Maju di Pilkada Mojokerto, Subagya Yakin Lolos Lewat Jalur Independen

Kompas.com - 24/02/2020, 15:40 WIB
Subagya Martasentana (kanan), sosok calon kepala daerah dari jalur perseorangan atau independen, saat menunggu proses penyesuaian data jumlah dengan dokumen pernyataan dukungan, di KPU Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Senin (24/2/2020). KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍSubagya Martasentana (kanan), sosok calon kepala daerah dari jalur perseorangan atau independen, saat menunggu proses penyesuaian data jumlah dengan dokumen pernyataan dukungan, di KPU Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Senin (24/2/2020).

MOJOKERTO, KOMPAS.com - Pasangan Subagya Martasentana-Abdi Subhan menyetorkan berkas syarat dukungan minimal bagi calon perseorangan atau independen, kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Minggu (24/2/2020) malam.

Subagya-Abdi Subhan, menjadi satu-satunya bakal pasangan calon kepala daerah dari jalur independen yang menyetorkan berkas beserta dokumen pendukung untuk maju dalam Pilkada Kabupaten Mojokerto tahun 2020.

Hingga Senin (24/2/2020) siang, KPU Kabupaten Mojokerto masih melakukan pengecekan data jumlah dengan dokumen dukungan yang diserahkan oleh pasangan Subagya-Abdi Subhan.

"Dokumen fisiknya masih dicocokkan dengan jumlah dukungan yang kami serahkan," kata Subagya, bakal calon bupati Mojokerto dari jalur independen itu kepada Kompas.com, di Kantor KPU Kabupaten Mojokerto.

Baca juga: Pilkada Mojokerto Berpotensi Diikuti Calon Independen

Sebagai syarat untuk maju di Pilkada Kabupaten Mojokerto lewat jalur non-parpol, Subagya mengaku sudah mengantongi dukungan lebih dari 63.000 orang dan diserahkan ke KPU.

Dukungan dari masyarakat itu, kata Subagya, berupa dokumen pernyataan dukungan yang ditempeli fotokopi KTP atau surat keterangan dari masing-masing pemberi dukungan.

Untuk diketahui, calon independen dalam Pilkada Kabupaten Mojokerto, wajib mengantongi dukungan minimal 62.338 orang.

Jumlah dukungan itu memiliki sebaran 50 persen wilayah Kabupaten Mojokerto atau sebarannya minimal di 10 kecamatan di Kabupaten Mojokerto.

Adapun berdasarkan pengecekan pada Sistem Informasi Pencalonan (Silon), pasangan calon independen Subagya-Abdi Subhan, jumlah dukungan kepada pasangan ini mencapai 63.395 orang dengan sebaran pendukung dari 18 Kecamatan.

Berbekal jumlah dukungan dan dokumen yang cukup, Subagya mengaku optimis bakal lolos dalam pencalonan pada Pilkada Kabupaten Mojokerto 2020 sebagai calon dari independen.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Tegal: Saya Ajak Gubernur, Wali Kota, Isolasi Daerah Masing-masing Sebelum Menyesal

Wali Kota Tegal: Saya Ajak Gubernur, Wali Kota, Isolasi Daerah Masing-masing Sebelum Menyesal

Regional
Bupati Tolitoli Tutup Seluruh Akses Keluar Masuk ke Wilayahnya Cegah Penyebaran Corona

Bupati Tolitoli Tutup Seluruh Akses Keluar Masuk ke Wilayahnya Cegah Penyebaran Corona

Regional
Kronologi Mahasiswa Serang dan Caci Maki Polisi Saat Sedang Sosialisasi Pencegahan Corona

Kronologi Mahasiswa Serang dan Caci Maki Polisi Saat Sedang Sosialisasi Pencegahan Corona

Regional
1 Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Meninggal, Berasal dari Klaster Ijtima Ulama Dunia

1 Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Meninggal, Berasal dari Klaster Ijtima Ulama Dunia

Regional
Cegah Masuknya Virus Corona, Pemkab Tolitoli Tutup Jalur Masuk Wilayah Itu

Cegah Masuknya Virus Corona, Pemkab Tolitoli Tutup Jalur Masuk Wilayah Itu

Regional
Peta Sebaran Covid-19 di Denpasar Dibuka, 91 ODP di 33 Kelurahan, 2 Kasus Positif Corona

Peta Sebaran Covid-19 di Denpasar Dibuka, 91 ODP di 33 Kelurahan, 2 Kasus Positif Corona

Regional
Seluruh ODP Corona di Lhokseumawe Diberi Biaya Hidup Rp 200.000 Per Hari

Seluruh ODP Corona di Lhokseumawe Diberi Biaya Hidup Rp 200.000 Per Hari

Regional
'Social Distancing' Tak Efektif, Jabar Buka Opsi 'Lockdown' Zona Merah Covid-19

"Social Distancing" Tak Efektif, Jabar Buka Opsi "Lockdown" Zona Merah Covid-19

Regional
Warga Solo Ciptakan Portal Disinfektan Khusus Driver Ojek Online

Warga Solo Ciptakan Portal Disinfektan Khusus Driver Ojek Online

Regional
Juru Bicara Gugus Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri Positif Terjangkit Corona

Juru Bicara Gugus Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri Positif Terjangkit Corona

Regional
Dua Warga Magetan yang Positif Corona dan Meninggal ikut Seminar di Bogor

Dua Warga Magetan yang Positif Corona dan Meninggal ikut Seminar di Bogor

Regional
Diduga Sebarkan Hoaks tentang Corona, Oknum Polwan Polda Maluku Dilaporkan ke Polisi

Diduga Sebarkan Hoaks tentang Corona, Oknum Polwan Polda Maluku Dilaporkan ke Polisi

Regional
2 Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor Sembuh Setelah Jalani Isolasi

2 Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor Sembuh Setelah Jalani Isolasi

Regional
Terapkan Lockdown Parsial, Sebagian Ruas Jalan di Kota Bandung Bakal Ditutup

Terapkan Lockdown Parsial, Sebagian Ruas Jalan di Kota Bandung Bakal Ditutup

Regional
Antisipasi Corona, Polisi Tutup Ruas Jalan Utama di Kota Bandung

Antisipasi Corona, Polisi Tutup Ruas Jalan Utama di Kota Bandung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X