Detik-Detik Tembok Penahan yang Longsor di Jalan Bandung-Tasikmalaya

Kompas.com - 21/02/2020, 22:28 WIB
Tembok Penahan Tanah (TPT) yang longsor di ruas jalan raya Bandung-Tasikmalaya, Jumat (21/02/2020) (Foto : Hand Out BPBD Garut) KOMPAS.COM/ARI MAULANA KARANGTembok Penahan Tanah (TPT) yang longsor di ruas jalan raya Bandung-Tasikmalaya, Jumat (21/02/2020) (Foto : Hand Out BPBD Garut)

GARUT, Kompas.com - Rekaman video memperlihatkan detik-detik tembok penahan tanah yang longsor di ruas jalan Bandung-Tasikmalaya, tepatnya di Kampung Cijolang Desa Cijolang Kecamatan Limbangan, viral di media sosial.

M, seorang perekam video tersebut mengatakan, longsor akibat gempa yang mengguncang Tasikmalaya.

Tak lama setelah itu, para tukang ojek yang ada di pangkalan ojek di seberang tembok tersebut pun gaduh.

"Begitu mendengar tukang ojek ribut, saya keluar, lalu terdengar suara retakan (dari tembok yang longsor)," katanya saat dihubungi Kompas.com, Jumat (21/2/2020).

Baca juga: Dihantam Gempa Tasikmalaya 4,9 M, Tembok Penahan Ruas Jalan Bandung-Tasikmalaya Longsor

Mendengar retakan dari tembok tersebut, dirinya langsung merekam menggunakan handphone miliknya.

Beberapa detik kemudian, tembok tersebut runtuh.

"Saya langsung mengingatkan pengguna jalan yang lewar agar hati-hati dan menghindar," katanya.

M mengaku, tidak ada maksud memviralkan video tersebut.

Video tersebut hanya dibagikan di grup WhatsApp keluarga dan pekerjanya.

Namun, ternyata video tersebut menyebar di Whats App dalam jangka waktu yang cepat.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Stres, Pasien di RSUP Kariadi Semarang Lompat dari Ruang Isolasi

Diduga Stres, Pasien di RSUP Kariadi Semarang Lompat dari Ruang Isolasi

Regional
Dua Jenazah di Salatiga dalam Sehari Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Dua Jenazah di Salatiga dalam Sehari Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Regional
Jalur Ekstrem, Evakuasi Jenazah Multazam dari Gunung Piramid Lewat Tebing Jurang

Jalur Ekstrem, Evakuasi Jenazah Multazam dari Gunung Piramid Lewat Tebing Jurang

Regional
67 Warga Pandeglang Diduga Keracunan Usai Santap Makanan di Acara Khitanan

67 Warga Pandeglang Diduga Keracunan Usai Santap Makanan di Acara Khitanan

Regional
Dua Orangutan Kalimantan Diselamatkan dari Lembaga Konservasi Tak Berizin di Jateng

Dua Orangutan Kalimantan Diselamatkan dari Lembaga Konservasi Tak Berizin di Jateng

Regional
Kasus Karhutla yang Libatkan 2 Perusahaan di Kalbar Segera Disidangkan

Kasus Karhutla yang Libatkan 2 Perusahaan di Kalbar Segera Disidangkan

Regional
Balita Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Belum Ditemukan

Balita Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Belum Ditemukan

Regional
Lima Pegawai Positif Covid-19, Operasional Bank Banten Tetap Berjalan

Lima Pegawai Positif Covid-19, Operasional Bank Banten Tetap Berjalan

Regional
Meninggal di Surabaya, Pasien Positif Covid-19 Dimakamkan di TPU Ngemplak Salatiga

Meninggal di Surabaya, Pasien Positif Covid-19 Dimakamkan di TPU Ngemplak Salatiga

Regional
Tujuh ASN Positif Covid-19, PN Surabaya Kembali Tutup Pelayanan 2 Pekan

Tujuh ASN Positif Covid-19, PN Surabaya Kembali Tutup Pelayanan 2 Pekan

Regional
Ditemukan Telungkup di Jurang Gunung Piramid, Jasad Multazam Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Ditemukan Telungkup di Jurang Gunung Piramid, Jasad Multazam Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Regional
Kontak dengan Pedagang Pasar Nglames yang Meninggal akibat Covid-19, 131 Orang Jalani Rapid Test

Kontak dengan Pedagang Pasar Nglames yang Meninggal akibat Covid-19, 131 Orang Jalani Rapid Test

Regional
Istri Dirawat di RS karena Keguguran, Pria Ini Cabuli Anak Tirinya

Istri Dirawat di RS karena Keguguran, Pria Ini Cabuli Anak Tirinya

Regional
Video Viral Warga Ciumi Jenazah Berstatus Probable Covid-19 di Malang, Ini Penjelasan Polisi

Video Viral Warga Ciumi Jenazah Berstatus Probable Covid-19 di Malang, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Ratusan Wisatawan Pantai Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Ratusan Wisatawan Pantai Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X