Komplotan Ini Bongkar Mesin ATM Berisi Uang Rp 891 Juta dengan Alat Pengelas

Kompas.com - 24/02/2020, 16:31 WIB
Ilustrasi mesin ATM Thinkstock.com/uncle_daengIlustrasi mesin ATM

SEMARANG,KOMPAS.com - Polda Jawa Tengah menangkap tiga dari lima pelaku pembobolan mesin ATM di Muntilan, Kabupaten Magelang, Jateng.

Pada Selasa (4/2/2020) pelaku berhasil membobol mesin ATM yang berisi uang sekitar Rp 891 juta yang diangkut ke mobil lalu dibongkar dengan menggunakan alat pengelas.

Sementara, dua pelaku berstatus DPO masih dilakukan pengejaran pihak kepolisian.

Baca juga: Pria Ini Bobol ATM dan Raup Rp 700 Juta dengan Cara Duplikasi Kunci

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Iskandar F Sutisna mengatakan, para pelaku melakukan aksinya dengan cara masuk ke dalam ruang ATM melalui pintu yang tidak terkunci.

"Kemudian pelaku merusak mesin ATM setelah itu mengambilnya beserta brankas dan membawa mesin ATM keluar melalui pintu," jelas Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Iskandar F Sutisna saat gelar perkara di Polda Jateng, Senin (24/2/2020).

Komplotan pembobol ATM tersebut, lanjut Kompol Iskandar, mempunyai tugas yang berbeda-beda.

YT alias AP alias FA alias F.A.B berperan sebagai driver, AD berperan mengambil barang hasil kejahatan dan membuka mesin ATM.

Baca juga: Pria Ini Bobol ATM dan Raup Rp 700 Juta dengan Cara Duplikasi Kunci

Sementara, yang berstatus DPO, SY alias IP berperan mempunyai ide mengambil barang hasil kejahatan, menentukan sasaran, menyediakan alat, membagi uang hasil kejahatan dan PL berperan mengambil barang hasil kejahatan dan membuka mesin ATM.

Lalu, satu perempuan yang merupakan istri salah satu pelaku yakni SYT berperan menerima hasil dari kejahatan pencurian mesin ATM.

"ATM yang telah diambil menggunakan mobil, dibawa ke rumah salah seorang pelaku untuk dibongkar dengan menggunakan alat pengelas, lalu hasil dari isi ATM tersebut dibagi rata dengan sesama anggotanya tadi," katanya.

Pelaku berhasil ditangkap di salah satu kediaman pelaku yang berada di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat pada Rabu (12/2/2020).

Sementara, dua pelaku yang melarikan diri, sedang dilakukan proses pengejaran oleh pihak kepolisian.

Pelaku dijerat Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman lima tahun penjara dan Pasal 480 KUHPidana dengan ancaman empat tahun penjara.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

RS Lapangan di Malang Bisa Ditempati Pasien Covid-19 dari Luar Daerah

RS Lapangan di Malang Bisa Ditempati Pasien Covid-19 dari Luar Daerah

Regional
Detik-detik Evakuasi Pesut Berusia 30 Tahun di Riau, Sempat Lolos dari Jaring

Detik-detik Evakuasi Pesut Berusia 30 Tahun di Riau, Sempat Lolos dari Jaring

Regional
4 Penyelanggara Pemilu Positif Covid-19, Tahapan Pilkada Sumbar Tetap Lanjut

4 Penyelanggara Pemilu Positif Covid-19, Tahapan Pilkada Sumbar Tetap Lanjut

Regional
Seorang Komisioner KPU Bangli Positif Covid-19, Pernah ke Surabaya

Seorang Komisioner KPU Bangli Positif Covid-19, Pernah ke Surabaya

Regional
10 Anggota Keluarga dari Mahasiswa Positif Covid Tolak Jalani Swab karena Alasan Ini

10 Anggota Keluarga dari Mahasiswa Positif Covid Tolak Jalani Swab karena Alasan Ini

Regional
Jenazah Korban Mutilasi Kalibata City Dimakamkan, Adik: Saya Masih Berusaha Mengikhlaskan

Jenazah Korban Mutilasi Kalibata City Dimakamkan, Adik: Saya Masih Berusaha Mengikhlaskan

Regional
Kronologi Keluarga Buka Peti Jenazah Pasien Covid-19 di Cilacap, Hasil Swab Belum Keluar

Kronologi Keluarga Buka Peti Jenazah Pasien Covid-19 di Cilacap, Hasil Swab Belum Keluar

Regional
Sempat Kabur Dua Jam, Pemerkosa Wanita Penjual Gorengan Ditangkap, Mengaku Khilaf

Sempat Kabur Dua Jam, Pemerkosa Wanita Penjual Gorengan Ditangkap, Mengaku Khilaf

Regional
Pengakuan Ibu yang Aniaya Anaknya dengan Balok Kayu: Saya Memukulnya karena Kesal

Pengakuan Ibu yang Aniaya Anaknya dengan Balok Kayu: Saya Memukulnya karena Kesal

Regional
Istri Wali Kota Pontianak Positif Corona

Istri Wali Kota Pontianak Positif Corona

Regional
Melihat Lebih Dekat Emil Dardak Menggunakan Media Sosial...

Melihat Lebih Dekat Emil Dardak Menggunakan Media Sosial...

Regional
KPU Kepulauan Selayar Terima Anggaran Rp 22 Miliar untuk Pilkada 2020

KPU Kepulauan Selayar Terima Anggaran Rp 22 Miliar untuk Pilkada 2020

Regional
Covid-19 di Riau Bertambah Hampir 300 Kasus, Jumlah Total Melejit

Covid-19 di Riau Bertambah Hampir 300 Kasus, Jumlah Total Melejit

Regional
Tak Ada Listrik, Warga di NTT Terpaksa Nyalakan Pelita di Malam Hari, PLN: Kami Akan Survei

Tak Ada Listrik, Warga di NTT Terpaksa Nyalakan Pelita di Malam Hari, PLN: Kami Akan Survei

Regional
Kasus Covid-19 dari Klaster Santri di Bintan Bertambah 13

Kasus Covid-19 dari Klaster Santri di Bintan Bertambah 13

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X