Ingin Buat Tempat Isolasi Khusus, Ini Alasannya

Regional
Jalan Kaki dari Malaysia dan Hilang 8 Hari di Hutan, Syamsuddin Hanya Makan Garam dan Vetsin

Jalan Kaki dari Malaysia dan Hilang 8 Hari di Hutan, Syamsuddin Hanya Makan Garam dan Vetsin

Regional
Prasasti Soe Hok Gie Berdiri di Puncak Mahameru, Sempat Diturunkan karena Ada Pendaki Menaruh Plakat Nikah

Prasasti Soe Hok Gie Berdiri di Puncak Mahameru, Sempat Diturunkan karena Ada Pendaki Menaruh Plakat Nikah

Regional
Dikira Korban Laka, Ternyata Pria Ini Tewas Dibunuh, Polisi: Ada 12 Luka Tusukan

Dikira Korban Laka, Ternyata Pria Ini Tewas Dibunuh, Polisi: Ada 12 Luka Tusukan

Regional
31 Karyawan LG Tangerang Positif Corona

31 Karyawan LG Tangerang Positif Corona

Regional
Kronologi Munculnya Klaster Ponpes di Banyumas, Santri Mengeluh Batuk Pilek

Kronologi Munculnya Klaster Ponpes di Banyumas, Santri Mengeluh Batuk Pilek

Regional
Kasus Beras Bansos Campur Biji Plastik di Cianjur Dinilai Rawan Politisasi

Kasus Beras Bansos Campur Biji Plastik di Cianjur Dinilai Rawan Politisasi

Regional
'Saya Kaget, Tak Menyangka Tertular Covid, Muncul Ketakutan Akan Mati, Dikucilkan Masyarakat...'

"Saya Kaget, Tak Menyangka Tertular Covid, Muncul Ketakutan Akan Mati, Dikucilkan Masyarakat..."

Regional
Dinyatakan Bersalah, 12 Polisi yang Terlibat Penembakan Warga di Makassar Dihukum

Dinyatakan Bersalah, 12 Polisi yang Terlibat Penembakan Warga di Makassar Dihukum

Regional
Cerita Lengkap Ajudan Gubernur Maluku Pukul Petugas Bandara Pattimura

Cerita Lengkap Ajudan Gubernur Maluku Pukul Petugas Bandara Pattimura

Regional
Dapat Nomor Urut 1, Akhyar-Salman Disambut Tradisi Upah-upah

Dapat Nomor Urut 1, Akhyar-Salman Disambut Tradisi Upah-upah

Regional
Orangtua Darah Tinggi, TKI Parti Liyani Tak Pernah Beri Tahu Sedang Lawan Bos Bandara Changi

Orangtua Darah Tinggi, TKI Parti Liyani Tak Pernah Beri Tahu Sedang Lawan Bos Bandara Changi

Regional
Beras Bansos Bercampur Plastik, Bupati Cianjur: Saya Benar-benar Malu

Beras Bansos Bercampur Plastik, Bupati Cianjur: Saya Benar-benar Malu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X