Dua Pejabat di Sorong Dipecat karena Korupsi, Wali Kota: Mereka Kelelahan sebagai Manusia Biasa

Kompas.com - 21/02/2020, 17:10 WIB
Wali Kota Sorong Lambert Jitmau Fabian Januarius KuwadoWali Kota Sorong Lambert Jitmau

SORONG, KOMPAS.com - Dua pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Sorong, Papua Barat, dipecat sebagai aparatur sipil negara ( ASN) oleh Kementerian Dalam Negeri.

Dua pejabat itu dipecat karena terlibat korupsi. Wali Kota Sorong Lambert Jitmau membenarkan kabar pemecatan tersebut.

Jika mempertimbangkan sisi kemanusiaan, ia sedih jika ada ASN yang dipecat karena korupsi sekitar Rp 100 juta hingga Rp 200 juta.

Baca juga: Warga Gunungkidul yang Tewas Terbakar Setelah Tabrak Kabel yang Menjuntai Hendak ke Pantai

Apalagi, ASN itu telah menjalani hukuman dan mengembalikan kerugian negara.

"Saya yakin bahwa kerugian negara seratus atau dua ratus juta bukan sesungguhnya niat ASN tersebut untuk korupsi, tetapi kelelahan sebagai manusia biasa," kata Lambert di kantornya seperti dilansir Antara, Jumat (21/2/2020).

Lembert mengatakan, sebaiknya pemecatan ASN harus mempertimbangkan sisi kemanusiaan. Karena, para ASN itu memiliki keluarga yang harus dibiayai.

Tapi, Lambert tetap mematuhi aturan yang berlaku.

Baca juga: Jelang Pilkada 2020, Menantu Jokowi Bakal Temui Megawati Soekarnoputri

"Namun jika aturan menghendaki ASN tersebut harus dipecat apa boleh buat, kita sebagai warga negara harus mematuhi aturan yang telah ditentukan negara," katanya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Antara
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X