Maju Pilkada, Istri Bupati Buru Selatan Janji Perjuangkan Nasib Perempuan

Kompas.com - 24/02/2020, 22:55 WIB
Bakal calon Bupati Buru Selatan, Maluku, Safitri Malik Soulissa didampingi suaminya yang saat ini masih menjabat bupati Buru Selatan, Tagop Sudarsono Soilissa saat menerima surat rekomendasi dari Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), pertengahan Januari 2020 lalu ABUBAKAR SOULISSABakal calon Bupati Buru Selatan, Maluku, Safitri Malik Soulissa didampingi suaminya yang saat ini masih menjabat bupati Buru Selatan, Tagop Sudarsono Soilissa saat menerima surat rekomendasi dari Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), pertengahan Januari 2020 lalu

AMBON, KOMPAS.com - Bakal calon Bupati Buru Selatan Maluku Safitri Malik Soulissa berjanji memperjuangkan nasib kaum perempuan agar lebih maju dan sejahtera.

Istri Bupati Buru Selatan Tagob Soulisa ini akan menjadikan pemberdayaan perempuan sebagai program utama jika dipercaya masyarakat menjadi bupati.

“Tekad Ibu Safitri tentu melanjutkan pembangunan yang sudah ada saat ini, baik di bidang infrastruktur, pendidikan dan juga kesehatan, tapi yang paling menjadi fokus itu pemberdayaan perempuan,” kata juru bicara bakal calon Safitri Soulisa, Abubakar Soulisa saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (24/2/2020).

Baca juga: Gubernur NTT Ingin Sensus Penduduk Ungkap Penyebab Kemiskinan di NTT

Abubakar mengatakan, Safitri ingin memberdayakan perempuan untuk memperbaiki perekonomian di wilayah tersebut.

“Sasarannya itu, karena perbaikan ekonomi daerah itu basisnya ada pada perempuan, dengan memperbaiki kualitas hidup perempuan maka perbaikan ekonomi daerah akan terjadi,” katanya.

Saat ini Safitri Malik telah mengantongi rekomendasi dari empat partai politik peserta pemilu, yakni Partai Berkarya, Perindo, PBB, dan PKPI.

Menurut Abubakar, dalam waktu dekat dua partai politik akan memberikan rekomendasi kepada kader PDI-Perjuangan itu.

“Saat ini sudah ada empat partai dan sehari dua kita juga akan terima rekomendasi dari dua partai lagi, nanti akan saya kabari kalau surat rekomendasinya sudah ada,” katanya.

Sejauh ini, baru Saftri bakal calon yang mendapatkan rekomendasi dari partai politik. Abubakar yakin mantan anggota DPRD Maluku itu juga bakal mengantongi rekomendasi PDI-Perjuangan dalam waktu dekat.

Sebab, Safitri merupakan satu-satunya kader PDI-Perjuangan yang mendaftarkan diri sebagai bakal calon kepada daerah melalui partai berlambang banteng itu.

“Peluang kita untuk dapat rekomendasi PDI-Perjuangan besar sekali, karena memang ibu Safitri ini hanya satu-satunya kader  yang mendaftar sebagai calon bupati di PDI-P,” katanya.

Baca juga: Kekurangan Fasilitas dan Tenaga Medis, RSUD Maumere Kewalahan Tangani Pasien DBD

Menurutnya, Safitri seharusnya telah menerima rekomendasi dari PDI-Perjuangan saat pengumuman tahap pertama di Jakarta. Tapi, keputusan itu ditunda karena Safitri belum memiliki pasangan.

“Sebab mekanisme PDI-P itu harus diumumkan paket, dan saat itu Ibu Safitri belum menemukan calon wakilnya, tapi kami yakin sebagai kader beliau pasti akan mendapat kepercayaan partai, jadi mungkin saat pengumuman kedua nanti,” kata Abubakar.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X