Pertanyakan Pembangunan Landmark, DPRD Bakal Panggil Pemkab Gresik

Kompas.com - 24/02/2020, 16:21 WIB
Penampakan patung gajah yang ramai menjadi perbincangan warga, yang terletak di perlimaan Sukorame, Gresik. KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAHPenampakan patung gajah yang ramai menjadi perbincangan warga, yang terletak di perlimaan Sukorame, Gresik.

GRESIK, KOMPAS.com - Munculnya beberapa landmark baru di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, akhir-akhir ini menjadi bahan perbincangan warga dan juga di dunia maya.

Sebuah gambaran yang turut membuat anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat merasa heran.

Untuk itu, para wakil rakyat ingin mendengar langsung penjelasan dari Pemkab Gresik, terkait alasan dan juga urgensi pembangunan landmark-landmark baru tersebut, termasuk patung gajah yang sempat viral jadi bahan omongan warga akhir-akhir ini.

"Kamis (27/2/2020) besok kami akan panggil pihak Pemkab terkait hal itu," ujar Ketua Komisi III DPRD Gresik Asroin Widyana, kepada awak media, Senin (24/2/2020).

Baca juga: Pembangunan Landmark di Gresik Diprotes Jajaran DPRD

Selain ingin mempertanyakan alasan dan urgensi, pihak DPRD juga ingin mengetahui secara jelas hubungan kerja sama Pemkab Gresik dengan perusahaan-perusahaan yang telah bersedia membangun landmark tersebut.

Apakah memang benar pembangunan tersebut melalui dana corporate social responsibility (CSR) atau lainnya.

"Sebab kami sendiri terus terang pastinya juga belum tahu, mau jawab khawatir keliru. Makanya, untuk pastinya tunggu hari Kamis saja," tutur Asroin.

Sudah ada dua landmark yang telah selesai dan diserahterimakan dari pihak perusahaan kepada Pemkab Gresik.

Keduanya yakni Keris Sumelang Gandring yang terletak di perempatan Sentolang, Gresik dari PT Wilmar Nabati Indonesia.

Baca juga: Patung Gajah di Gresik Senilai Hampir Rp 1 Miliar, Dibiayai Petrokimia, Desain dari Konsultan Pemkab

Kemudian, Tugu Lontar yang berada di perempatan Kebomas, Gresik, dari PT Smelting.

Sedang landmark patung gajah yang berada di perlimaan Sukorame, Gresik, menelan biaya hampir Rp 1 miliar bekerja sama dengan PT Petrokimia Gresik.

Meski sudah selesai, namun landmark ini disebut belum diserahterimakan pihak perusahaan kepada Pemkab Gresik.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dalam Sehari, Dua PDP di Salatiga Meninggal Dunia

Dalam Sehari, Dua PDP di Salatiga Meninggal Dunia

Regional
Dua PDP yang Dirawat di Kudus Dinyatakan Positif Covid-19

Dua PDP yang Dirawat di Kudus Dinyatakan Positif Covid-19

Regional
Sambut Pemudik, Ganjar Minta Seluruh Kepala Desa di Jateng Buat Tempat Karantina Covid-19

Sambut Pemudik, Ganjar Minta Seluruh Kepala Desa di Jateng Buat Tempat Karantina Covid-19

Regional
UPDATE Kasus Corona di Gresik: Pasien Positif Corona 5 Orang, 57 PDP

UPDATE Kasus Corona di Gresik: Pasien Positif Corona 5 Orang, 57 PDP

Regional
Berstatus PDP, Kepala Kantor Kemenag Kota Blitar Meninggal Dunia

Berstatus PDP, Kepala Kantor Kemenag Kota Blitar Meninggal Dunia

Regional
Hujan Deras Sebabkan Longsor di Tana Toraja, 3 Warga Tewas Tertimbun

Hujan Deras Sebabkan Longsor di Tana Toraja, 3 Warga Tewas Tertimbun

Regional
Hasil Rapid Test PDP Hamil di Padang Sidempuan yang Meninggal Reaktif

Hasil Rapid Test PDP Hamil di Padang Sidempuan yang Meninggal Reaktif

Regional
Bayi Baru Lahir Tergeletak di Atap Rumah, Diduga Dilempar Ibu Kandungnya

Bayi Baru Lahir Tergeletak di Atap Rumah, Diduga Dilempar Ibu Kandungnya

Regional
Tak Patuh, 4 ODP di Purwokerto Dikarantina Paksa

Tak Patuh, 4 ODP di Purwokerto Dikarantina Paksa

Regional
Kabar Baik dari Magetan, 8 Pasien Positif Corona Dinyatakan Sembuh

Kabar Baik dari Magetan, 8 Pasien Positif Corona Dinyatakan Sembuh

Regional
Beroperasi Mulai Senin, RS Darurat Corona di Pulau Galang Sediakan 3 Klaster Perawatan

Beroperasi Mulai Senin, RS Darurat Corona di Pulau Galang Sediakan 3 Klaster Perawatan

Regional
Himbau Tidak Mudik, Wali Kota Hendi Yakin Pemerintah Kasih Libur Pengganti Lebaran

Himbau Tidak Mudik, Wali Kota Hendi Yakin Pemerintah Kasih Libur Pengganti Lebaran

Regional
Cegah Corona, Operasional Penerbangan Bandara Ahamd Yani Semarang Dibatasi

Cegah Corona, Operasional Penerbangan Bandara Ahamd Yani Semarang Dibatasi

Regional
Tiga Pasien Positif Corona di RSUD Zainoel Abidin Aceh Sembuh

Tiga Pasien Positif Corona di RSUD Zainoel Abidin Aceh Sembuh

Regional
Kisah Pilu di Balik Longsor Tanah Datar, Anak Tewas Saat Gendong Ibunya yang Lumpuh

Kisah Pilu di Balik Longsor Tanah Datar, Anak Tewas Saat Gendong Ibunya yang Lumpuh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X